← Beranda

Rahasia Umur Panjang: 8 Kebiasaan Unik Orang yang Hidup Lebih dari 100 Tahun, Praktikkan Mulai Sekarang!

Ajilan Fauza FathayanieSelasa, 25 Februari 2025 | 01.46 WIB
Ilustrasi orang yang hidup lebih dari 100 tahun

JawaPos.com - Tidak semua orang bisa mencapai usia 100 tahun, tetapi bagi mereka yang berhasil, ada rahasia yang tersembunyi di balik gaya hidup mereka.

Banyak yang mengira umur panjang hanya dipengaruhi oleh faktor genetik, padahal kenyataannya, kebiasaan sehari-hari memainkan peran yang jauh lebih besar.

Orang-orang yang hidup lebih dari 100 tahun ternyata memiliki pola hidup yang unik, mulai dari cara mereka menjaga tubuh, mengelola emosi, hingga membangun hubungan sosial yang kuat.

Menariknya, kebiasaan-kebiasaan ini bukanlah sesuatu yang sulit diterapkan. Jika Anda ingin menikmati hidup yang panjang, sehat, dan bahagia, tidak ada salahnya untuk mulai mempraktikkan beberapa kebiasaan berikut yang telah terbukti membantu banyak orang mencapai usia 100 tahun atau lebih.

Dilansir dari laman Small Biz Technology pada Senin (24/2), berikut merupakan 8 kebiasaan unik orang yang hidup lebih dari 100 tahun.

1. Selalu Berpikir Positif

Hidup hingga 100 tahun tentu bukan tanpa tantangan. Mereka juga mengalami kesedihan, kehilangan, dan berbagai masalah lainnya.

Namun, mereka memiliki cara berbeda dalam menghadapi kesulitan. Mereka memilih untuk tetap berpikir positif dan mencari sisi baik dalam setiap keadaan.

Mereka tidak mudah menyerah atau terlalu lama meratapi kegagalan. Mereka percaya bahwa setiap masalah pasti memiliki jalan keluarnya.

Sikap positif ini bukan hanya membantu mereka mengatasi stres dengan lebih baik, tetapi juga berdampak besar pada kesehatan fisik mereka.

Orang yang optimis terbukti memiliki risiko penyakit jantung yang lebih rendah, sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat, serta umur yang lebih panjang dibandingkan mereka yang sering berpikir negatif.

2. Selalu Melatih Otak

Orang yang hidup lebih dari 100 tahun cenderung memahami bahwa otak perlu dilatih sama seperti tubuh. Oleh karena itu, mereka selalu mencari cara untuk menjaga pikiran mereka tetap aktif.

Banyak dari mereka yang suka membaca buku, menulis, mengisi teka-teki silang, bermain catur, atau bahkan belajar hal-hal baru seperti bahasa asing atau memainkan alat musik.

Aktivitas-aktivitas ini membuat otak mereka tetap tajam dan mencegah penurunan daya ingat yang sering terjadi seiring bertambahnya usia.

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering melatih otaknya memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit seperti Alzheimer dan demensia.

Kebiasaan ini juga membuat hidup mereka lebih menarik dan penuh dengan tantangan yang menyenangkan.

3. Mereka Menerima Penuaan dengan Ikhlas

Banyak orang yang takut menjadi tua, tetapi mereka yang hidup lebih dari 100 tahun justru menerima penuaan dengan lapang dada.

Mereka tidak melihat usia tua sebagai sesuatu yang menakutkan, melainkan sebagai bagian alami dari kehidupan yang penuh dengan pengalaman dan kebijaksanaan.

Mereka tidak terlalu khawatir dengan kulit keriput atau rambut yang memutih, tetapi lebih fokus pada hal-hal yang benar-benar penting, seperti kesehatan, kebahagiaan, dan hubungan dengan orang lain. Sikap ini membuat mereka lebih bahagia dan lebih damai dalam menjalani hidup.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang menerima penuaan dengan sikap positif cenderung memiliki kesehatan yang lebih baik dan hidup lebih lama dibandingkan mereka yang selalu khawatir tentang bertambahnya usia.

4. Memiliki Hubungan Sosial yang Baik

Hidup hingga usia 100 tahun bukan hanya tentang menjaga tubuh tetap sehat, tetapi juga tentang memiliki hubungan sosial yang kuat.

Mereka selalu menjaga hubungan baik dengan keluarga, teman, dan lingkungan sekitar.

Mereka sering menghabiskan waktu bersama orang-orang yang mereka cintai, entah itu sekadar berbicara, makan bersama, atau saling membantu dalam kehidupan sehari-hari.

Hubungan sosial yang baik membuat mereka merasa dicintai, dihargai, dan memiliki alasan untuk terus hidup.

Penelitian menunjukkan bahwa memiliki hubungan sosial yang erat dapat mengurangi stres, meningkatkan kesehatan mental, serta memperpanjang usia seseorang.

Mereka yang memiliki teman dan keluarga yang mendukung juga lebih jarang mengalami depresi atau perasaan kesepian, yang sering kali menjadi faktor utama menurunnya kesehatan di usia tua.

5. Mereka Selalu Bersyukur

Orang yang hidup lebih dari 100 tahun cenderung memiliki sikap yang penuh dengan rasa syukur. Mereka tidak hanya fokus pada hal-hal besar, tetapi juga menghargai kebahagiaan-kebahagiaan kecil dalam hidup.

Mereka menikmati sinar matahari di pagi hari, merasakan nikmatnya secangkir teh hangat, atau sekadar tersenyum karena percakapan yang menyenangkan dengan orang lain.

Mereka tidak mudah mengeluh atau merasa iri dengan kehidupan orang lain. Kebiasaan bersyukur ini membuat mereka lebih bahagia, lebih tenang, dan memiliki kesehatan mental yang lebih baik.

Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering bersyukur cenderung memiliki tekanan darah lebih stabil, tidur lebih nyenyak, dan sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat.

6. Selalu Aktif Bergerak

Orang yang hidup lebih dari 100 tahun tidak hanya duduk diam atau menghabiskan waktu berjam-jam menonton televisi.

Mereka selalu berusaha untuk tetap aktif dalam kehidupan sehari-hari, meskipun bukan dengan olahraga berat seperti lari maraton atau angkat beban.

Mereka lebih memilih aktivitas ringan tetapi konsisten, seperti berkebun, berjalan kaki di sekitar rumah, membersihkan rumah, atau bahkan sekadar berdiri dan bergerak setiap beberapa waktu.

Kebiasaan ini membantu menjaga kelenturan otot, mencegah nyeri sendi, dan membuat jantung tetap sehat.

Selain itu, aktivitas fisik yang teratur juga dapat membantu menjaga kesehatan otak, sehingga mereka lebih jarang mengalami masalah daya ingat atau penyakit seperti demensia.

7. Memilih Makanan yang Sehat

Orang yang hidup lebih dari 100 tahun tidak sekadar makan untuk kenyang, tetapi juga benar-benar memperhatikan kualitas makanan yang mereka konsumsi.

Mereka lebih memilih makanan alami dan segar, seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, serta biji-bijian yang kaya akan serat dan nutrisi.

Makanan cepat saji, makanan olahan, atau minuman bersoda jarang sekali masuk dalam pola makan mereka.

Bahkan, mereka sering memasak sendiri dengan bahan-bahan alami, menghindari gula dan garam berlebihan, serta lebih banyak mengonsumsi makanan yang mendukung kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Kebiasaan makan sehat ini membuat tubuh mereka lebih kuat, tidak mudah terkena penyakit kronis seperti diabetes, tekanan darah tinggi, atau gangguan jantung, serta memberi mereka energi yang cukup untuk tetap aktif meskipun sudah berusia lanjut.

8. Tidur yang Cukup

Berbeda dengan kebiasaan banyak orang modern yang sering begadang dan kurang tidur, orang yang hidup lebih dari 100 tahun memahami bahwa tidur adalah waktu bagi tubuh untuk memperbaiki dan memulihkan diri.

Mereka biasanya memiliki rutinitas tidur yang teratur, tidur lebih awal, dan bangun dengan segar di pagi hari. Beberapa dari mereka juga membiasakan tidur siang untuk mengembalikan energi.

Tidur yang cukup membantu menjaga daya tahan tubuh, memperkuat ingatan, serta mencegah berbagai penyakit yang berhubungan dengan penuaan, seperti tekanan darah tinggi dan gangguan jantung.

Selain itu, tidur yang berkualitas juga membuat mereka lebih bahagia dan tidak mudah stres.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho