JawaPos.com – Lagu Gala Bunga Matahari karya Sal Priadi sedang digrandungi warganet lantaran lirik lagu dan musiknya yang menyentuh hati.
Pada proses penciptaannya, pria bernama asli Salmantyo Ashrizky Priadi ini melibatkan beberapa orang terdekatnya. Salah satunya Gala Yudhatama, vokalis band Hursa yang saat ini juga menjadi kibordis dari solois Pamungkas.
Gala ikut dalam proses produksi musik sekaligus menjadi inspirasi Sal Priadi dalam pembuatan judul lagu tersebut.
Gala Yudhatama merupakan vokalis sekaligus kibordis dari band alternatif pop-rock asal Jakarta, Hursa. Band ini beranggotakan empat orang, yakni Gala, Pandji (gitar dan vokal), Irvan (synth dan synth bass), dan Goldy (drum) yang dibentuk pada 2016.
Hursa telah merilis dua album, yakni “Harap dan Tuah” pada 2019 dan “Katarsis” pada 2021. Serta beberapa single seperti “Dilarani” (2023), “Sudah, Biar Kami Yang Pergi” (2023), juga “Rumangsa” (2021).
Dilansir dari akun Instagram @galayudhatama, lagu itu berawal dari berpulangnya ayah Gala, AR Amron Trisnardi pada 26 April 2023 di usianya yang hampir menginjak 58 tahun.
Kemudian, sepekan setelah kepergian sang ayah, Sal Priadi mengirimi dia draft lagu Gala Bunga Matahari yang sukses membuat Gala mewek.
Selang 100 hari dari kepergian ayahnya, Sch. Titik Purwanti, ibunya pergi untuk selamanya pada 12 Agustus 2023 di usia 56 tahun.
Dikutip dari laman Pop Hari Ini, lagu Gala Bunga Matahari diproduseri oleh Rifan Kalbuadi dan Gala Yudhatama yang ikut mendampingi sebagai co-producer.
Nama Gala dicantumkan dalam judul lagu Gala Bunga Matahari lantaran Sal Priadi ikut merasakan suasana kehilangan yang dialami Gala atas kepergian orang tuanya.
Namun, alih-alih bercerita soal duka, lirik lagu tersebut justru sengaja dibuat seakan-akan tetap riang di tengah kesedihan. Karena menurut Gala, ketika seseorang ditimpa kesedihan, dia harus tetap menemukan kebahagiaan.
Lagu Gala Bunga Matahari dirilis oleh Sal Priadi pada 30 April 2024 sebagai salah satu dari 15 lagu pada album MARKERS AND SUCH PENS FLASHDISK.
Hingga saat ini, Gala Bunga Matahari telah diputar sebanyak lebih dari 87 juta kali di Spotify dan berhasil mencapai puncak Top Charts Indonesia 2024. Sementara, Sal Priadi sendiri saat ini telah memiliki lebih dari 10 juta pendengar bulanan di Spotify.
Selain itu, video musik (MV) dari Gala Bunga Matahari juga telah resmi dikeluarkan pada 8 Agustus 2024 melalui YouTube.
Produksi MV tersebut disutradarai oleh Aco Tenriyagelli, yang juga merupakan sutradara dari MV lagu “Kita Ke Sana” karya Hindia dan “Am I Bothering You?” milik Reality Club.
Video musik Gala Bunga Matahari dibintangi oleh Gempita Nora Marten, anak dari Gading Marten dan Gisela Anastasia yang debut akting dalam perannya sebagai perempuan kecil. MV tersebut menembus lebih dari 33 juta kali penayangan di kanal YouTube Sal Priadi.
Lagu karya Sal Priadi yang satu ini menceritakan tentang suasana kehilangan seseorang yang tercinta. Pada MV tersebut, digambarkan seorang pria tua (Landung Simatupang) yang bertemu kembali dengan pasangannya di surga.
Aransemen musik dan kedalaman lirik dalam lagu Gala Bunga Matahari melukiskan bagaimana momen mengenang usai ditinggalkan selamanya oleh yang tercinta. Banyak warganet yang terbawa suasana sedih saat mendengarkan lagu ini.