JawaPos.com - Olympique Lyonnais memang berhasil melaju ke semifinal Liga Europa usai menyingkirkan Besiktas. Namun, kabar buruk mengiringi langkah mereka. Lyon dilarang berlaga di Eropa musim depan plus dikenai denda 100 ribu euro.
Tak hanya Lyon, Besiktas yang mereka singkirkan juga mendapat hukuman yang sama. Gara-garanya, pada leg pertama perempat final, kedua kelompok suporter terlibat kerusuhan. Berdasar itu, UEFA menjatuhkan hukuman berat kepada Lyon dan Besiktas.
Artinya, meski Lyon dan Besiktas lolos ke Eropa musim depan, keduanya tetap tak bisa tampil. Hanya saja, ada kesempatan bagi kedua klub untuk melakukan banding.
UEFA menjatuhkan hukuman tersebut berdasar bukti di lapangan. Dan, perilaku dari fans Lyon dan Besiktas telah melanggar regulasi yang ditetapkan UEFA dan FIFA. Komite Etik dan Disiplin UEFA lantas menjatuhkan hukuman tersebut.
Dalam kerusuhan antarsuporter tersebut, laga harus ditunda selama 45 menit. Polisi harus menggunakan gas air mata untuk mencegah keributan meluas. Fans disebut polisi setempat sudah tak terkendali.
Dalam kerusuhan di dalam stadion tersebut, setidaknya lima polisi terluka. Sejumlah fans Lyon harus turun ke lapangan untuk menhindrai serangan kembang api dari fans Besiktas. Sekitar 100 fans telah ditahan terkait insiden tersebut. (epr/JPG)