JawaPos.com — Hidup di tengah kota yang sibuk dan penuh hiruk-pikuk memang suka bikin hati gerah. Apalagi ditambah dengan berbagai tuntutan pekerjaan dan gempuran berita soal negara yang sedang tidak baik-baik saja seperti sekarang.
Bagi sebagian orang, nonton anime memang bisa menjadi salah satu cara untuk melupakan sejenak segala jenis permasalahan di hidup mereka. Namun, tahukah kalian kalau ada sub-genre tersendiri dalam anime yang memang dikhususkan untuk menjadi ‘obat’ yang manjur bagi mereka yang sedang suntuk dan banyak pikiran?
Adalah Iyashikei, yang berasal dari bahasa Jepang “iyashi”, (癒し), yang berarti penyembuhan, yang mana merupakan bagian dari genre slice-of-life (potongan cerita sehari-hari) di dalam anime.
Anime-anime iyashikei biasanya fokus untuk menceritakan kehidupan para tokohnya yang damai dan cenderung biasa-biasa saja di lingkungan yang tenang nan menyejukkan hati. Penggambaran latar pada anime semacam ini pun dibuat indah dan sering kali menimbulkan efek nostalgia.
Hampir tidak ada konflik yang mengancam kehidupan di dalam plot anime-anime semacam ini, sebab biasanya penonton hanya disuguhi kisah sehari-hari yang erat kaitannya dengan refleksi pribadi masing-masing yang akan memicu perasaan haru dan melankolis untuk muncul ke permukaan.
Demikian, anime iyashikei ini hadir agar dapat ‘menyembuhkan’ hati orang-orang yang menontonnya dengan cara menanamkan perasan tenteram seraya menggugah katarsis emosional mereka untuk menghargai hal-hal kecil dalam hidup masing-masing.
Buat kamu yang lagi gerah dan suntuk di bawah panas-terik matahari yang membakar, berikut ini rekomendasi anime iyashikei yang bisa kamu tonton untuk mendinginkan lagi jiwa-ragamu.
- Barakamon (2014)
Anime ini bercerita tentang Seishuu Handa, seorang seniman kaligrafi yang sedang naik daun. Dia adalah pemuda yang tampan, tapi sayangnya narsistik akut. Ketika seorang veteran kaligrafi melabeli karyanya adalah ‘tidak orisinal’, Handa pun kehilangan kontrol atas dirinya.
Sebagai bentuk hukuman, sang Ayah pun ‘membuang’ si Anak ke pengasingan di Kepulauan Goto. Langkah ini diambil agar Handa bisa merefleksikan perbuatannya.
Sang Seniman kini terpaksa berada jauh dari Tokyo yang ramai, dan mesti tinggal di pedesaan yang jauh dari kebisingan. Di sana, ia harus berusaha keras untuk menemukan inspirasi serta mengembangkan gaya kaligrafinya sendiri—seharusnya demikian yang terjadi. Namun, niat tersebut harus dihadapkan dengan sekumpulan bocah-bocah kematian yang dipimpin oleh Naru Kotoishi, seorang murid SMP dan seorang fujoshi pula! Mantap!
Buat kamu yang penasaran dengan keseharian baru Seishuu Handa, kamu bisa menontonnya secara resmi melalui kanal Crunchyroll atau Prime Video, ya!
- Bartender (2006 & 2024)
Anime yang baru saja mendapat proyek re-make pada musim semi 2024 dengan judul Bartender: Glass of God, bercerita tentang sebuah bar yang tersembunyi di area Ginza yang beroperasi di bawah tangan dingin Ryuu Sasakura, si Bartender Jenius, yang tak pernah gagal dalam menyajikan minuman terenak kepada pelanggan.
Anime ini bertipe episodik, di mana tiap episode-nya tidak memiliki keterhubungan secara langsung, dan para penontonnya seolah diajak oleh sang Bartender untuk melepaskan sejenak segala beban di pundak mereka dengan cara menyuguhkan berbagai macam cocktail yang sesuai dengan suasana hati masing-masing.
