JawaPos.com – Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Mugiyanto, mengaku terdampar di Doha, Qatar, saat dalam perjalanan menuju Jenewa, Italia untuk menghadiri Sidang Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Ia menyampaikan, dirinya bersama rombongan telah berada di Doha selama tiga hari akibat situasi konflik yang memengaruhi penerbangan di kawasan tersebut.
“Ini adalah hari ke-3 kami terdampar di Doha, Qatar, dalam perjalanan yang seharusnya menghadiri Sidang Dewan HAM PBB di Jenewa,” kata Mugiyanto melalui unggahan di akun Instagram @kementerian_ham, Selasa (3/3).
Menurutnya, hingga hari ketiga, situasi masih belum kondusif. Belum ada kepastian mengenai kapan konflik akan berakhir dan kapan ruang udara di Qatar maupun negara-negara sekitarnya kembali dibuka.
“Sampai hari ke-3, situasinya masih belum kondusif. Belum ada kepastian kapan konflik ini akan berakhir dan kapan ruang udara di Qatar serta negara-negara sekitar akan dibuka kembali,” ucapnya.
Mugiyanto berharap kondisi segera membaik agar perjalanan dapat dilanjutkan dan perdamaian di kawasan tersebut segera terwujud.
“Kami hanya bisa berharap mudah-mudahan ruang udara di Qatar dan negara-negara sekitar segera dipulihkan dan perdamaian bisa segera terwujud,” pungkasnya.