JawaPos.com- Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar mendaftar sebagai calon Presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) di Kantor KPU, Jakarta Pusat, pada Kamis (19/10).
Setelah mendaftar selanjutnya KPU melakukan verifikasi terhadap berkas-berkas yang disampaikan pasangan calon Anies-Muhaimin.
Tahap verifikasi memiliki dua ukuran, ungkap Ketua Komisi Pemilihan Umum, Hasyim Asy'ari.
Tahap tersebut dilakukan untuk memastikan apakah dokumen yang disampaikan paslon sah atau tidak sah.
Baca Juga: Resmi Daftar ke KPU, Anies: Maaf Mengecewakan yang Menyebut Kapal Ini Takkan Berlayar
Berikut adalah profil Anies dan Muhaimin
Anies Baswedan
Lahir di Kuningan, Jawa Barat pada 7 mei 1969, saat ini berusia 54 tahun, riwayat Pendidikan Anies Baswedan yaitu S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.
Anies menempuh S1 nya selama lima tahun dari 1989 sampai 1995, lalu Anies melanjutkan pendidikannya di Amerika Serikat dengan mengambil S2 Manajemen Publik di University of Maryland, selama dua tahun dari 1997 sampai 1999.
Kemudian Anies melanjutkan S3-nya dengan mengambil Ilmu Politik di Northern Illinois University di Amerika Serikat, Anies menempuh S3 Selama empat tahun dari 1999 hingga 2004.
Perjalanan karir
Sebelum berkiprah di politik, Anies pernah menjadi Rektor Universitas Paramadina selama kurang lebih enam tahun dari 2007 hingga 2013.
Kemudian dia mulai menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan selama 2 tahun yaitu pada 2014 hingga 2016.
Selanjutnya Anies berhasil menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2017 hingga 2022.
Profil Abdul Muhaimin Iskandar
Lahir di Jombang, Jawa Timur pada 24 September 1966, saat ini berusia 547 tahun, riwayat pendidikan Muhaimin yaitu S1 Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta pada 1991.
lalu Muhaimin melanjutkan pendidikannya di Universitas Indonesia (UI) dengan mengambil S2 Manajemen Komunikasi pada tahun 2001.
Baca Juga: Resmi Mendaftar ke KPU sebagai Capres dan Cawapres, Berkas Anies-Cak Imin Dinyatakan Memenuhi Syarat
Perjalanan karir
Muhaimin mengawali karir politiknya dengan menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI pada periode 2004 hingga 2009.
Kemudian dia pernah menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada tahun 2009 hingga 2014.
Selama berkiprah di dunia Politik Muhaimin dua kali didapuk untuk menjabat sebagai Ketua Umum PKB untuk periode 2005 hingga 2010 dan periode 2019 hingga 2024.
Baca Juga: Daftar Pilpres ke KPU, Anies Kenang Pertama Kali Ditawari jadi Bacapres oleh Surya Paloh
Sebelum mendaftar sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) Muhaimin menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI untuk periode 2019 hingga 2024.