JawaPos.com - Ibu Kota DKI Jakarta dan sekitaranya diguncang gempa bumi pada malam ini pukul 23.47 WIB. Getaran gempa dirasakan oleh orang-orang yang tinggal di gedung-gedung tinggi.
Seorang warga, Hilmi mengaku melihat TV goyang-goyang di Lantai 10. "Banyak orang panik dan berebutan turun berlarian lewat tangga," katanya, Jumat tengah malam, (15/12).
Hilmi berharap gempa ini tak menimbulkan tsunami. Ia berdoa agar semua selamat.
Rupanya bukan hanya Jakarta, warga Bandung juga merasakan getaran gempa hebat. Seorang warga, Astuti mengatakan, di Bandung Selatan terasa sekali gempanya. "Saya melihat lemari bergoyang-goyang."
Warga, ujar dia, merasa sangat panik. "Orang-orang berhamburan keluar rumah takut gempa susulan."
Sebenarnya, kata Astuti, dia sudah bersiap-siap tidur namun gempa membuatnya merasa takut. "Saya dan warga di sini siap-siap begadang, takut gempa susulan."
Hal senada diungkapkan Citra yang sedang berlibur di Yogyakarta. "Saya dan keluarga lagi makan di kafe di Malioboro, goncangan gempa begitu besar, saya dan saudara saya, juga teman-teman langsung berhamburan lari keluar kafe."
Orang-orang di Malioboro langsung lari keluar semua. Mereka keluar dari kafe, hotel, restoran lari ke jalanan.
"Saya malam ini tidak tidur, begadang sajalah. Saya takut terjadi gempa susulan," ujar Citra.
Di Desa Turi, Yogyakarta gempa juga sangat terasa. Winda, salah seorang warga mengatakan, gempa ini merupakan peringatan dari Allah SWT. Iya gempanya besar banget lampu sampe bergoyang-goyang dengan kencang, kami semua gemetaran dan berdoa terus."
Saat ini, ujar Winda, ia sekeluarga keluar rumah. Berjaga-jaga dan berdoa semoga tak ada gempa susulan dan bencana mengerikan.