← Beranda
Rekor Pencetak Gol Termuda Persebaya Surabaya Era Liga 1 Masih Bertahan, Akankah Musim Depan Terpatahkan?
Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 4 Juli 2024 | 22.42 WIB
Toni Firmansyah masih jadi salah satu pemain potensial di lini depan Persebaya Surabaya yang akan terus berjuang mencetak gol. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Rekor pencetak gol termuda Persebaya Surabaya di era Liga 1 masih bertahan hingga saat ini. Pemain muda berbakat, Marselino Ferdinan, berhasil mencatatkan namanya sebagai pencetak gol termuda Persebaya saat berusia 17 tahun, 1 bulan, dan 28 hari.

Gol tersebut dicetak dalam pertandingan melawan Arema FC pada 6 November 2021, yang berakhir imbang 2-2. Prestasi ini menjadikan Marselino sebagai idola baru di kalangan pendukung Green Force dan memberikan harapan besar bagi masa depan klub.

Berikut adalah daftar 10 pencetak gol termuda Persebaya Surabaya berdasarkan data dari Transfermarkt:

Marselino Ferdinan - Gelandang Serang

Liga 1 Indonesia | 6 November 2021 | Arema FC 2:2 Persebaya Surabaya

17 tahun 1 bulan 28 hari

Toni Firmansyah - Gelandang Serang

Liga 1 Indonesia | 7 Maret 2024 | Borneo FC Samarinda 2:1 Persebaya Surabaya

19 tahun 1 bulan 22 hari

Rachmat Irianto - Gelandang Bertahan

Liga 1 Indonesia | 21 Juli 2019 | Persebaya Surabaya 1:1 TIRA-Persikabo

19 tahun 10 bulan 18 hari

 

Osvaldo Haay - Penyerang Kiri

Liga 1 Indonesia | 13 April 2018 | PS TIRA 1:4 Persebaya Surabaya

19 tahun 10 bulan 27 hari

Rizky Ridho - Bek Tengah

Liga 1 Indonesia | 1 Agustus 2022 | Persebaya Surabaya 2:0 Persita Tangerang

20 tahun 8 bulan 11 hari

Supriadi - Sayap Kanan

Liga 1 Indonesia | 13 Maret 2023 | Persebaya Surabaya 2:2 Persib Bandung

20 tahun 9 bulan 18 hari

Sidik Saimima - Gelandang Tengah

Liga 1 Indonesia | 29 April 2018 | PS Mitra Kukar 3:1 Persebaya Surabaya

20 tahun 10 bulan 25 hari

Brylian Aldama - Gelandang Tengah

Liga 1 Indonesia | 29 Maret 2023 | PSIS Semarang 1:2 Persebaya Surabaya

21 tahun 1 bulan 6 hari

Andre Oktaviansyah - Gelandang Bertahan

Liga 1 Indonesia | 30 Januari 2024 | Persebaya Surabaya 1:1 PSIS Semarang

21 tahun 3 bulan 7 hari

Irfan Jaya - Sayap Kanan

Liga 1 Indonesia | 11 Mei 2018 | Borneo FC Samarinda 2:2 Persebaya Surabaya

22 tahun 10 hari

Dari daftar tersebut, hanya ada dua pemain yang masih bertahan di Persebaya Surabaya untuk Liga 1 musim depan, yaitu Toni Firmansyah dan Andre Oktaviansyah. Kedua pemain ini memiliki potensi besar untuk melanjutkan tradisi mencetak gol dan mungkin saja rekor pencetak gol termuda bisa kembali terpecahkan oleh pemain baru yang bergabung dengan Persebaya Surabaya musim depan.

Setiap musim, Persebaya Surabaya selalu berusaha untuk membina pemain muda yang potensial. Akademi Persebaya telah melahirkan banyak talenta berbakat yang kini menjadi tulang punggung tim utama. Musim depan, kemungkinan besar akan ada pemain muda baru yang siap untuk menunjukkan kemampuan mereka dan berusaha memecahkan rekor pencetak gol termuda yang saat ini dipegang oleh Marselino Ferdinan.

Dengan semakin meningkatnya kualitas pembinaan pemain muda di akademi, serta kesempatan yang diberikan oleh pelatih untuk pemain muda tampil di tim utama, bukan hal yang mustahil jika rekor ini bisa terpecahkan musim depan. Marselino Ferdinan sendiri adalah contoh sukses dari program pembinaan pemain muda di Persebaya, yang kini menjadi inspirasi bagi pemain muda lainnya.

Rekor pencetak gol termuda Persebaya Surabaya di era Liga 1, yang saat ini dipegang oleh Marselino Ferdinan, masih bertahan. Namun, dengan adanya potensi besar dari pemain-pemain muda yang dimiliki Persebaya, tidak menutup kemungkinan rekor ini akan terpecahkan musim depan.

Toni Firmansyah dan Andre Oktaviansyah, dua pemain muda yang masih bertahan, memiliki peluang untuk terus menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Selain itu, kehadiran pemain-pemain muda baru juga memberikan harapan bahwa sejarah baru akan terukir.

Dengan dukungan penuh dari Bonek dan pembinaan yang terus ditingkatkan, Persebaya Surabaya memiliki masa depan yang cerah. Harapan besar tertuju pada para pemain muda untuk bisa memecahkan rekor dan membawa prestasi bagi klub. Musim depan akan menjadi saksi apakah rekor pencetak gol termuda akan terpatahkan atau masih bertahan sebagai motivasi bagi pemain muda lainnya. Semangat juang dan kerja keras dari para pemain muda akan menjadi kunci untuk mencapai tujuan tersebut.

EDITOR: Edi Yulianto