JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut meluruskan hoax yang menyebutkan Menhan Prabowo Subianto menampar dan mencekik leher Wamentan Harvick Hasnul Qolbi. Langkah tersebut dianggap sebagai betuk kepedulian Jokowi kepada Prabowo.
“Jokowi peduli terhadap Prabowo. Di saat yang sama berita bohong itu adalah persoalan kabinet jadi tanggung jawab Jokowi dan bantahan Jokowi sangat jelas. Sangat clear membantah semua spekulasi dan tuduhan atas fitnah yang diserangkan kepada Prabowo,” ujar Pengamat Politik Ujang Komaruddin dalam keterangan tertulis, Selasa (29/9).
Ujang mengatakan pernyataan Jokowi itu menggambarkan adanya keresahan pemimpin negara atas sikap netizen dan penyebaran berita bohong dalam politik. “Boleh kita berbeda pendapat dan pilihan, tapi kita harus bersatu,” sambungnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) merespons isu liar soal kabar Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto yang diduga melakukan penamparan kepada salah satu wakil menteri (wamen) dalam sebuah rapat. Kepala negara memastikan tidak ada peristiwa tersebut.
"Setahu saya tidak ada peristiwa seperti itu. Masak mencekik?" kata Jokowi usai meninjau Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (19/9).
Jokowi meminta publik untuk tidak mudah termakan isu-isu liar, yang kian marak di media sosial pada tahun politik. Ia pun mengingatkan masyarakat tak menelan mentah-mentah setiap informasi yang berkembang di media sosial.
"Memang tahun politik ini banyak berita-berita seperti itu. Tolong dikroscek, dikroscek kebenarannya, jangan diterima mentah-mentah setiap ada berita ya," ucap Jokowi.