JawaPos.com - Dibalik jeruji besi Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, terpidana kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memenuhi kebutuhan pribadinya dengan menjual buku Ahok di Mata Mereka. Dari penjualan buku itu, dirinya mendapat keuntungan cukup besar.
Adik kandung Ahok, Fifi Lety Indra mengungkapkan bahwa pendapatan dari hasil berjualan buku digunakan sang kakak untuk biaya sehari-hari selama di penjara. Harga satuan buku yang dilengkapi dengan tanda tangannya itu dibanderol Rp 750 ribu.
"Sehari bisa sampai 50 buku bapak harus ttd order. Lebih kaya sih di penjara," kata Fifi usai persidangan cerai Ahok-Veronica di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Rabu (28/2).
Namun, penghasilan jualan buku tidak dinikmati Ahok seorang diri. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu tetap berbagi kepada warga yang membutuhkan.
"Untuk juga kegiatan sosial. Biasanya kita tolong dari zaman bapak saya, almarhum. Kayak kemarin Belitung kebanjiran, untung rumah saya sendiri yang nggak kena. Terus masyarakat pada ditampung di rumah siapa? Yang kasih makan, kasih minum? Rumah rusak siapa yang perbaiki? Kita juga," tuturnya.
Saat ditanya penghasilan dari berjualan buku, Fifi tak menepis kabar bahwa Ahok meraup untung hingga miliaran rupiah. Dirinya hanya mengucapkan rasa syukur sebagai tanda kebanggaannya kepada mantan Bupati Belitung Timur itu.
"Puji Tuhan," imbuhnya.
Sementara itu, Ahok kini juga sedang membuat buku renungan Al Kitab. Buku tersebut menceritakan perjalan spiritual Ahok selama di tahanan. Buku itu diprediksi akan laku keras, sebab saat ini sudah banyak yang memesannya, bahkan hingga dari luar negeri.
"Ini lagi nulis buku lagi, renungan Al Kitab. Jadi dia sudah ada beberapa renungan Al Kitab, ada renungan harian. Nanti 365 hari orang bisa ikutin bapak selama di sel," pungkasnya.