← Beranda

Baru Dibeli Setahun Lalu, Twitter Menutup Platform Buletin Revue

Nurul Adriyana SalbiahJumat, 16 Desember 2022 | 17.59 WIB
Ilustrasi: Buletin Revue di Twitter dipastikan tutup.
JawaPos.com - Satu lagi kabar buruk datang dari Twitter.  Sekarang Twitter dikabarkan menutup Revue, platform buletin yang belum lama ini dibelinya.

"Mulai 18 Januari 2023, akun Revue Anda tidak dapat lagi diakses," kata Revue. "Pada tanggal tersebut, Revue akan ditutup dan semua data akan dihapus," lanjut Revue menerangkan rencana penutupannya.

Sebagai informasi, Twitter membeli Revue pada awal tahun 2021 lalu. Pada saat itu, perusahaan berpendapat bahwa akuisisi tersebut merupakan perluasan alami dari platformnya.

Tahun lalu, dikala pandemi Covid-19 masih ganas-ganasnya, buletin Revue sangat diminati. Setelah pembelian, Twitter bergerak untuk segera mengintegrasikan kedua platform Revue dengan Twitter sendiri secara lebih dekat.

Pada awalnya, perusahaan menambahkan tombol pendaftaran Revue ke profil Twitter. Sebulan kemudian, mereka meluncurkan fitur yang memungkinkan pengguna mendaftar ke buletin Revue langsung dari tweet.

Tapi semua itu terjadi sebelum Elon Musk mengambil alih Twitter dan akhirnya buletin tersebut mati. Eksekutif SpaceX dan Tesla itu mengatakan salah satu tujuannya untuk Twitter adalah menyederhanakan aplikasi.

Untuk itu, beberapa fitur, termasuk Momen dan label 'tweet dari', telah dihentikan dalam beberapa minggu terakhir. Jadi tidak mengherankan melihat Revue juga dihentikan.

Jika Anda menggunakan Revue untuk menjalankan buletin berbayar, pada tanggal 20 Desember Twitter akan membatalkan semua langganan berbayar di akhir siklus penagihannya. "Ini untuk mencegah pelanggan Anda dikenai biaya untuk konten Revue setelah titik di mana tidak mungkin lagi mengirim buletin dari Revue," tulis Twitter.
EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah