JawaPos.com - Hingga kini bacapres Ganjar Pranowo masih belum mendeklarasikan siapa bakal cawapres yang mendampinginya. Namun, status 'jomblo' itu dipastikan tidak berlangsung lama. Parpol pengusung mantan gubernur Jawa Tengah itu mulai membahasnya dengan serius pekan depan.
Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi mengungkapkan, para ketua umum partai pengusung cacapres Ganjar Pranowo direncanakan kembali menggelar pertemuan pada Rabu (13/9) mendatang. Salah pembahasan utama tentang kandidat cawapres untuk Ganjar Pranowo.
"Mungkin dimulai membahas tentang satu atau dua ya atau beberapa nama tokoh-tokoh. sosok-sosok yang bisa dibicarakan. Dibahas untuk menjadi cawapresnya Pak Ganjar Pranowo," kata Arwani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/9).
Dalam pembahasan ini, Arwani memastikan bahwa PPP tetap memperjuangkan Sandiaga Uno menjadi cawapres yang mendampingi Ganjar Pranowo. Perjuangan itu merupakan mandat dari Rapimnas VI PPP.
"Rapimnas juga mengamanatkan kepada Pak Ketum untuk melakukan komunikasi dengan Ibu Mega. Dan, kita tahu semua bahwa selama ini, selama kami menjalin kerja sama politik dengan PDIP, kami sudah membangun kerja sama dengan baik, saling percaya dan PPP akan mengikuti tahapan pembicaraan, pembahasan, dan memutuskan siapa cawapres dari Pak Ganjar untuk dimenangkan bersama," beber Arwani.
Meski demikian, sambungnya, PPP terbuka dengan usulan nama-nama bakal cawapres lain dari partai pengusung Ganjar. Sebab, PPP memahami dinamika politik dalam pembahasan nama cawapres. "Saya kira itu akan menjadi kajian yang akan kita bahas bersama nantinya," pungkas Arwani.
Sebagaimana diketahui koalisi yang mengusung bacapres Ganjar Pranowo adalah PDIP, PPP, Hanura, dan Perindo. Beberapa hari yang lalu para ketua umum parpol pengusung itu sudah bertemu. Mereka baru memutuskan soal tim pemenangan nasional (TPN) Ganjar Pranowo. TPN itu dipimpin oleh Ketua Kadin Arsjad Rasjid dan dibantu oleh mantan panglima TNI Jenderal (purn) Andika Perkasa.