← Beranda

Meski 5 Prajuritnya Tewas, TNI Sebut KKB Papua Tengah Terjepit dan Kocar Kacir

Sabik Aji TaufanSenin, 24 April 2023 | 15.39 WIB
Salah satu kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.
 
JawaPos.com - Meskipun sudah 5 anggotanya gugur diserang KKB dalam operasi pembebasan sandera Pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens, Mabes TNI menegaskan bahwa kelompok kriminal bersenjata (KKB) sudah dalam posisi terjepit. 
 
Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius Widjojono mengatakan, saat diserang KKB jumlah anggota TNI sebanyak 36 orang. Mereka dibekali oleh ratusan amunisi. Tentunya ada perlawanan dari TNI saat diserang.
 
Baca Juga: Polisi Dirikan Posko Khusus Atasi Pungli di Bandara Kualanamu
 
"Dari mereka (KKB) pasti ada yang mati, nah mereka tidak menyebutkan itu, KST (kelompok sparatis teroris) tidak menyebutkan," kata Julius kepada wartawan, Senin (24/4).
 
Indikator bahwa KKB sudah terdesak yakni saat proses evakuasi 1 anggota TNI di tebing sedalam 140 meter tidak ditemukan gangguan dari KKB. Padahal, lokasi evakuasi terbilang strategis untuk diserang tiba-tiba.
 
Baca Juga: Pemprov Kepri Minta ASN Masuk Kerja Tepat Waktu usai Libur Lebaran
 
"Iya kan benar, jadi mereka sudah terjepit sudah bubar kocar kacir," jelasnya.
 
Selain itu, KKB juga lebih masif menyebarkan hoax setelah peristiwa lalu. Mereka pun diketahui menggencarkan diri meminta bantuan pihak dalam dan luar negeri.
 
"Itu ciri pihak yang sedang panik. Untuk kelompok KST, segera serahkan pilot (Susi Air). Lepaskan senjata, kita bangun Papua yang lebih humanis dan bermartabat," pungkas Julius.
 
Baca Juga: Tingkat Kunjungan KBS Meningkat Drastis saat Libur Lebaran
 
Sebelumnya, Mabes TNI mengkonfirmasi telah menemukan 1 prajurit TNI yang hilang usai peristiwa penyerangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua saat pembebesan pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens. Prajurit tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
 
"Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono kembali menyampaikan ucapan duka yang mendalam atas gugurnya Prajurit TNI atas nama Pratu F personel dari Satgas Yonif R 321/GT dalam kondisi meninggal dunia," tulis Mabes TNI dalam keterangan resminya, Minggu (23/4).
 
Baca Juga: BMKG Sebut Sejumlah Wilayah Pesisir Indonesia Potensi Gelombang Tinggi
 
Tewasnya Pratu F mejadikan korban jiwa dalam penyerangan ini sebanyak 5 orang. 4 orang sebelumnya telah ditemukan lebih dahulu dan sudah dipulangkan ke keluarga jenazahnya. 
 
"Almarhum merupakan korban kelima yang gugur oleh serangan gerombolan KST di Mugi-Mam Nduga, Sabtu (15/4). Jenazah Almarhum Pratu F ditemukan oleh Tim Gabungan yang sejak peristiwa penembakan itu terus mencari dan menelusuri tempat kejadian penembakan oleh KST," tulis Mabes TNI.
EDITOR: Banu Adikara
Tags:kkbtni