Bersama Ryuu Sasakura dan para bartender lain, penonton akan diajak untuk mengenali cerita dari setiap jenis minuman yang disuguhkan ke hadapan pelanggan. Ada kisah di setiap gelasnya, ada makna di balik semua cerita.
Kamu-kamu yang kepo dengan filosofi di balik minuman-minuman seperti Highball, Grasshopper, Oldpal, atau Alexander, langsung aja tonton aksi Ryuu Sasakura di balik meja bar melalui kanal Crunchyroll atau Prime Video!
- Mushishi (2005-2015)
“The cure is lies in the curse,” begitu kata Ginko, si tokoh utama, seorang ‘Ahli Mushi’ yang jalan kaki keliling Jepang di antara zaman Edo (1603-1867) dan Meiji (1868-1912).
Ginko, sebagai seorang yang 11-12 dengan tabib atau dukun musafir, selalu berkeliling untuk membantu orang-orang yang sedang kesusahan karena ‘mushi’ sambil merenung perihal hakikat dari makhluk tersebut yang eksistensinya cukup sulit dijelaskan.
Gaya penceritaan anime ini mirip dengan penyampaian folklore atau cerita rakyat, yang mana banyak bersumber dari tuturan-tuturan di tengah masyarakat Jepang saat itu, sehingga memberi kesan ketika kita sedang dibacakan dongeng oleh kakek-nenek di desa.
Menonton Mushishi, selain kamu seolah ikut Ginko mengembara keliling Jepang di zaman dahulu, kamu mungkin juga bakalan menemukan makna-makna tersembunyi dari berbagai peristiwa di dalam kehidupan ini.
Kok, bisa? Temukan jawaban-nya setelah kamu mengikuti perjalanan Ginko di kanal Crunchyroll, ya!
- Natsume’s Book of Friends (2008-sekarang)
Anime ini berpusat pada cerita yang terjadi di kehidupan Takashi Natsume yang muram sebab dirinya bisa melihat ayakashi atau makhluk-makhluk gaib di sekitarnya—sebuah kemampuan yang membuatnya dijauhi oleh orang-orang.
Takashi Natsume yang kehilangan kedua orang tuanya harus hidup berpindah-pindah sebab dioper-oper oleh keluarganya sendiri, sampai ia berakhir di rumah keluarga Fujiwara (paman-nya) di pinggiran Jepang. Di rumah keluarga inilah, kisahnya dan Buku Persahabatan dimulai.
Buku Persahabatan, mulanya merupakan sebuah buku peninggalan sang Nenek, Reiko, yang digunakan untuk menulis nama-nama ayakashi yang menjadi ‘sahabat’-nya. Buku yang menjadi incaran banyak roh-roh jahat, sebab dengan buku itu siapa saja bisa menjadi penguasa dari ayakashi yang namanya telah tercatat.
Adalah Madara, si ayakashi rubah, pun juga mengincarnya. Namun, Natsume membuat kesepakatan kepada Madara agar si Rubah melindunginya dari gangguan ayakashi lain dengan imbalan Buku Persahabatan ketika ia kelak sudah tiada. Sang Rubah pun setuju, dan segera bersalin rupa menjadi seekor kucing calico gembul bernama Nyanko-sensei.
Oh, ya, kabar baik untuk kalian penggemar ataupun penonton baru Natsume’s Book of Friends, karena Oktober nanti Natsume dan kawan-kawan akan kembali melanjutkan petualangan mereka di season ketujuhnya. Kesempatan yang bagus nih, buat menonton ulang atau mulai mengikuti petualangan Natsume!
Buat kamu yang baru mau mulai mengikuti petualangan Natsume bersama Nyanko-sensei, kamu bisa menonton-nya secara resmi di kanal-kanal seperti Netflix, Crunchyroll, iQIYI, ataupun Bstation, ya!
- Non Non Biyori (2013-2022)
Anime Iyashikei selanjutnya bercerita tentang anak-anak desa yang polos dan hidup bahagia di kampung di pinggiran Jepang.
