Sketsa Kota
kaukira kotamu sebuah surga
yang hangat
sesungguhnya
kampung para bisu
orang-orangnya pulang pergi
yang menetap suka begadang
memainkan kentrung
bisunya tersisa
di ujung lagu
jangan merasa malu
toh kalian tak sendiri
menanggung kutuk sejarah
sebab
tempat membuang orok
tempat kelahiran
para begundal
sundal
kelewang dirajah
aksara luka
pemuja jiwa buta
kaukira orang-orang
yang kaupuja itu
pemilik kota
anggun serupa merak
suaranya halilintar
hatinya bisu
sengaja buta
melihat
pemerkosa
memutilasi
dan mengisap
dari ubun-ubun
energinya hidup
sehingga
perempuan serupa terakota
patung torso
di lekuk anatominya
lelaki menjadi air
berbuih
menjilati mimpi lama
yang terputus
diguncang gempa tektonik
suatu ketika
kesombongan akan menjamu
hingga tega
sekalipun
membunuh seorang nabi
yang bermukim di hati
namun
nabi dalam diri
tak akan pernah mati
akan membangun kota
dihuni orang-orang kalah
anak-anak bermata bintang
perempuan
pemilik gairah laut
tak bertepi
melabuhkan lelaki
penantang perang
bersenjata angin
peluru bunga
2024
-
Sketsa Raja pada Sebuah Opera
sungguh mengagumkan
cara menjadi gembira
kuasa
memulas permata
semula seperti mata;
kosong
menjadi cahaya
blue sapphire
pada mahkota raja tua
gila dipuja
pemujanya itu gelombang hangat
di laut dangkal
tengadah
menjamu bintang-bintang
angin malam menerbangkan
tembang
bulan dijadikan sekutu
sayapnya sayap kekupu
diwarnai sesuka hati
saat menjadi raja
mahkota menjelma berhala
2024
-
Sketsa Kelelawar
sayapnya ungu
darahnya biru
atau abu-abu,
aku tak tahu
meniru tapa raja Subali
sungsang
menggantung di langit
dan
langit meleleh
oleh uap panas musim
bagai plastik tebal
jarum waktu
adalah kelewang
menunggu kapan
menuju angka mati
dia
barangkali
mencari cara
bagaimana menuju
mati
tanpa tubuh terasa dirobek
dan
dia
yang bermata juling
setiap malam mencuri
buah ranum di pohon
asam apalagi manis
ditelan
cara paling kejam
menambah energi
saat berperang
melawan kesepian
dan
kesepian itu telanjang
seperti pisau dapur
tersimpan
di bawah bantal tidur
suatu saat bangkit
jadi musuh
musuh dalam selimut
hantu berlumut
2024
-
NYOMAN WIRATA
Kelahiran 1953 dan tinggal di Denpasar, Bali, sebagai pelukis. Menulis puisi dan prosa.