JawaPos.com — Bursa transfer Liga 1 Indonesia 2025/2026 kembali menyajikan kejutan yang memukul harapan pendukung Persebaya Surabaya. Dua bintang yang sempat dikaitkan dengan tim Green Force kini justru dikabarkan lebih dekat bergabung ke rival mereka, Bhayangkara FC.
Sosok pertama adalah Ardi Idrus, pemain berpengalaman yang sempat memperkuat Persebaya Surabaya musim lalu lewat status pinjaman dari Bali United.
Persebaya Surabaya berniat mempermanenkan sang pemain, namun kini justru dikabarkan akan bergabung ke Bhayangkara FC.
Rumor ini pertama kali mencuat lewat akun Instagram @transfernews_ft1 pada Jumat (20/6/2025) yang menyebut Ardi kemungkinan besar akan merapat ke Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Informasi itu diperkuat oleh unggahan akun @liga_dagelann yang menyebut nama Ardi masuk dalam daftar empat rekrutan anyar Bhayangkara FC.
"BREAKING NEWS Ardi Idrus (LB/32), Kemungkinan Besar Akan Bergabung dengan salah satu tim promosi liga 1 Indonesia foot, Bhayangkara Presisi Lampung FC," tulisnya di Insta Story.
Kabar transfer ini juga diungkap akun Instagram seputar sepak bola Indonesia, @liga_dagelann, Jumat (20/6/2025).
"Bursa Transfer Bhayangkara FC memasang target tinggi yakni Juara (minimal 3 besar) untuk Liga 1 musim depan Berikut 4 rekrutan antar Bhayangkara Andres Nieto (29|LW|????????) Ryan Kurnia (28|RW) Ardi Idrus (32|LB) Muhammad Ferarri (21|CB)," tulis dari akun @liga_dagelann.
Selain Ardi Idrus, tiga nama lain yang diboyong Bhayangkara adalah Andres Nieto, Ryan Kurnia, dan Muhammad Ferarri. Ini menunjukkan keseriusan Bhayangkara FC untuk bersaing di papan atas Liga 1 musim depan.
Persebaya Surabaya sendiri terpaksa mengembalikan Ardi ke Bali United karena masa peminjaman telah berakhir. Namun, di sisi lain, kontrak Ardi di Bali United juga selesai per 30 Juni 2025, membuatnya berstatus bebas transfer.
Kesempatan itu dimanfaatkan cepat oleh Bhayangkara FC yang menyodorkan tawaran menarik kepada pemain berusia 32 tahun tersebut. Persebaya Surabaya pun kini harus gigit jari karena kalah cepat dalam perburuan.
Ardi Idrus bukan nama sembarangan di kancah sepak bola nasional karena pernah memperkuat Persib Bandung dan memiliki pengalaman di berbagai kompetisi elit.
Nilai pasar Ardi saat ini ditaksir mencapai Rp 3,04 miliar, menjadikannya salah satu bek kiri lokal paling bernilai.
Sementara itu, bintang kedua yang juga berpeluang dibajak Bhayangkara FC adalah Nathan Tjoe A On. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia itu sempat ramai dikaitkan akan bergabung ke Persebaya Surabaya.
Rumor Nathan ke Persebaya Surabaya awalnya diungkap akun X @StatsRawon pada Kamis (19/6/2025), menyebut sang pemain dan agennya sedang aktif mencari klub baru usai berpisah dari Swansea City.
"Mutual termination contract Nathan Tjoe-A-On mengagetkan.
Agen dan Nathan sendiri harus gerak cepat menentukan klub mana yang dituju musim 2025/26 ini.
Jika memang ada kesempatan bermain di Eropa ya bermainlah disana. Namun jika ternyata nihil, tak ada salahnya mencoba Liga 1 bersama Persebaya.
Ada peran agen, Nathan dan Persebaya sendiri untuk menjadikan perburuan ini terjadi. Jadikah? Ya ditunggu saja. Kalau jadi bagus. Kalau tidak ya belum berjodoh," tulis akun tersebut.
Persebaya Surabaya disebut sebagai salah satu opsi realistis jika tak ada tawaran dari klub Eropa.
