JawaPos.com – Menginap atau staycation di hotel sekarang ini sudah menjadi gaya hidup. Ada beragam alasan orang harus di hotel. Ada karena urusan bisnis, liburan, atau lainnya.
Belakangan ini sebagian orang ada yang khawatir ketika menginap di hotel. Alasannya, mereka takut ada kamera tersembunyi. Hal itu dapat mengganggu privasi tamu hotel itu sendiri.
Sejatinya sejumlah hotel besar sudah menggaransi soal keamanan para tamunya. Namun, mungkin sebagian oknum pelaku usaha penginap mencoba berbuat nakal. Mereka memasang kamera tersembunyi di kamar hotel.
Kekhawatiran itu berdasarkan pada hasil temuan dari sejumlah survei yang dirilis oleh real estate IPX1031. Dikutip dari Reader’s Digest, dari survei itu menyatakan bahwa 11 persen responden melaporkan menemukan kamera tersembunyi di penginapan mereka.
Bagi yang sering menginap di hotel ada baiknya melakukan pencegahan untuk melindungi privasi. Ada beberapa trik. Berikut tiga langkah mudah yang bisa dilakukan sebelum menempati kamar di hotel tanpa menggunakan aplikasi.
1. Pindai ruangan
Hal pertama yang harus dilakukan saat masuk ke kamar hotel atau penginapan, yaitu memindai ruangan terlebih dahulu.
Carilah perabot atau peralatan yang berada di tempat yang tidak biasa, seperti lampu yang tampak miring ke arah tempat tidur.
Waspadai juga lubang-lubang kecil yang memungkinkan untuk meletakkan kamera tersembunyi.
Ada pula cara mudah mengenali ada kamera tersembunyi di kamar hotel. Caranya dengan mematikan lampu. Lalu, sorotkan senter ke sekeliling ruangan untuk menemukan kilatan lensa kamera.
2. Tempat menyembunyikan kamera tersembunyi
Tempat-tempat umum untuk menyembunyikan kamera biasanya di lampu, adaptor daya, stop kontak, penutup saklar lampu, detektor asap, termostat, atau ventilasi. Ada juga kemungkinan kamera tersembunyi. Biasanya terletak di meja, seperti dekat telepon, jam alarm, TV, konsol DVD, atau video game.
Jika ada benda yang mencurigakan, dapat dipastikan dengan memindai objek menggunakan detektor cahaya inframerah untuk menemukan kamera yang menggunakan penglihatan malam.
3. Menggunakan ponsel
Ponsel pintar juga dapat digunakan untuk mendeteksi kamera tersembunyi yang tidak bisa dilihat oleh mata.
Caranya dengan mengaktifkan kamera untuk menemukan cahaya inframerah dari kamera yang merekam dalam gelap. Bisa juga dengan mengaktifkan mode selfie atau kamera depan ponsel, kemudian matikan lampu serta menutup tirai agar kamar menjadi segelap mungkin.
Selanjutnya, pindai ruangan secara perlahan menggunakan kamera ponsel untuk menemukan cahaya berwarna merah, ungu atau putih.
Ketika sudah melakukan 3 langkah tersebut dan tidak menemukan kamera tersembunyi, bukan berarti kawasan hotel yang ditempati sudah aman.
Hindari menggunakan laptop di tempat umum termasuk di lobi hotel, ruang makan, dan lain-lain.
Kamera tersembunyi mungkin disembunyikan di sekitar hotel dan diarahkan ke meja untuk menangkap kata sandi laptop maupun informasi sensitif lainnya.
Jika menemukan kamera tersembunyi atau melihat sesuatu yang mencurigakan segera meninggalkan tempat dan laporkan kepada pihak layanan hotel atau penginapan agar segera ditindaklanjuti.