Bermula dari kepindahan Hotaru Ichijou dari Tokyo ke sebuah desa yang tenang bernama Asahigaoka. Desa yang jauh dari manapun, yang bahkan bus pun hanya datang sekali tiap dua jam.
Meskipun demikian, Hotaru begitu terpesona dengan kehidupan yang menenangkan di tempat tinggal barunya. Bahkan, dirinya dengan cepat beradaptasi dan berkawan baik dengan anak-anak desa yang satu sekolah bersamanya. Ada Renge Miyauchi, anak kelas satu SD yang banyak tingkah; kemudian ada tiga Koshigaya bersaudara: Suguru (kakak laki-laki tertua), Komari (si anak tengah yang imut), dan Natsumi (si bungsu yang jahil).
Menonton keseharian Hotaru bersama kawan-kawannya di Non Non Biyori, kita bakalan disuguhkan pemandangan Asahigaoka yang hijau, sejuk, dan menenangkan. Dan, mungkin, beberapa dari kamu bakalan terbawa nostalgia ketika dulu main di desa waktu masih anak-anak. Kalau sudah begitu… dijamin, deh, segala suntuk dan penat setelah lelah seharian langsung hilang!
Untuk kamu yang udah enggak sabar buat pergi healing ke Asahigaoka dan ketemu Hotaru, Renge, dan kawan-kawannya yang ada saja tingkahnya, kamu bisa coba nonton mereka di HiDive atau Crunchyroll, ya!
- School Babysitters (2018)
Setelah kehilangan kedua orang tuanya, Ryuuichi Kashima harus beradaptasi dengan kehidupan barunya sebagai penjaga sang Adik, Kotarou. Walaupun Ryuuchi sanggup mempertahankan kepribadiannya yang ramah supel, tetapi Kotarou yang masih balita belum mampu untuk memahami kenyataan di keluarganya.
Saat pemakaman kedua orang tuanya, kakak-beradik ini didekati oleh Youko Morinomiya, kepala sebuah akademi elit yang kemudian memutuskan untuk merawat mereka. Namun, ada satu syarat yang harus dipenuhi oleh Ryuuichi, yaitu dia harus menjadi pramusiwi atau babysitter di sekolah demi membantu guru-guru perempuan merawat anak-anak mereka.
Hari-hari Ryuuichi yang sibuk mengurusi adik-adik gemas dan banyak tingkah ini pun dimulai.
Kalau kamu mau nonton kelucuan tingkah para balita di serial ini, yuk, langsung aja pergi ke Crunchyroll, Prime Video, atau ke kanal YouTube Muse Asia saja!
- Tamako Market (2013)
Di dalam Distrik Perbelanjaan Usagiyama, ada sebuah paguyuban pedagang yang eksentrik dan unik.
Adalah Tamako Kitashirakawa, gadis remaja yang canggung tapi menggemaskan, keturunan keluarga pembuat mochi yang memiliki toko bernama Tama-ya. Suatu hari, ia bertemu dengan seekor burung yang bisa bicara bernama Mochimazzi, yang mengaku sebagai bangsawan dari negeri nun jauh.
Mochimazzi bercerita bahwa ia sedang mencari calon pengantin untuk diboyong pulang ke negerinya, tapi sayangnya ia kecanduan makan mochi dan jadi gemuk sehingga tidak bisa terbang. Demikianlah, akhirnya si Burung pun menetap dan menjadi maskot dari paguyuban yang ada di Usagiyama.
Sementara, teman Tamako, Mochizou Ooji, diam-diam menyukai Tamako. Satu hal yang merintangi kisah mereka, ayahnya adalah saingan dari bisnis kue mochi milik keluarga gadis yang dicintainya. Bagaimana kisah mereka selanjutnya?
Buat kamu yang sudah penasaran dengan kelanjutan kisah cinta remaja ini, langsung aja mampir ke aplikasi Prime Video, ya!
