JawaPos.com - Tangki sepeda motor yang berkarat tidak hanya merusak estetika. Namun juga bisa mengganggu kinerja mesin dan sistem bahan bakar.
Karat yang dibiarkan menumpuk dapat menyumbat saluran bahan bakar, mempercepat kerusakan komponen, dan bahkan menyebabkan kebocoran yang membahayakan.
Oleh karena itu, setelah memahami berbagai penyebabnya, penting untuk segera mengambil langkah perbaikan agar tangki tetap dalam kondisi prima dan awet.
Berikut 4 metode yang dapat dilakukan untuk mengatasi karat pada tangki bensin sepeda motor seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!
1. Bersihkan Karat Secara Menyeluruh
Langkah awal yang bisa dilakukan adalah membersihkan bagian dalam tangki dari karat dan kotoran. Proses ini bisa menggunakan alat bantu seperti amplas, sikat kawat, atau kelereng besi yang dikocok di dalam tangki untuk mengikis karat.
Untuk hasil yang lebih efektif, kamu juga dapat memanfaatkan cairan kimia penghilang karat berbahan dasar asam fosfat. Pastikan tangki benar-benar kering setelah dibersihkan agar tidak menimbulkan karat baru.
2. Perbaiki Area yang Mengalami Kebocoran
Jika setelah dibersihkan ditemukan titik kebocoran akibat karat yang terlalu parah, sebaiknya segera lakukan penambalan. Gunakan bahan khusus seperti epoxy sealant atau dempul tangki yang dirancang tahan terhadap bahan bakar.
Setelah diperbaiki, lakukan pengujian dengan mengisi tangki dan memastikan tidak ada kebocoran sebelum digunakan kembali.
3. Aplikasikan Pelapis Anti-Karat Eksternal
Setelah karat berhasil dibersihkan, aplikasikan pelapis anti-karat di permukaan luar tangki. Produk ini biasanya berupa cat pelindung yang dirancang untuk mencegah kontak langsung logam dengan udara dan kelembaban.
Pelapis ini membantu memperlambat proses oksidasi sehingga tangki tetap terlindungi dari serangan karat baru di kemudian hari.
4. Tambahkan Perlindungan dari Dalam
Langkah lanjutan yang tidak kalah penting adalah memberikan perlindungan dari bagian dalam tangki. Kamu bisa mengaplikasikan pelapis berbahan epoksi khusus untuk bagian dalam tangki bahan bakar.
Pelapis ini akan membentuk lapisan kedap air dan tahan terhadap bahan kimia sehingga mencegah terjadinya korosi akibat uap air atau campuran bahan bakar. Proses ini biasa dikenal dengan istilah "coating internal" dan sangat direkomendasikan untuk mencegah kerusakan jangka panjang.