JawaPos.com - Beberapa peserta Kampanye Akbar Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di Jakarta Internasional Stadium (JIS) Sabtu (12/2) lalu meninggal dunia. Diketahui lautan manusia yang diklaim berjumlah lebih dari satu juta orang mengikuti kegiatan kampanye terakhir tersebut.
Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan belum membeberkan lebih lanjut terkait meninggalnya peserta kampanye bertajuk Kumpul Akbar Ber1 Berani Berubah tersebut. Ia mengatakan akan menyampaikanya di sesi khusus.
"Ya nanti saya sampaikan secara khusus," ujarnya usai bertemu dengan Aa Gym di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (12/2).
Tak ada keterangan lebih lanjut terkait jumlah dan identitas dari korban yang meninggal dalam kampanye akbar Anies-Muhaimin itu.
Dari keterangannya yang dihimpun JawaPos.com, baru ada keterangan tiga orang yang meninggal dunia saat berlangsungnya kampanye di JIS tersebut. Belum ada keterangan mutakhir penyebab kematiannya.
Sebelumnya, Juru Bicara Timnas AMIN Muhammad Ramli Rahim mengeklaim massa yang hadir dalam Kampanye Akbar Anies-Muhaimin di Jakarta Internasional Stadium (JIS), Sabtu (10/2) kemarin mencapai satu juta lebih orang.
"Lebih dari satu juta tampaknya," ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Minggu (11/2).
Pasalnya, ia mengatakan bahwa ada lebih banyak orang di luar venue stadion yang ingin menyaksikan secara langsung kampanye terakhir Anies-Muhaimin tersebut.
"Setahu saya di dalam JIS sekitar 100-120 ribu (orang) karena kapasitas JIS 82 ribu, tapi seluruh lorong penuh, bahkan jalur-jalur masuk dalam stadion pun penuh," jelas Ramli.
"Tapi mereka yang tidak bisa masuk dan terjebak macet menurut saya jauh lebih banyak karena saya tadi keluar JIS sebelum selesai acara jalan kaki 3 km dan massa masih ada di sepanjang jalan dalam 3 KM itu," sambungnya.
Belum lagi, di bagian luar yang searah dengan jalur kereta api ke arah JIS juga masih banyak massa yang berjejalan di sana.
"Saya perkirakan di luar dan di dalam stadion itu lebih dari satu juta orang," tandas Ramli.