JawaPos.com – Untuk pertama kalinya, mobil terbang mendapatkan izin untuk dapat digunakan dan beroperasi di Amerika Serikat. Baru ini, informasi mobil terbang buatan Alef Aeronautics telah diluncurkan ke publik.
Mobil terbang ‘Model A’ tersebut sepenuhnya bertenaga listrik dan telah mendapatkan izin uji coba dari Federal Aviation Administrasion (FAA) di jalan raya dan di udara.
Dikutip Jawa Pos dari Newsweek (4/7), Alef sendiri merupakan perusahaan pertama yang menerima sertifikasi kelayakan udara khusus dari FAA. Alef diizinkan terbang namun terdapat batasan lokasi serta tujuan.
Sebelumnya uji coba, Alef harus memenuhi standar keselamatan dari administrasi keselamatan lalu lintas jalan raya nasional sebelum diberikan akses mengemudi penuh.
Baca Juga: Top 5 Penjualan Album Solo Idol K-Pop Pertengahan 2023, Jimin BTS Masih Tertinggi
Alef Aeronautics memperkirakan mobil terbang ini memiliki jarak mengemudi mencapai 322 kilometer dan jangkauan penerbangan sekitar 160 kilometer. Model A dianggap sebagai kendaraan yang memiliki kecepatan rendah dan tidak akan melaju cepat lebih dri 25 mph di permukaan beraspal.
Menurut situs web perusahaan, mobil terbang telah dibuka pemesanannya dengan sistim pre-order. Diperkirakan harga mobil terbang yakni sebesar USD 300.000 atau setara dengan Rp. 4,5 miliar.
Baca Juga: Film ‘Barbie’ Dilarang Diputar di Bioskop Vietnam karena Konflik Nine Dash Line
Dikutip Jawapos dari Deseretnews (4/7), seseorang dapat memesan dengan membayar uang muka sebesar USD 150 atau sekitar Rp 2,2 juta untuk dapat masuk ke daftar pesanan. Dan jika ingin menjadi prioritas, maka pemesan harus membayar uang muka sebesar USD 1,500 atau setara dengan Rp 22,5 juta.
Saat ini Alef telah mendapatkan pesanan Model A sejumlah 440 orang. Mobil Terbang listrik ini 100% diharapkan akan ada di pasar pada tahun 2025.