JawaPos.com – Kebutuhan rumah di Inggris tak dipengaruhi kondisi ekonomi global yang rada – rada lesu. Seperti yang dikutip dari monexnews.com harga rumah di Inggris bulan ini naik.
Menurut Nationwide, kondisi ini akan terus terjaga, kecuali pembangunan rumah bertambah secara signifikan. Harga rumah di Inggris naik 3.2% di bulan Agustus, dibandingkan dengan kenaikan sebeasr 3.5% di bulan Juli.
Para ekonom memprediksi jika developer mulai ramai – ramai membangun rumah, besar kemungkinan tren harga rumah akan turun menjadi 3,1%. Dalam basis bulanan, harga rumah naik sebanyak 0.3%, sesuai ekspektasi dan sedikit turun dari 0.4% di bulan Juli.
Nationwide mengatakan data tersebut merupakan bukti lebih lanjut bahwa laju pertumbuhan tahunan harga rumah mungkin akan stabil mendekati laju pertumbuhan upah, dengan upah reguler di luar bonus hanya berada tipis di bawah 3% pada kuartal kedua.
Menurut kepala Ekonom Nationwide, Robert Gardner, bagaimanapun juga survey tersebut menunjukkan kecemasan bahwa tren tersebut mungkin tidak dapat bertahan keculai aktivitas konstruksi bertambah cepat. Gardner menambahkan bahwa diperlukan kenaikan signifikan pada aktivitas konstruksi untuk menghindari turunnya daya beli dalam beberapa tahun mendatang.(ham/JPG)