- Flying Witch (2016)
Dalam tradisi penyihir, ketika seorang murid atau praktisi sudah berusia limabelas tahun, mereka diharuskan untuk hidup mandiri dengan merantau untuk mempelajari ilmu sihir.
Makoto Kowata adalah seorang penyihir magang yang sedang merantau itu. Ia pergi meninggalkan Yokohama dan menuju Aomori bersama Chito, kucingnya, untuk mengejar ilmu-ilmu sihir di sana.
Kenapa ke Aomori? Sebab di sana alamnya yang asri dengan kekayaan hayati yang melimpah, sehingga menjadi daerah favorit para penyihir.
Meskipun Makoto terlihat sebagaimana layaknya murid sekolah menengah biasa yang belajar ilmu-ilmu dunia, ia juga seorang praktisi yang sedang giat-giatnya menimba ilmu sihir.
Hari-hari Makoto yang penuh dengan sihir-sihir nan menakjubkan pun dimulai.
Hayo, penasaran, ‘kan, sama sihir-sihir apa saja yang bisa dilakukan Makoto? Atau, jangan-jangan, kalian mulai ragu penyihir itu nyata? Biar enggak kepo, yuk, mulai nonton keseharian para penyihir ini di Crunchyroll!
- Tamayura (2010-2016)
Anime ini menceritakan kisah Fuu “Potte” Sawatari dan mendiang sang Ayah yang sering mengunjungi kampung halaman mereka di Takehara sambil memotret pemandangan bersama-sama.
Kini, lima tahun sejak kunjungan terakhirnya, Fuu pun pindah menetap di kota itu agar ia bisa mulai bersekolah di SMA yang ada di sana.
Meskipun sang Ayah telah berpulang, tapi Fuu tetap melanjutkan warisannya melalui hobi fotografi menggunakan kamera film. Gadis itu meyakini bahwa foto memiliki kemampuan untuk mengubah hal biasa menjadi luar biasa. Oleh karenanya, ia dan teman-temannya pun memanfaatkan setiap momen untuk mengabadikan berbagai keajaiban yang terjadi di sekitar mereka ke dalam lembaran film dan membawakan kebahagiaan kepada orang-orang yang membutuhkannya—Cklik!
Ya, kamu yang lagi kepengin healing dengan melihat suasana tenang, damai, dan sedikit melankolis, yuk, langsung saja nonton Tamayura di Crunchyroll!
- Encouragement of Climb (2013-2022)
Aoi Yukimura, sedari kecil ia begitu mengagumi gunung dan sangat tertarik untuk mendakinya suatu saat nanti. Namun, sebuah kecelakaan di tempat bermain membuatnya fobia ketinggian dan membuatnya lebih memilih untuk beraktivitas di dalam ruangan.
Gara-gara trauma yang didera Aoi, membuatnya jadi gadis pemalu dan sulit bersosialisasi dengan teman-temannya, sehingga praktis ia pun jadi anak yang penyendiri.
Namun, kehadiran temannya, Hinata Kuraue, yang dulu juga sama terobsesinya dengan kegiatan mendaki gunung, mulai mengubah hari-hari Aoi yang tadinya tak berwarna.
Yuk, buat kamu yang lagi rindu naik ke puncak tapi masih mager, bisa mulai nonton Encouragement of Climb secara legal di Crunchyroll atau Bstation, ya!
- Laid Back Camp (2018-2024)
Kalau sebelumnya ada anime cewek-cewek naik gunung, sekarang ada anime cewek-cewek kamping, nih: Laid Back Camp!
Bercerita tentang Shima Rin, yang hobi solo camping, sebuah hobi yang mungkin tidak banyak dilakukan, apalagi oleh para kaum wanita. Namun, Rin menemukan ketenangan dalam dunianya sendiri itu ketika ia mendirikan tenda ataupun mengumpulkan kayu bakar, yang mana selalu ia lakukan seorang diri di spot-spot kamping yang tersebar di sekitar tempat tinggalnya.
