← Beranda

Tingginya Tingkat Permintaan! Bandara I Gusti Ngurah Rai Resmi Buka Rute Penerbangan Langsung India-Bali

Jessica IrawanMinggu, 3 Desember 2023 | 20.02 WIB
Inagurasi pesawat menyambut kedatangan perdana penerbangan langsung India – Bali di Bandara I Gusti Ngurah Rai Sabtu (2/12/2023)./sumber: Radar Bali

JawaPos.com – Beberapa waktu lalu Balinese Indian Friendship Association (BIFA) dan PHRI Badung, meminta dibukanya penerbangan langsung rute India - Bali. Hal tersebut didasari oleh permintaan wisatawan India ke Bali yang cukup tinggi.

Seperti yang diketahui Bandara I Gusti Ngurah Rai, kembali membuka rute penerbangan baru dengan negara lain setelah rute penerbangan langsung ke Adelaide, Australia.

Bandara I Gusti Ngurah Rai yang dikelola oleh PT Angkasa Pura 1, melayani rute penerbangan New Delhi- Bali dan sebaliknya, yang ditandai dengan penerbagan pertama pada, Jumat (1/12).

Baca Juga: Belinda Christina Sianto, Jawara MasterChef Indonesia Season 11 Ingin Keliling Indonesia

Mengutip dari Radar Bali, penerbangan akan dioperasikan oleh maskapai India dari Tata Group dan Singapore Airlines, Vistara menggunakan pesawat Airbus A321LR dengan nomor penerbangan UK 145.

Adapun pesawat yang telah berangkat dari Bandara Indira Gandhi di Kota Delhi, India pada pukul 01.12 waktu setempat, dan mendarat pada pukul 10.52 WITA, dengan mengangkut 185 penumpang.

Direktur Utama PT Angkasa Pura 1, Faik Fahmi mengungkapkan momentum ini yang sekaligus akan mencatatkan, sejarah terhubungnya India-Bali melalui penerbangan langsung atau direct flight.

Baca Juga: Prediksi Persikabo 1973 vs Bhayangkara FC, Ambisi Besar Witan Sulaeman Menjalani Debut

Dimana sebelumnya, rute India-Bali hanya dilayani melalui penerbangan lanjutan atau tidak langsung.

"Setelah sekian lama, akhirnya Bali terhubung secara langsung dengan India melalui penerbangan perdana dari maskapai Vistara,” tutur Faik Fahmi.

“Hal ini pantas dicatat di dalam buku sejarah AP1. Rute penerbangan yang lama dinantikan ini akhirnya resmi beroperasi Sabtu (2/12/2023)," lanjutnya.

Baca Juga: Tak Ingin Warganya jadi Penonton, Pemkot Kediri Adakan Pelatihan bagi Putra Daerah Calon Pekerja di Bandara Internasional Dhoho

Rute penerbangan ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pariwisata di Bali.

Terlebih, India yang menempati urutan ketiga untuk jumlah kedatangan wisatawan mancanegara di Bali, setelah turis asal Australia dan Tiongkok sebelum pandemi.

Data Kantor Imigrasi Ngurah Rai juga mencatat, wisatawan dengan paspor India berada di urutan ketiga terbanyak yang dilayani di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada tahun 2019.

Ada sebanyak 377.543 orang wisatawan, atau 9 persen dari keseluruhan wisatawan mancanegara berasal dari India.

"Dengan dibukanya rute penerbangan langsung ini, kami optimistis akan turut menggenjot angka jumlah wisatawan asal India di Bali," sambung Dirut utama PT Angkasa Pura 1.

Pihak bandara juga meyakini, penambahan rute penerbangan langsung India-Bali ini, dapat memberikan efek positif kepada berbagai pihak dan sektor utama untuk pariwisata di Bali.

CEO Vistara, Vinod Kannan juga menyebutkan,  Bali telah menjadi salah satu dari tujuan wisata yang paling diminati bagi wisatawan asal India.

"Kami sangat gembira, menjadi satu-satunya maskapai yang saat ini melayani rute pernerbangan lansung antara Delhi dengan Bali," ujarnya.

"Dengan kedekatan hubungan dagang dan budaya antara India dengan Indonesia, Bali secara cepat mengalami pertumbuhan menjadi destinasi utama bagi para pebisnis untuk tujuan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE)," sambung Vinod.

Lebih lanjut, penerbangan langsung  Delhi-Bali dan sebaliknya ini dijadwalkan akan beroperasi setiap hari. 

Dengan bertambahnya rute India-Bali, Bandara I Gusti Ngurah Rai saat ini telah tercatat melayani 37 rute yang dioperasikan oleh 37 maskapai penerbangan.

EDITOR: Nicolaus