← Beranda

7 Cara Mengatasi Kelelahan Mental yang Menyerang Seseorang dalam Melakukan Setiap Pekerjaan

Pravita Windi Anatasa NitriaKamis, 28 Agustus 2025 | 18.49 WIB
Ilustrasi cara mengatasi kelelahan mental yang menyerang seseorang/freepik.com

JawaPos.com - Selain penyebab kelelahan mental yang umum diketahui, ada beberapa faktor tersembunyi yang sering terabaikan, tetapi punya dampak besar terhadap kesehatan mentalmu.

Faktor-faktor seperti pola makan yang kurang bergizi, kurangnya aktivitas fisik, dan dehidrasi ternyata sangat berperan dalam menjaga fungsi otak.

Meskipun tampak tidak berhubungan, kondisi-kondisi ini dapat memengaruhi kemampuan otak secara signifikan. Memahami dan mengatasi faktor-faktor ini menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan mental dan meningkatkan performa otak.

Dikutip dari Calm, berikut ini beberapa cara mengatasi kelelahan mental yang menyerang seseorang dalam melakukan setiap pekerjaan.

Baca Juga: 6 Penyebab Kelelahan Mental terhadap Tubuh yang Perlu Diwaspadai supaya Tidak Beresiko Buruk bagi Kesehatan

1. Istirahat sejenak

Jangan ragu memberi dirimu jeda sejenak guna merawat kesehatan mental. Terus bekerja tanpa henti atau terjebak dalam pikiran penuh kekhawatiran justru bisa memperparah rasa lelah dan stres yang dialami. Luangkan waktu untuk berhenti sejenak, apakah itu dengan berjalan santai, tidur siang singkat, atau bahkan mematikan ponsel selama beberapa saat.

Aktivitas sederhana yang membantu menjauhkan pikiran dari sumber stres ini sangat efektif dalam menyegarkan kembali energi mentalmu. Menerapkan kebiasaan istirahat mental secara rutin bukan hanya membantu mengurangi kelelahan, namun juga meningkatkan fokus dan produktivitasmu.

Baca Juga: 7 Gejala Emosional Kelelahan Mental yang Harus Disadari Sejak Awal, Salah Satunya Mudah Marah

2. Coba mediasi singkat

Saat pikiran terasa lelah dan terlalu penuh dengan berbagai beban, penting memberikan perhatian khusus pada kesehatan mental dan emosionalmu. Salah satu cara terbaik menenangkan pikiran adalah dengan meditasi.

Praktik ini memberi ruang bagi otak guna beristirahat sejenak dari kesibukan sehari-hari. Kamu dapat melakukan meditasi di pagi hari guna memulai hari dengan tenang, di tengah hari agar lebih rileks dan fokus, atau di malam hari untuk mengembalikan ketenangan sebelum tidur.

Bahkan sesi meditasi singkat dan sederhana setiap hari sudah cukup membantu mengurangi kelelahan mental secara signifikan. Dengan rutin meluangkan waktu untuk meditasi, kamu tidak hanya menenangkan pikiran tetapi juga meningkatkan kualitas fokus dan energi sepanjang hari.

3. Perbanyak tidur

Kurang tidur yang berkualitas tidak hanya membuat tubuh terasa lelah, namun juga berdampak besar terhadap kesehatan mentalmu. Demi menjaga pikiran tetap segar dan berenergi, usahakan memperoleh waktu tidur antara 7 hingga 8 jam setiap malam.

Gangguan pada pola tidur bisa mengacaukan ritme sirkadian atau jam biologis tubuh, sehingga memicu rasa lelah mental yang berkepanjangan. Oleh sebab itu, menjaga konsistensi jadwal tidur sangat penting agar tubuh dan pikiranmu bisa beristirahat dengan optimal setiap hari.

4. Tetap aktif

Bergerak aktif tidak hanya baik bagi kesehatan tubuh, tapi juga sangat bermanfaat bagi kesehatan mentalmu. Cukup dengan melakukan olahraga ringan selama 20–30 menit setiap hari, kamu bisa merasakan peningkatan suasana hati sekaligus memperoleh dorongan energi yang signifikan.

Rutin berolahraga membantu melepaskan hormon endorfin yang membuat dirimu merasa lebih bahagia dan segar, sekaligus memperkuat stamina fisik supaya lebih bertenaga dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

5. Lakukan perawatan diri

Menjadikan perawatan diri sebagai bagian dari rutinitas harian merupakan kunci untuk menjaga kesejahteraan mentalmu. Momen-momen kecil dalam merawat diri secara sadar dapat membantu mengurangi tekanan dan kelelahan pikiran tanpa perlu menyita waktu seharian.

Entah itu dengan berendam air hangat yang menenangkan, membaca buku favorit, atau melakukan teknik pernapasan dalam-dalam, meluangkan waktu khusus bagi diri sendiri dapat memberikan efek positif yang besar pada kondisi mentalmu. Kebiasaan sederhana ini tidak hanya menyegarkan pikiran, tetapi juga memperkuat kemampuanmu dalam menghadapi stres sehari-hari.

6. Bersihkan ruang dari barang yang tak perlu

Lingkungan yang berantakan sering menjadi sumber stres yang tak disadari, tapi dampaknya bisa sangat nyata pada kondisi mentalmu. Meluangkan waktu merapikan ruang tamu atau area kerja dapat membantu melepaskan beban pikiran dan memberi ruang bagi energi positif.

Menata ulang lingkungan fisikmu tidak hanya menciptakan suasana yang lebih teratur, tetapi juga memberi rasa kontrol yang mampu menenangkan pikiran secara psikologis.

Jika kamu merasa terlalu kewalahan membersihkan semuanya sekaligus, mulailah dari langkah kecil seperti merapikan meja kerja terlebih dahulu. Setelah itu, perhatikan bagaimana suasana hatimu berubah dan apakah kamu terdorong untuk melanjutkan merapikan bagian lain.

7. Tulis pikiranmu

Kadang-kadang, pikiran kita butuh tempat yang aman untuk mengekspresikan perasaan dan kekhawatiran yang sedang dirasakan. Menulis jurnal bisa menjadi cara efektif menyalurkan semua itu, membantumu mengenali dan memahami apa yang sebenarnya terjadi di dalam diri.

Terutama saat menghadapi stres atau kelelahan mental, menuangkan isi hati ke dalam tulisan dapat membuat masalah terasa lebih ringan dan lebih mudah dikelola. Kebiasaan menulis ini tak hanya meredakan tekanan batin, tetapi juga membantumu menemukan solusi dan meningkatkan kesejahteraan mental.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho