← Beranda

Tottenham Hotspur Terpuruk! Kartu Merah Cristian Romero Jadi Malapetaka, Saatnya Sang Kapten Dilepas?

M Shofyan Dwi KurniawanMinggu, 8 Februari 2026 | 23.25 WIB
Kapten Tottenham Hotspur, Cristian Romero. (IMAGO/Giuseppe Maffia)

JawaPos.com - Tottenham Hotspur kembali menelan hasil pahit di Liga Premier. Bertandang ke Old Trafford pada Sabtu sore, Spurs takluk 0-2 dari Manchester United lewat gol Bryan Mbeumo dan Bruno Fernandes. 

Kemenangan tersebut mengamankan posisi United di empat besar, sementara Tottenham kini hanya berjarak enam poin dari zona degradasi setelah West Ham meraih kemenangan di laga lainnya.

Melansir Give Me Sport, usai kekalahan ini, spekulasi soal masa depan pelatih Thomas Frank kembali mencuat. Namun, jika menilik jalannya pertandingan, ada sosok lain yang seharusnya lebih dulu disorot dan dimintai pertanggungjawaban.

Masalah utamanya ada pada Cristian Romero.

Cristian Romero selama ini dikenal sebagai salah satu bek terbaik di Liga Premier. Kualitas, agresivitas, dan mentalitasnya kerap dipuji. Namun di saat yang sama, para penggemar Tottenham juga sudah terlalu sering dibuat frustrasi oleh sisi gelap permainannya.

Laga melawan Manchester United menjadi contoh terbaru. Romero, yang dipercaya mengenakan ban kapten, mendapat kartu merah langsung di pertengahan babak pertama akibat tekel sembrono dan sama sekali tidak perlu terhadap Casemiro. 

Dalam sekejap, situasi yang masih relatif seimbang berubah menjadi mimpi buruk bagi Spurs. Kartu merah tersebut adalah yang kedua bagi Romero musim ini. 

Akibatnya, ia harus menjalani larangan bermain selama empat pertandingan, termasuk laga-laga penting melawan Newcastle, Fulham, Arsenal, dan Crystal Palace. Lebih parah lagi, ini bukan pertama kalinya ia diskors, ini adalah kali keempat Romero harus menepi karena hukuman.

Sebagai kapten, Romero memang terlihat peduli terhadap klub, termasuk lewat pernyataan-pernyataannya soal kondisi di luar lapangan. 

Namun kepedulian saja tidak cukup. Emosi yang tidak terkontrol justru berulang kali merugikan tim. Saat ini, kontribusinya di lapangan terasa lebih banyak membawa masalah ketimbang solusi.

Situasi Tottenham sebenarnya sudah cukup rumit. Dalam laga melawan United, Spurs datang dengan daftar cedera panjang, dengan 12 pemain absen. Di tengah kondisi tersebut, Frank kembali mendapat pukulan ketika Destiny Udogie harus ditarik keluar karena cedera. 

Dalam keadaan seperti ini, hal terakhir yang dibutuhkan tim adalah kapten yang absen karena kesalahan yang sebenarnya bisa dihindari.

Baca Juga: Rumor Transfer Real Madrid! Bek Muda Manchester United Leny Yoro Masuk Radar, Ini Sosoknya!

Spurs harus menjual Romero?

Melihat pola yang terus berulang, wacana kepergian Romero mulai terasa masuk akal.

Tak ada yang meragukan kualitasnya sebagai bek. Menggantikan pemain dengan level seperti Romero jelas bukan perkara mudah. Namun, ketika ia begitu sering tidak tersedia karena kartu merah dan skorsing, nilai praktisnya bagi tim pun ikut menurun.

Laporan terbaru menyebutkan bahwa Romero berpotensi hengkang pada musim panas, dengan ketertarikan dari klub-klub papan atas Spanyol. 

Meski Tottenham baru saja memberinya kontrak baru musim panas lalu, keputusan untuk berpisah kini terasa sebagai opsi yang realistis bagi semua pihak.

Spurs bisa mendapatkan dana besar dari penjualan sang kapten dan menggunakannya untuk membangun ulang skuad, baik dengan mencari pengganti Romero maupun memperkuat area lain yang jelas membutuhkan perhatian. Dalam hal ini, keputusan tersebut terasa semakin mudah diterima.

Thomas Frank tentu tidak sepenuhnya bebas dari kritik. Namun dalam laga melawan Manchester United, ia jelas tidak dibantu oleh kaptennya sendiri.

EDITOR: Hendra