← Beranda

Apakah Bulan Kelahiran Benar-Benar Bisa Mempengaruhi Kepribadian? Ini Penjelasannya dari Sudut Pandang Psikologi

Intan PuspitasariSelasa, 14 Oktober 2025 | 16.10 WIB
Apakah Bulan Kelahiran Benar-Benar Bisa Mempengaruhi Kepribadian? Ini Penjelasannya dari Sudut Pandang Psikologi (Freepik)

 

JawaPos.com - Pernahkah kamu bertanya-tanya apakah kepribadian seseorang bisa dipengaruhi oleh bulan atau musim kelahirannya? Menurut sains, belum ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa bulan atau musim kelahiran secara langsung menentukan kepribadian seseorang. Namun, beberapa penelitian menunjukkan adanya kaitan menarik antara musim kelahiran, suasana hati, hingga risiko gangguan psikiatri tertentu.

Pada salah satu video di kanal Youtube psikologi populer yakni Psych2go dijelaskan bahwa, sebuah studi yang dipublikasikan di Journal of Affective Disorders menemukan hubungan yang signifikan antara musim kelahiran dengan kepribadian dan gangguan neuropsikiatri. Artinya, waktu kamu lahir bisa saja memiliki pengaruh kecil terhadap cara kamu berpikir, bereaksi, dan merasakan sesuatu.

Menurut Kendra Cherry, penulis di Verywell Mind, para psikolog sudah lama mengetahui bahwa perubahan musim dapat memengaruhi suasana hati. Contohnya adalah Seasonal Affective Disorder (SAD) gangguan mood yang umum terjadi di musim dingin, ketika paparan sinar matahari berkurang.

Sementara itu, laporan dari Time.com menjelaskan bahwa faktor lingkungan selama kehamilan juga berperan besar dalam perkembangan bayi di dalam kandungan. Nutrisi ibu, seperti asupan protein, vitamin D, dan vitamin C, berpengaruh pada pertumbuhan otak, jantung, dan tulang janin. 

Jika ibu mengalami seasonal affective disorder selama musim dingin, efek emosionalnya bisa memengaruhi perkembangan bayi, termasuk pada struktur otak yang berhubungan dengan regulasi emosi.

Sebuah penelitian dari National Library of Medicine yang melibatkan 2.962 mahasiswa membagi mereka ke empat kelompok berdasarkan musim kelahirannya, musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Para peserta menjalani tes kepribadian menggunakan alat ukur Temperament and Character Inventory (TCI). 

Hasilnya cukup menarik. Laki-laki yang lahir di musim gugur cenderung memiliki skor tinggi pada sifat disorderliness (mudah kacau atau impulsif). Mereka yang lahir di musim panas dan musim dingin memiliki skor tinggi pada extravagance, yakni kecenderungan berpikir besar dan mencari pengalaman baru.

Penelitian ini menunjukkan bahwa ada korelasi antara musim kelahiran dengan pola kepribadian, meskipun masih perlu penelitian lanjutan untuk memastikan sejauh mana pengaruh lingkungan berperan.

Karakter Berdasarkan Musim Kelahiran

Berikut adalah rangkuman temuan menarik dari berbagai penelitian, termasuk laporan dari Time.com dan studi berskala besar di Inggris yang melibatkan lebih dari 58.000 partisipan.

Baca Juga: Bintang Finansial Sedang Bersinar! 9 Tanggal Lahir Ini Diramal Segera Menghampiri Nasib Kaya Raya Seumur Hidup

1. Bayi Musim Semi (Maret, April, Mei)

Mereka yang lahir di musim semi cenderung memiliki tingkat optimisme tinggi (hyperthymia). Studi tahun 2012 di Inggris menunjukkan bahwa bayi yang lahir di bulan Mei memiliki risiko lebih besar terhadap depresi, tetapi juga memiliki kemampuan luar biasa dalam melihat sisi positif dari segala hal.

2. Bayi Musim Panas (Juni, Juli, Agustus)

Bayi yang lahir di musim panas mungkin mengalami perubahan suasana hati yang cepat (mood swings) karena perkembangan janinnya terjadi di musim dingin. Namun, hal ini tidak berarti mereka memiliki gangguan bipolar, karena angka diagnosis bipolar justru paling rendah pada kelahiran bulan Agustus.

3. Bayi Musim Gugur (September, Oktober, November)

Bayi yang lahir di musim gugur cenderung memiliki tingkat depresi terendah, terutama mereka yang lahir di bulan November. Mereka juga lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami gangguan bipolar. Kekurangannya, individu yang lahir di musim gugur cenderung lebih mudah tersulut emosi atau mudah marah.

4. Bayi Musim Dingin (Desember, Januari, Februari)

Musim dingin memiliki tantangan tersendiri. Mereka yang lahir di musim ini dilaporkan memiliki risiko lebih tinggi terhadap depresi, skizofrenia, dan bipolar. Namun, kabar baiknya, bayi musim dingin lebih sabar dalam mengelola rasa marah dan lebih sensitif.

Menariknya, sebuah studi kecil pada 300 selebriti di tahun 2015 menemukan bahwa mereka yang lahir di bulan Januari dan Februari lebih kreatif serta berpikir “di luar kebiasaan” (out-of-the-box thinkers).

Baca Juga: Selasa 14 Oktober 2025 Membuka Nasib Baik Bagi 6 Shio Hoki Penuh Peluang Emas Ini

Genetik, Lingkungan, dan Pengalaman Tetap Jadi Penentu Utama

Walau penelitian menunjukkan adanya korelasi antara bulan kelahiran dan kepribadian, para ilmuwan menegaskan bahwa genetika dan lingkungan memiliki pengaruh yang jauh lebih besar dalam membentuk siapa diri kita.

Meski menarik untuk percaya bahwa musim kelahiran bisa menentukan kepribadian, sains menunjukkan bahwa hubungan tersebut lebih bersifat korelasi daripada penyebab langsung. Bulan lahir kamu mungkin memberi sedikit pengaruh, tetapi yang paling membentuk kepribadian tetaplah bagaimana kamu tumbuh, belajar, dan beradaptasi dalam kehidupan.

EDITOR: Novia Tri Astuti