← Beranda

Ganti Suspensi Motor? Perhatikan Tiga Poin Penting Ini

Teguh Jiwa BrataRabu, 21 Februari 2018 | 11.45 WIB
Ilustrasi: Tips bongkar-pasang suspensi

JawaPos.com - Kondisi berkendara nyaman dan aman menjadi idaman bagi setiap pengendara sepeda motor. Salah satu cara yang kerap ditempuh yaitu mengganti suspensi motor. Setelah membeli shock, kemudian bermaksud memasangnya, jangan lupa perhatikan faktor-faktor penting yang berpengaruh terhadap performa dan kenyamanan shock


Menurut Benny Rachmawan, Kepala R&D PT. Mitra Lestarindo, pemegang merek YYS, ada beberapa poin yang harus diperhatikan ketika melakukan pemasangan suspensi.


1. Cara Pemasangan


Cara pemasangan berpengaruh terhadap kinerja suspensi. Pemasangan shock absorber wajib memperhatikan rangka motor. “Banyak yang melakukan pencopotan dan pemasangan suspensi satu-persatu. Dicopot yang kiri, lalu dipasang, setelah itu yang kanan dicopot dan dipasang. Padahal cara bongkar pasang yang benar itu dibuka dulu kedua-duanya. Pasang yang satu kemudian yang satunya lagi. Jadi saat melakukan penyopotan shock sebenarnya bisa digunakan sekaligus untuk melakukan pengecekan kondisi rangka apakah masih seimbang atau tidak, “ papar Benny.


Kelihatanya gampang bongkar-pasang shock itu. Apa lagi seperti XMax yang posisi bautnya di luar semua.Tapi bukan berarti bongkar-pasang shock bisa dilakukan serampangan. Benny juga menganjurkan supaya pengendara sepeda motor sport memperhatikan kelurusan roda belakang dan roda depan. “Jangan sampai roda depan lurus, sedangkan roda belakang miring,” tuturnya berpesan.


2. Kekencangan Rantai


Sistem suspensi berhubungan dengan kinerja dan usia pakai rantai. Rantai yang terlalu kecang akan menjadi lebih mudah menjadi kendor dan aus. Pasalnya swing arm akan selalu berayun-ayun bersama dengan sistem suspensi saat motor melintasi kondisi jalan yang tidak rata. Rantai yang terlalu kencang menjadi tidak mudah menyesuaikan dengan ayunan swing arm. Akibatnya beban yang harus ditanggung menjadi semakin berat.


3. Penyetelan Suspensi


Dalam acara tersebut, Benny juga memaparkan hal-hal yang sering mengakibatkan suspensi berusia pendek. “Banyak yang mengeluh, kok suspensi yang digunakan sudah bocor. Padahal usia pakainya belum 6 bulan. Apa sih penyebab kebocorannya? Kita sering ingin nyaman. Jadi saat seting suspensi terlalu empuk. Shock yang terlalu empuk seperti itu saat melalui jalan tak rata, misalnya polisi tidur, menjadi sering mengalami benturan di bagian sil minyak. Akibanya, bagian tersebut menjadi rawan mengalami kebocoran.


Setelah membeli suspensi baru, sebaiknya tidak langsung dipasang. Namun disetel terlebih dulu. Setelan disesuaikan dengan karakter pengendara. Juga disesuaikan dengan kondisi jalan yang kerap dilalui.

EDITOR: Teguh Jiwa Brata