← Beranda

Tips Memasang Pelat Nomor pada Sepeda Motor, Agar Rapi Ada Tekniknya

Edy PramanaSabtu, 14 Januari 2023 | 18.03 WIB
Photo
JawaPos.com - Pelat nomor wajib dimiliki kendaraan sebagai tanda identifikasi dan terpasang di bagian depan dan belakang kendaraan. Pelat memiliki nomor seri yang terdiri dari huruf dan angka, serta memiliki kode berbeda untuk wilayah masing-masing.

Di Indonesia, nomor tersebut disebut nomor polisi dan memiliki informasi terkait lainnya. Sehubungan dengan pelat nomor motor, meski terlihat sederhana namun pemasangan plat berperan penting dalam mendukung aktivitas berkendara.

Karena itu, konsumen perlu memperhatikan beberapa poin mengenai pemasangan pelat nomor sepeda motor. Main Dealer Yamaha PT. Thamrin Brothers (Sumatera Selatan – Bengkulu) memberikan beberapa tips memasang pelat nomor motor yang bisa dilakukan sendiri di rumah.

Siapkan Alat

Siapkan kunci pas atau kunci ring ukuran 10 sebanyak dua buah, lalu tidak lupa persiapkan baut ring dan mur ukuran 10. Jika dapat frame plat dari diler atau membeli di toko, bisa melihat contoh panduan manualnya.

Terkait hal ini, pabrikan Yamaha menyediakan frame pelat nomor untuk motor Yamaha yang dibeli oleh konsumen. Beberapa pabrikan lain juga kadang ada yang melakukan hal serupa.

Perhatikan Posisi Pelat

Pelat dipasang pada dudukan pelat nomor pada motor dengan posisi center (tengah) antara kanan dan kiri. Atur juga posisi batas atas dan batas bawah untuk menghindari menutup lampu sein atau lampu depan sepeda motor.

Jangan Kendor

Saat memasang pelat motor, pastikan baut terpasang dengan kuat agar menghindari pelat motor kendor. Jika kendor akan menimbulkan suara berisik dan berpotensi copot.

Bisa juga membuat bodi motor lecet karena bergesekan dengan pelat. Bahkan jika pelat copot bisa membahayakan pengendara lain. Kondisi plat yang kendor juga bisa membuat pelat rusak misalnya terkena benturan motor lain saat parkir, atau bersinggungan dengan motor lain ketika di jalanan.

Motor Modifikasi

Untuk motor modifikasi, disarankan posisi pelat tetap terlihat dengan jelas serta menggunakan pelat depan dan pelat belakang. Perhatikan faktor keamanan, jangan sampai posisi pemasangan pelat dapat mengganggu fungsi komponen motor yang lainnya yang bisa membahayakan diri sendiri atau orang lain.

Misalnya pelat dipasang dengan bracket yang tajam, atau dekat dengan spakbor jadi jika menggunakan rem depan, pelat akan berbenturan dengan spakbor.
EDITOR: Edy Pramana