JawaPos.com–Hakim Ziyech pemain berusia 31 tahun yang saat ini tengah membela timnas Maroko memutuskan meninggalkan klub Turki Galatasaray. Galatasaray telah mengumumkan kepergian Ziyech pada Selasa (29/1).
Dilansir dari laman Morroco World News pada Jumat (31/1), Galatasaray mengucapkan terima kasih atas kontribusi Hakim Ziyech bersama klub.
”Terima kasih Hakim Ziyech atas usaha dan kontribusimu untuk Galatasaray, Semoga kamu sukses dalam perjalanan barumu,” tulis klub Galatasaray dalam akun sosial medianya.
Mantan pemain Chelsea tersebut awalnya bermaksud bertahan bersama klub Turki hingga Juni 2025. Tapi serangkaian keadaan yang tidak menguntungkan telah menyebabkan kepergiannya lebih awal.
Menurut laporan terkini menunjukkan bahwa pemain tersebut menjadi incaran sejumlah klub besar. Napoli, Lille, serta Al Duhail. Jurnalis olahraga Fabrizio Romani sempat melaporkan, Ziyech telah mencapai kesepakatan lisan dengan klub Al Duhail yang bermarkas di Qatar.
Sementara itu salah satu media di Arab melaporkan bahwa Ziyech telah mencapai kesepakatan dengan Al Nasr untuk bergabung dengan klub tersebut dengan status bebas transfer. Namun mantan penyerang Ajax itu telah memutuskan bergabung dengan klub asal Qatar al-Duhail setelah jendela transfer musim dingin berakhir.
Ziyech bergabung dengan Galatasaray pada Agustus 2023 dengan status pinjaman dari Chelsea sebelum menandatangani kontrak dengan klub Turki tersebut secara permanen pada Juni 2024. Namun, Ziyech mengalami banyak cedera musim ini yang membuatnya absen dalam beberapa pertandingan.
Dia tidak menjadi skuad utama dalam klun tersebut pada masa kepelatihan Okan Buruk. Itu membuat Ziyech merasa sangat kecewa di klub tersebut. Ziyech mengungkapkan tidak ingin bermain untuk klub Turki tersebut.
”Galatasaray sudah berakhir bagi saya. Saya tidak ingin bermain di sini lagi. Saya akan pergi pada Januari,” ungkap Hakim Ziyech.
Ziyech juga sempat mengkritik kepemimpinan dalam kepelatihan tersebut. ”Saya belum pernah melihat pelatih dengan level serendah itu,” imbuh Ziyech.