← Beranda

Kabar Terkini Pemain Timnas di SEA Games 2011 saat Andik Vermansah dan Titus Bonai Mulai Naik Daun

Alvin Fahrizal BayyuniKamis, 22 Februari 2024 | 14.57 WIB
MONCER: Andik Vermansyah ketika membela TImnas Indonesia dan berharap juara Piala AFF 2016. (JawaPos)

JawaPos.com - Timnas Indonesia U-23 pernah mengalami puasa gelar SEA Games sejak 1991, sebelum akhirnya mengakhiri dahaga mereka di tahun 2023 saat diasuh oleh Indra Sjafri.

Dalam kurun waktu tersebut, Indonesia pernah meraih medali perak pada SEA Games dua kali beruntun, yakni pada tahun 2011 dan 2013. Dalam kedua turnamen tersebut, tim Garuda Muda mengalami pertandingan sengit di pertandingan puncak.

Pada tahun 2011, Indonesia yang menjadi tuan rumah ditargetkan untuk meraih medali emas. Rahmad Darmawan, yang bertugas sebagai pelatih tim, berhasil mengumpulkan pemain terbaik meskipun ada ketegangan dalam sepak bola Indonesia saat itu.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Sumenep Jatim, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Pada waktu itu, Rahmad Darmawan dipilih oleh Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) untuk mengambil alih posisi Alfred Riedl yang sementara dipecat sebagai Direktur Teknik Timnas Indonesia.

Setelah penunjukan tersebut, Rahmad mengumpulkan para pemain muda terbaik di Indonesia, termasuk Andik Vermansah, Kurnia Meiga, Andritany Ardhiyasa, Egi Melgiansyah, Okto Maniani, Ferdinand Sinaga, hingga duet maut Titus Bonai, dan Patrich Wanggai.

Tim Garuda Muda memulai perjalanan mereka di SEA Games 2011 dengan penampilan mengesankan. Di pertandingan pembuka Grup A, Titus Bonai dan rekan-rekannya berhasil menang 6-0 atas Kamboja di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Gol yang dicetak oleh Wanggai (2), Tibo, Gunawan Dwi Cahyo, Andik, dan Ramdani Lestaluhu menandai awal yang sempurna di hadapan para pendukung.

Dua pertandingan berikutnya juga dimenangkan oleh Timnas Indonesia U-23. Di bawah asuhan Rahmad Darmawan, tim berhasil mengalahkan dua lawan berat, yaitu Singapura 2-0 dan Thailand 3-1, meskipun mereka kalah 0-1 dari Malaysia dalam pertandingan terakhir fase grup.

Baca Juga: Persis Solo Datangkan Mantan Pemain Persebaya Surabaya Sebagai Asisten Pelatih untuk Bantu Milomir Seslija

Masuk ke babak semifinal, Timnas Indonesia U-23 menampilkan performa melawan Vietnam. Gol dari tendangan bebas Wanggai dan gol Tibo membawa Tim Garuda Muda melaju ke final untuk berhadapan dengan Malaysia di partai puncak. Timnas Indonesia U-23 diharapkan akan menjadi juara setelah penampilan yang sangat baik melawan tim Vietnam.

Di final, Timnas Indonesia U-23 berhasil mencetak gol cepat berkat aksi gemilang Gunawan, yang membuat puluhan ribu suporter yang memadati SUGBK bersorak kegirangan. Namun Malaysia tidak menyerah begitu saja dan mampu menyamakan skor melalui Asraruddin Putra Omar. Skor tetap 1-1 hingga perpanjangan waktu dan pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.

Timnas Indonesia U-23, yang diunggulkan, harus menelan kekalahan. Mereka kalah 3-4 dari Malaysia setelah dua penendang, Gunawan dan Ferdinand, gagal mencetak gol ke gawang Khairul Fahmi Che Mat. Malaysia merayakan kemenangan di SUGBK, sementara para pemain Timnas Indonesia U-23 terlihat sedih dan kecewa.

 

Berikut kabar terkini dari pemain Timnas Indonesia di SEA Games 2011, yang telah dirangkum oleh JawaPos.com:

KIPER

Kurnia Meiga – Pensiun

Andritany Ardhiyasa – Persija Jakarta

BEK

Baca Juga: Viral! Power Bank Meledak di Dalam Pesawat yang Sedang Terbang, Penumpang Panik, Terpaksa Mendarat Darurat

Gunawan Dwi Cahyo – Kalteng Putra

Seftia Hadi – Tanpa klub

Diego Michiels – Borneo FC

Yericho Cristiantoko – PSKC Cimahi

Hasyim Kipuw – Barito Putera

Abdul Rahman – Tanpa klub

GELANDANG

Egi Melgiansyah – Adhyaksa Farmel FC

Mahadirga Lasut – Sulut United FC

Stevie Bonsapia - Pensiun

Oktovianus Maniani – Pensiun (Caleg)

Ferdinand Sinaga – Persiraja Banda Aceh

Ramdani Lestaluhu – Bali United

Hendro Siswanto – Borneo FC

Andik Vermansah – Persiraja Banda Aceh

PENYERANG

Baca Juga: Ranking 4 Shio dengan Keberuntungan yang Mengagumkan di Tahun Naga Kayu

Titus Bonai – Tanpa klub

Yongki Aribowo – Serpong City FC

Patrich Wanggai – Deltras Sidoarjo

Lukas Mandowen – Pensiun

EDITOR: Bintang Pradewo