Kabar tersebut sempat disambut antusias oleh Bonek Mania yang berharap Nathan segera berseragam hijau khas Persebaya Surabaya.
Apalagi Nathan bisa bermain di beberapa posisi krusial seperti bek kiri, bek tengah, hingga gelandang bertahan.
Namun, euforia itu terancam sirna setelah Bhayangkara FC juga dikabarkan ikut membidik Nathan Tjoe A On.
Kabar ini disampaikan akun Instagram @ownerwakanda pada Sabtu (21/6/2025) dan menyebut Bhayangkara sangat terbuka jika Nathan ingin bergabung.
"ON OFFER: Pemain keturunan Indonesia yakni Nathan Tjoe-A On sedang ditawarkan ke klub liga 1 yakni Persebaya Surabaya
Resmi berpisah dengan Swansea city pemain timnas Indonesia Nathan kabarnya sedang di tawarkan ke klub liga 1 yakni Persebaya Surabaya
Menurut informasi dari beberapa sumber agent dari Nathan sedang menawarkan ke Persebaya namun tidak menutup ruang untuk tetap bermain di luar negeri
Agent dri Nathan sendiri merupakan orang luar kemungkinan besar bekerjasama dengan agent indo atau dia sendiri menawarkan ke Persebaya Surabaya
Disisi lain klub promosi liga 1 yakni bhayangkara FC juga terbuka untuk mendatangkan pemain keturunan Indonesia tersebut
Menurut informasi dari manajemen bhayangkara bpk Sumarji beliau mengatakan bahwa
"Kalau Nathan ingin bergabung, kami (Bhayangkara) akan sangat senang sekali untuk menerimanya," tulis @ownerwakanda, Sabtu (21/6/2025)..
Bahkan salah satu pejabat Bhayangkara FC, Sumarji, terang-terangan menyatakan ketertarikan klub terhadap Nathan. Ia mengatakan Bhayangkara akan sangat senang jika Nathan memilih bergabung dengan tim promosi itu.
Nathan sendiri merupakan pemain kelahiran Rotterdam, Belanda, pada 22 Desember 2001 dan baru saja resmi menjadi WNI pada 11 Maret 2024. Ia memiliki tinggi badan 1,82 meter dan dikenal sebagai pemain berkaki kiri dominan.
Karier Nathan di Eropa sempat membela Excelsior Rotterdam, SC Heerenveen, hingga Swansea City. Namun, dalam dua musim terakhir, ia minim menit bermain dan akhirnya memutus kontrak dengan Swansea lebih awal dari jadwal semula.
Musim lalu, Nathan hanya tampil tiga kali untuk Swansea dengan total 127 menit bermain. Sementara saat di Heerenveen ia hanya mencatat empat penampilan dengan 15 menit bermain saja.
Kontribusi terbaiknya justru hadir saat bersama Excelsior, dengan catatan 57 pertandingan, 1 gol, 1 assist, dan 4.050 menit bermain. Di Timnas Indonesia, Nathan tampil cukup solid dengan 11 caps dan tiga assist.
Bersama Timnas U-23 Indonesia, Nathan juga sudah mencatat tujuh pertandingan, satu assist, dan satu kartu kuning. Kehadirannya di Liga 1 diyakini bisa menjadi pengaruh besar bagi klub manapun yang merekrutnya.
Dengan nilai pasar yang mencapai Rp 6,08 miliar, Nathan menjadi salah satu pemain paling berharga yang tersedia di bursa transfer musim ini. Bila digabung dengan nilai Ardi Idrus, maka total nilai dua pemain ini tembus Rp 9,12 miliar.
Kini, bola panas transfer dua pemain bintang itu ada di tangan Bhayangkara FC dan Persebaya Surabaya. Siapa yang bakal sukses mengamankan tanda tangan mereka akan jadi penentu peta persaingan Liga 1 musim depan.
Patut ditunggu apakah Persebaya Surabaya bisa membalas atau harus kembali kehilangan incaran mereka kepada rival.
Yang jelas, Bhayangkara FC saat ini sedang bergerak cepat dan agresif di bursa transfer demi target tinggi di musim baru.