JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, tarif Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) yang diresmikan hari ini, Senin (2/10) belum ditetapkan secara pasti.
Berdasarkan rencana, tarif kereta cepat Whoosh yang akan ditetapkan pada pertengahan bulan ini berkisar Rp 250.000 sampai dengan Rp 350.000 per orang.
“Tarif nanti segera kita putuskan, tapi kurang lebih antara Rp 250 ribu - Rp 350 ribu kurang lebih,” kata Jokowi kepada wartawan di Stasiun KCJB Padalarang, Jawa Barat, Senin (1/10).
Jokowi memastikan, hingga pertengahan bulan ini, Pemerintah memperpanjang uji coba. Sehingga, masyarakat masih bisa menjajal Kereta Cepat Whoosh secara gratis.
“Dan ini kita perpanjang untuk gratisnya kira kira sampai pertengahan bulan,” ujarnya.
Baca Juga: Resmikan Kereta Cepat Jakarta Bandung, Jokowi: Tidak Perlu Takut Belajar dan Mencoba Hal Baru
Senada dengan Jokowi, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa pengumuman tarif Kereta Cepat Whoosh akan dilakukan usai uji coba gratis bagi masyarakat rampung digelar.
Menurut Luhut, pengumuman tarif Whoosh akan disampaikan pada 16 Oktober mendatang.
“Tadi kan sudah diberitahu Presiden, (tarif Whoosh) sekitar Rp 250 ribu - Rp 350 ribu, nanti tunggu aja tanggal 16 Oktober,” kata Luhut usai menjajal Kereta Cepat Whoosh bersama Presiden Jokowi.
Saat ditanya, apakah nanti harga yang ditetapkan akan diberi diskon oleh Pemerintah. Luhut menyebut, hal tersebut biar Presiden Jokowi yang menentukan.
“Ya nanti Presiden yang menentukan diskon enggak diskon,” tandasnya.