Tapi, suatu hari, dalam salah satu agenda solo camping-nya, Rin tidak sengaja bertemu Nadeshiko Kagamihara yang tersesat, yang memaksanya untuk diperbolehkan ikut menginap di tenda.
Berkat Nadeshiko, Rin pun mulai melihat keseruan kamping bersama teman atau orang-orang tersayang.
Buat kalian yang sudah kebelet pengin pergi kamping juga tapi terhalang peralatan dan minimnya pengalaman, boleh nih buat mulai belajar tips dan trik kamping dari Rin, Nadeshiko, dan kawan-kawan. Yuk, nonton Laid Back Camp secara legal di Crunchyroll, Netflix, atau HiDive, ya!
- Super Cub (2021)
Nah, anime cewek-cewek lucu naik gunung, sudah. Anime cewek-cewek imut pergi kamping, juga sudah. Sekarang ada anime cewek-cewek bau oli, nih! Eits, tapi bukan bau oligarki—tapi bau oli motor, lho, ya!
Ya, inilah Super Cub. Anime yang menceritakan perempuan-perempuan yang tertarik pada dunia otomotif, khususnya motor cub.
Bermula dari Koguma yang tidak punya apa-apa—tidak ada orang tua, hobi, teman, pun tujuan. Suatu hari, di jalan pulang sekolah, dia mampir ke toko sepeda dengan harapan buat beli motor skuter. Namun, sayang, uang Koguma enggak cukup.
Si Pemilik Toko pun menawarkan sebuah motor Honda Super Cub bekas kepadanya senilai uang yang dibawa si Gadis. Berharap sebuah motor dapat menyelamatkannya dari rutinitas hidup yang monoton, Koguma pun setuju untuk membeli motor itu.
Bersama motor barunya, hari-hari kelabu Koguma pun perlahan mulai dipenuhi warna.
Buat kamu yang pengin belajar lebih soal motor atau penasaran soal motor Super Cub yang dulu pernah populer, bisa nih ikutin petualangannya Koguma di Crunchyroll atau kanal YouTube Muse Indonesia, ya!
- Girls’ Last Tour (2017)
Rekomendasi terakhir untuk anime iyashikei yang bisa bikin hatimu sejuk adalah Girls’ Last Tour. Anime ini, sekilas seperti gabungan Laid Back Camp dan Kino’s Journey: The Beautiful World. Kenapa? Karena anime ini seperti gabungan genre CGDCT (Cute Girl Doing Cute Things) yang santai dan imut, dengan philosophical yang cukup membuat otak melintir.
Mengambil latar dunia paska-apokaliptik, di tengah sisa-sisa reruntuhan kota yang dulunya berkembang pesat, terdengar deru motor yang memecah kesunyian musim dingin. Adalah Chito dan Yuuri yang mengendarai motor tersebut dengan berboncengan. Mereka adalah manusia-manusia terakhir yang selamat dari peperangan besar.
Berdua, mereka menyelusuri kamp-kamp bekas militer di antara puing-puing kota demi bertahan hidup—mengais-ngais makanan dan juga benda-benda yang masih bisa digunakan untuk tetap survive.
Selama mereka menjelajahi sisa-sisa peradaban di tanah yang terlantar, Chito dan Yuuri terus berspekulasi tentang dunia lama. Bagaimana bentuknya? Bagaimana kehidupan orang-orang pada masa itu? Apa saja yang mereka makan? Apakah perang itu baik atau buruk? Bagaimana dengan Tuhan mereka?
Di antara kehampaan pada pengujung usia semesta, kedua gadis itu, Chito dan Yuuri, berusaha menemukan secercah harapan di dunia yang suram dan sekarat.
Wow, pasti berat, nih! Eh, enggak, kok! Dengan adanya karakter-karakter yang lucu dan imut seperti Chito dan Yuuri, suasana suram dan berat dari anime ini malah enggak terasa sama sekali, lho! Enggak percaya? Coba aja tonton mereka langsung melalui aplikasi Bstation, Prime Video, atau kanal YouTube Muse Asia, ya!