← Beranda

Daya Beli Roda Dua Melemah Cara Kredit Jadi Kunci Penjualan Motor

Dony Lesmana Eko PutraSenin, 1 September 2025 | 18.47 WIB
Pengunjung melihat motor listrik pada pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Sabtu (26/7/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Dalam beberapa waktu terakhir, industri otomotif roda dua menghadapi tantangan dengan penjualan yang cenderung melambat. Faktor seperti daya beli masyarakat yang menurun, persaingan ketat antar merek, hingga kondisi ekonomi global membuat dealer perlu mencari solusi kreatif.

Bahkan lembaga pembiayaan juga pasti terkena dampak dengan hal ini. Salah satu strategi paling efektif untuk mendongkrak penjualan adalah dengan memberikan kemudahan kredit.

Mengapa Kredit Jadi Kunci Penjualan Motor?

Lebih dari 70% pembelian motor di Indonesia dilakukan melalui skema kredit. Dengan demikian, memberikan kemudahan kredit adalah langkah tepat untuk menarik minat konsumen baru maupun menjaga loyalitas pelanggan lama.

Ini menjadi strategi efektif dongkrak penjualan motor dengan kredit. Hampir semua lembaga pembiayaan memberikan tawaran menarik misalnya DP super ringan atau tanpa DP. Dengan hal ini konsumen lebih mudah memiliki motor tanpa harus menyiapkan modal besar di awal.
Ini cocok untuk segmen menengah ke bawah yang sensitif terhadap harga.

Selain itu ada tenor fleksibel dan cicilan terjangkau dimana terdapat pilihan cicilan 12–60 bulan, bahkan hingga 72 bulan untuk motor premium. Simulasi cicilan transparan agar konsumen yakin tidak ada biaya tersembunyi.

Bahkan saat ini ada proses kredit cepat dan digital dengan mengunakan aplikasi online untuk pengajuan kredit sehingga konsumen tidak perlu repot ke dealer. Approval dalam hitungan jam akan meningkatkan minat beli.

Kerja sama dengan bank/leasing pastinya mampu menciptakan paket pembiayaan menarik. Salah satu bank yang melakukan hal ini adalah BCA yang belum lama ini juga telah menggelar BCA Expo 2025 di ICE BSD, Tangerang, pada 22–24 Agustus 2025 lalu.

Salah satu motor gede jenama BMW yang juga bisa dipinang secara kredit.
Salah satu motor gede jenama BMW yang juga bisa dipinang secara kredit.

Masyarakat mendapat kesempatan istimewa bagi pecinta roda dua untuk mewujudkan motor impian mereka melalui program Kredit Sepeda Motor (KSM) dengan ragam promo menarik yang bisa #JadiKejadian. Ini akan mendorong daya beli masyarakat yang masih melemah.

Pecinta roda dua bisa memilih deretan motor touring premium hingga motor listrik yang sedang naik daun. Diantaranya mulai dari Ducati Scrambler, Harley-Davidson Street Glide Ultra hingga BMW R1300 GS ADV pun siap dibawa pulang sebagai pilihan untuk mendukung gaya berkendara.

Selain koleksi motor touring kelas atas, pilihan kendaraan roda dua yang nyaman untuk mobilitas sehari-hari, seperti Yamaha NMAX Turbo 2025, Polytron For-X Electric 2025, hingga Yamaha Gear Ultima Hybrid 2025.

Terdapat pula sejumlah merek ternama lainnya seperti Suzuki, Vespa, Keeway, dan Alva juga bisa dipinang melalui program KSM dalam BCA Expo online yang berlangsung hingga 30 September 2025 melalui laman resmi expo.bca.co.id.

Saat pasar motor lesu, kemudahan kredit menjadi senjata ampuh untuk menggerakkan kembali penjualan. Dengan strategi seperti DP ringan, tenor fleksibel, bunga kompetitif, serta proses digital, dealer mampu menarik konsumen yang sebelumnya menunda pembelian.

Kombinasi kredit mudah dan promo menarik dapat menjadi solusi win-win bagi konsumen, dealer, dan lembaga pembiayaan.

Menilik Data penjualan motor versi AISI di tahun 2024  penjualan motor domestik mencapai 6,33 juta unit, menunjukkan tren kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan periode Januari 2025, total penjualan mencapai 2,59 juta unit. 

Meskipun ada peningkatan bulanan pada Mei 2025, secara tahunan (Januari-Mei) penjualan masih minus 2,4% dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Faktor utama yang menekan pasar adalah penurunan penjualan melalui sistem kredit, yang biasanya menyumbang 60-70% total penjualan.

 

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra