JawaPos.com - Alpukat merupakan buah yang populer karena teksturnya yang lembut dan kandungan nutrisinya yang tinggi.
Namun, alpukat memiliki masa simpan yang relatif singkat setelah matang. Jika tidak disimpan dengan benar, buah ini bisa cepat busuk dan tidak layak konsumsi.
Dilansir dari Healthline, berikut adalah ciri-ciri alpukat busuk dan cara menyimpannya agar tetap segar lebih lama.
Ciri-Ciri Alpukat Busuk
1. Perubahan Warna Kulit
Beberapa jenis alpukat, seperti alpukat Hass, mengalami perubahan warna kulit saat matang. Alpukat yang belum matang berwarna hijau cerah dan akan berubah menjadi hijau gelap atau kecokelatan ketika matang. Jika kulitnya hampir hitam dan terasa sangat lembek ketika ditekan, itu adalah tanda bahwa alpukat sudah terlalu matang dan mungkin busuk.
2. Tekstur yang Terlalu Lembek
Alpukat yang segar akan terasa sedikit empuk saat ditekan. Namun, jika terlalu lembek hingga jari Anda tenggelam saat menekannya, besar kemungkinan buah tersebut sudah busuk.
3. Bercak Hitam pada Daging Buah
Saat dipotong, alpukat segar akan berwarna hijau cerah. Jika terdapat bercak cokelat atau hitam di seluruh daging buah, itu merupakan indikasi bahwa alpukat sudah busuk. Namun, jika hanya ada satu titik kecil, bisa jadi itu hanya memar dan masih bisa dipotong bagian tersebut.
4. Aroma yang Asam atau Tengik
Alpukat segar memiliki aroma yang ringan dan sedikit manis. Jika Anda mencium bau asam atau tengik, itu adalah tanda pembusukan. Bau kimia atau rasa aneh juga bisa menandakan bahwa alpukat sudah tidak layak dimakan.
Baca Juga: 9 Makanan Sehat yang Harus Anda Hindari untuk Dikonsumsi Berlebihan, Salah Satunya Alpukat
5. Munculnya Jamur
Jika Anda melihat jamur berwarna putih atau abu-abu pada kulit atau daging buah, sebaiknya jangan dikonsumsi. Jamur dapat menyebar ke seluruh daging alpukat dan berisiko menyebabkan masalah kesehatan.
Cara Menyimpan Alpukat Agar Tetap Segar
1. Simpan di Suhu Ruangan Jika Belum Matang
Alpukat yang belum matang sebaiknya disimpan di tempat sejuk dengan suhu ruangan agar proses pematangan berjalan alami.
2. Simpan di Kulkas Jika Sudah Matang
Setelah matang, segera simpan alpukat di dalam kulkas untuk memperlambat proses pembusukan.
3. Gunakan Perasan Lemon
Jika sudah dipotong, oleskan perasan lemon pada permukaan daging buah dan simpan dalam wadah kedap udara di kulkas. Ini membantu mencegah perubahan warna kecokelatan akibat oksidasi.
4. Jangan Simpan Bersama Buah Lain
Alpukat menghasilkan gas etilen yang dapat mempercepat pematangan. Hindari menyimpannya dengan buah lain yang sensitif terhadap gas ini.
Mengetahui ciri-ciri alpukat busuk dan cara menyimpannya dengan benar dapat membantu Anda mengurangi pemborosan dan menikmati buah yang segar lebih lama. Pastikan Anda memeriksa tekstur, warna, aroma, dan kondisi daging buah sebelum dikonsumsi.
Dengan tips di atas, Anda tidak perlu lagi khawatir alpukat yang Anda beli akan cepat busuk. Simpan dengan baik dan nikmati manfaat sehat dari alpukat setiap hari. (Sri Wahyuni)