JawaPos.com - Dunia perfilman Indonesia tengah didatangi film horor terbaru, yang diadaptasi dari film horor Turki "Siccin". Dengan arti yang sama, film garapan Rapi Films ini berjudul "Sijjin".
Film ini lahir dari kolaborasi epik antara Hadrah Daeng Ratu sebagai sutradara dan Lele Laila sebagai penulis skenario.
"Sijjin" juga dibintangi oleh tiga aktor hebat sebagai pemeran utama, yakni Anggika Bolsterli, Ibrahim Risyad, dan Niken Anjani.
Baca Juga: Mulai Syuting 15 November, Begini Kisah di Balik Produksi Film Horor Lembayung
Selain menghadirkan konflik percintaan dan keluarga, film horor ini juga mengangkat kondisi sosial di Indonesia.
Menawarkan unsur religi dan praktik ilmu hitam yang sangat kental di lingkungan masyarakat. Tampak dari trailer film yang sudah diunggah ke platform YouTube.
Banjir keseruan, intip fakta menarik film "Sijjin" berikut ini.
Baca Juga: Telah Resmi! Nintendo sedang Menggarap Film Adaptasi Game Legend of Zelda
1. Adaptasi Film Horor Turki "Siccin"
Film horor "Siccin" memeiliki 6 sekuel. Film ini pertama kali rilis di Turki pada 2014 dengan judul "Siccin". Film pertama dari sekuel ini bercerita tentang kisah Znur yang memiliki cinta platonis dengan Kudret, sepupunya. Namun, cinta Znur bertepuk sebelah tangan karena Kudret menikahi Nisa. Hal itu membuat Znur cemburu dan mengirim ilmu hitam untuk menghancurkan rumah tangga sepupunya.
Setiap sekuel "Siccin" memiliki alur berbeda. "Siccin 2" (2015) berkisah tentang pasangan suami istri, Adnan dan Hicran, yang kehilangan anak mereka karena kecelakaan misterius. Itu membuat Hicran menyelidiki penyebab kematian putranya.
Sedangkan "Siccin 3" (2016), menceritakan tentang seorang istri yang sudah meninggal dunia dan seorang suami yang berusaha membangkitkan istrinya dengan cara ritual gaib.
Lalu, "Siccin 4" (2017) berkisah tentang keluarga Yilmaz yang pindah ke rumah nenek mereka, Saadet, karena masalah finansial. Namun, mereka justru dihantui oleh makhluk gaib yang tidak menginginkan kehadiran mereka di rumah itu.
Berbeda dengan sekuel sebelumnya, konflik "Siccin 5" (2018) dihadirkan lebih berat. Film itu mengisahkan Hale yang bersikap aneh setelah bermimpi mendatangi rumah tua di Desa Karain. Desa itu dijadikan praktik ritual terlarang selama bertahun-tahun.
Terakhir, "Siccin 6" (2019" bercerita tentang penduduk desa di Turki yang dipengaruhi mantra ilmu hitam. Mantra itu mengakibatkan penduduk itu menderita. Karenanya mereka berusaha mencari petunjuk untuk menghilangkan pengaruh mantra.
2. Cerita tentang Praktik Ilmu Hitam
Praktik ilmu hitam atau santet sudah tidak asing di Indonesia. Dalam film "Sijjin", santet digunakan sebagai media halus untuk membalaskan rasa sakit hati sekaligus menghancurkan keluarga orang lain.
Baca Juga: Film The Marvels Panen Pujian dari Kritikus sebelum Rilis secara Global
3. Lele Laila Merasa Kesulitan Menulis Skenario
Pengalaman Lele Laila sebagai penulis skenario jelas tidak mungkin bisa diragukan. Meski pernah menulis film horor "Danur" dan "KKN di Desa Penari", Lele tetap merasa kesulitan. Dia tertekan dengan pembawaan film aslinya yang sudah bagus. Karenanya Lele berusaha supaya skenario yang dibuatnya tidak memberi kesan jelek pada penonton.
4. Kolaborasi Kedua Ibrahim Risyad dan Anggika Bolsterli
Sebelum beradu akting dalam film "Sijjin", Ibrahim dan Anggika pernah bermain dalam film yang sama, yaitu "Hati Suhita". Karenanya film ini menjadi kolaborasi kedua antara Ibrahim dan Anggika.
Baca Juga: Disney Dukung Israel, Film The Marvels Diprediksi akan Terkena Dampaknya
5. Judul Film
Film "Sijjin" merupakan karya adaptasi dari film Turki "Siccin". Meskipun disusun dengan abjad yang berbeda, judul kedua film tersebut memiliki arti yang sama. Dalam Al-Quran, sijjin berarti kitab yang berisi catatan perbuatan orang-orang yang durhaka. Bisa diartikan, Sijjin adalah penjara bagi orang-orang yang buruk sikapnya.
Itu adalah fakta menarik film "Sijjin". Film horor terbaru yang siap menyapa penonton mulai tanggal 9 November.