JawaPos.com – Kaki merupakan salah satu anggota tubuh yang kaya akan kelenjar minyak, sehingga berpotensi menimbulkan keringat berlebih dan bau tidak sedap.
Bau kaki dapat mengganggu kenyamanan hingga menurunkan rasa percaya diri seseorang, terutama jika sering beraktivitas menggunakan sepatu.
Hal tersebut juga akan membuat orang sekitar menjauh karena merasa risih dengan bau busuknya.
Dilansir dari Journal of Pharmacy Science and Practice, kemunculan bau kaki disebabkan oleh percampuran antara keringat dan bakteri. Bila dibiarkan, permasalahan ini bisa memicu infeksi kelenjar apokrin sehingga meluas menjadi bau badan.
Yuk simak 8 tips sederhana berikut untuk mencegah bau kaki dan menjaga kenyamanan sehari-hari:
- Potong dan Bersihkan Kuku
Kuku yang panjang dan kotor merupakan sarang bakteri sebagai pemicu utama bau kaki. Oleh karena itu, pastikan kamu tidak lupa membersihkan dan memotong kuku secara rutin agar terhindari dari penumpukan kotoran.
Dikutip dari laman ciputrahospital.com, waktu efektif untuk memotong kuku adalah sekitar seminggu atau 40 hari sekali. Namun, hindari pemotongan kuku yang terlalu pendek karena dapat meningkatkan risiko infeksi.
- Rutin Olahraga
Berdasarkan informasi dari artikel bnp.jambiprov.go.id, kegiatan olahraga tidak hanya bermanfaat bagi kebugaran tubuh, tetapi juga mampu meningkatkan sirkulasi darah kulit kaki.
Hal tersebut secara tidak langsung dapat mencegah kemunculan bau busuk pada kaki saat beraktivitas seharian.
Oleh karena itu, segera luangkan waktu untuk melakukan olahraga seperti lari ringan, bersepeda, berenang, ataupun senam aerobic jika kamu memiliki permasalahan bau kaki.
Baca Juga: Aroma yang Semerbak, Berikut 5 Cara Terbaik untuk Mengatasi Masalah Bau Kaki
- Pemilihan Sepatu yang Tepat
Gunakanlah sepatu yang memiliki sirkulasi udara untuk meminimalisir produksi keringat dan kelembapan pada telapak kaki.
Selain itu, kesesuaian ukuran juga perlu diperhatikan karena sepatu yang terlalu sempit akan memicu tekanan sehingga produksi keringat tidak terkontrol.
- Gunakan Kaos Kaki
Fungsi kaos kaki saat menggunakan sepatu tidak kalah penting untuk mencegah bau tidak sedap.
Pilihlah bahan kaos kaki yang mudah menyerap keringat seperti katun guna menjaga kaki tetap kering dan terhindar dari kelembapan berlebih.
- Lakukan Eksfoliasi
Eksfoliasi merupakan proses pengangkatan sel kulit mati serta kotoran yang menempel pada kulit. Hal tersebut dapat diterapkan dengan pemakaian scrub atau batu apung dengan frekuensi 1 – 2 kali seminggu.
Selain itu, kamu juga perlu mencuci kaki secara rutin menggunakan sabun anti bakteri untuk mencegah bau tidak sedap.
- Rendam Air Garam
Merendam kaki pada air garam merupakan salah satu solusi efektif untuk mengangkat sel kulit mati sekaligus menghilangkan bau kaki.
Campurkan air dengan setengah cangkir garam Epsom atau garam Inggris, kemudian rendam kaki di dalamnya selama 10 – 20 menit.
Namun, jika ingin melakukan metode ini pastikan kakimu tidak memiliki luka terbuka atau bisul karena dapat memperparah kondisinya.
- Manfaatkan Kantong Teh
Teh memiliki kandungan antibakteri dan antioksidan yang mampu memperkecil pori-pori sekaligus mencegah kemunculan bakteri penyebab bau kaki.
Langkah pertama, rebus dua kantung teh hitam dan satu liter air selama 15 menit. Setelah itu, campurkan kembali dengan dua liter air untuk merendam kaki selama 30 menit.
- Manfaatkan Cuka Apel
Cuka apel memiliki kandungan antibakteri yang mampu mencegah kemunculan bakteri penyebab bau tidak sedap.
Cara mengaplikasikannya adalah dengan mencampurkan air dan cuka apel, kemudian gunakan untuk merendam kaki selama 15-20 menit.