← Beranda

5 Penyebab Bunyi Kletek-Kletek pada Rantai Motor dan Cara Mengatasinya

Nanda PrayogaJumat, 5 September 2025 | 21.24 WIB
Ilustrasi rantai motor. (Pinterest)

JawaPos.com - ​Bunyi "kletek-kletek" pada rantai motor adalah suara yang sangat mengganggu dan sering membuat pengendara khawatir. Suara ini bukan sekadar ketidaknyamanan, melainkan sebuah sinyal bahwa ada masalah pada sistem rantai motor kamu. 

Mengabaikan bunyi ini bisa berakibat fatal, mulai dari performa motor yang menurun hingga risiko rantai putus di tengah jalan. Memahami apa yang menyebabkan bunyi tersebut sangat penting agar kamu bisa mengambil tindakan yang tepat. 

Apakah itu hanya masalah perawatan sederhana atau sudah saatnya mengganti komponen? Mari kita bahas 5 alasan utama mengapa rantai motor kamu berbunyi dan bagaimana cara mengatasinya seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!

​1. Rantai Motor Aus

​Seiring pemakaian, rantai dan gir motor akan aus, terutama jika sering digunakan untuk jarak jauh atau di medan yang berat. Rantai yang aus membuat giginya menjadi terlalu runcing, sehingga tidak bisa mencengkeram rantai dengan sempurna dan menimbulkan suara berisik. Jika kamu melihat ujung gigi gir sudah tidak rata, itu pertanda kuat bahwa rantai dan gir perlu diganti.

​2. Rantai Motor Kendur

​Rantai yang kendur bisa disebabkan oleh penyetelan yang salah atau karena pemakaian yang sudah lama. Gaya tarik saat motor berjalan membuat rantai secara bertahap memanjang atau "molor". 

Kondisi ini menimbulkan bunyi "kletek-kletek" karena pergerakan rantai yang tidak stabil. Solusinya, kamu bisa menyetel ulang rantai pada bagian adjuster di roda belakang. Pastikan penyetelan dilakukan dengan tepat agar tidak terlalu kencang atau terlalu kendur.

​3. Rantai Motor Kotor

​Debu, lumpur, atau kotoran lain yang menempel pada rantai bisa mengganggu pergerakan rantai dan gir, yang otomatis menimbulkan suara berisik. Memberi pelumas saat rantai kotor justru akan membuat kotoran semakin menempel. 

Cara terbaik adalah membersihkan rantai terlebih dahulu dengan cairan pembersih khusus, lalu aplikasikan pelumas agar rantai bekerja kembali dengan normal.

​4. Rantai Motor Berkarat

​Karat pada rantai motor adalah masalah serius. Karat menandakan kerusakan pada material logam, yang bisa membuatnya menjadi rapuh atau keropos. Jika rantai sudah berkarat, membersihkan atau melumasinya saja tidak cukup. 

Kondisi ini sangat berbahaya karena bisa membuat rantai tiba-tiba putus. Solusi terbaik adalah mengganti rantai dan gir dengan yang baru untuk menghindari risiko kecelakaan.

​5. Rantai Motor Kering

​Salah satu penyebab paling umum dari bunyi berisik adalah kurangnya pelumas. Rantai yang kering karena jarang dilumasi atau setelah melewati genangan air akan menimbulkan gesekan berlebih. 

Untuk mengatasinya, bersihkan rantai dari kotoran dan air, lalu aplikasikan pelumas khusus rantai. Hindari menggunakan oli bekas karena dapat menarik lebih banyak debu dan mempercepat kerusakan.

 

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah