← Beranda

Perbedaan Servis Kecil dan Besar pada Mobil

Edy PramanaSabtu, 27 Juli 2019 | 04.12 WIB
Photo
JawaPos.com - Pemilik mobil yang biasa melakukan perawatan di bengkel resmi tentu sangat paham akan istilah servis besar dan kecil. Lantas, sebenarnya apa perbedaan keduanya meski sama-sama merupakan bagian penting dalam merawat kendaraan roda empat?

"Servis kecil itu wajib dilakukan setiap kelipatan 10 ribu kilometer. Intinya urutan yakni 10 ribu, 20 ribu dan seterusnya. Nah, kalau servis besar, kelipatannya 40 ribu kilometer. Nanti ketemu lagi pada 80 ribu kilometer," ujar Technical Leader Toyota Auto 2000 Cilandak, Sumarmin, saat berbincang dengan JawaPos.com.

Servis kecil disebutnya hanya melakukan pengecekan pada bagian tertentu. Utamanya oli wajib diganti. Kemudian yang akan dicek adalah sistem pengapian atau kelistrikan mobil.

"Kemudian lampu-lampu kami periksa. Air aki kami lihat apakah masih cukup atau tidak, kemudian air pendinginnya, itu yang paling utama," sambung Sumarmin.

Sementara itu, untuk servis besar sudah menjangkau ke urusan jeroan mesin. Semua bagian-bagian mobil tak akan luput dari pengamatan. Bahkan, sampai dibongkar.

"Yang dibongkar itu rem, oli dikuras total. Transisi, filter, bahan bakar, kuras minyak rem, kuras radiator, semuanya harus dilakukan. Setelah soal mesin, kaki-kaki juga harus dicek, pelumas juga wajib diperhatikan," jelas Sumarmin.

Mekanik seperti halnya Sumarmin paham akan kesibukan pemilik mobil yang kadang abai dalam melakukan servis di bengkel resmi. "Tapi, kalau servis di bengkel resmi tentu mobil pasti juga awet dan terawat bagian dalam dan luarnya," tutup Sumarmin.
EDITOR: Edy Pramana