← Beranda

Berusaha Menjauh, Ketahui 5 Ciri-ciri Seseorang yang Menjaga Jarak dan Menghindar dari Anda Menurut Psikologi

Risma Azzah FatinSenin, 17 Februari 2025 | 15.00 WIB
Ilustrasi seseorang sedang menjaga jarak. (Freepik)

JawaPos.com – Jika Anda pernah merasa ada seseorang dalam hidup Anda yang berusaha menjauh dari Anda. Hal itu bisa menjadi pengalaman yang membingungkan dan menegangkan, serta dipenuhi dengan pertanyaan dan keraguan.

Isyarat psikologis sering kali tidak kentara, sehingga sulit mengetahui apakah seseorang sengaja menjauhkan diri atau sekadar terganggu oleh hal lain. Memahami perilaku manusia tidak selalu mudah.

Berikut 5 tanda-tanda seseorang yang berusaha menghindar dari anda menurut psikologi, seperti dilansir dari laman Hack Spirit.

1. Membutuhkan waktu yang lama untuk merespons

Ketika seseorang peduli, mereka cenderung berusaha untuk tetap terhubung. Jika mereka tiba-tiba membutuhkan waktu lebih lama untuk merespons atau balasan mereka singkat, itu bisa menjadi tanda penarikan diri secara emosional.

Setiap orang memiliki hari-hari atau periode sibuk di mana mereka tidak dapat merespons dengan baik. Namun, jika ini menjadi tren yang konsisten tanpa penjelasan yang masuk akal, mungkin ini lebih dari sekadar kebetulan. Memahami hal ini bukan berarti menyalahkan diri sendiri atau mereka.

Ini tentang mengenali tanda-tandanya dan mengambil langkah-langkah untuk berkomunikasi secara efektif atau menyesuaikan harapan Anda. Sasarannya di sini adalah untuk membina hubungan yang lebih sehat dan lebih pengertian dalam hidup Anda.

2. Terlihat lebih sopan dari biasanya

Ini mungkin tampak seperti tanda yang aneh, tetapi peningkatan kesopanan terkadang dapat menunjukkan keinginan untuk menjaga jarak.

Ketika seseorang benar-benar dekat dengan Anda, interaksinya sering kali santai dan nyaman. Mereka merasa bebas menjadi diri mereka sendiri, dengan segala keunikannya.

Namun, jika Anda memperhatikan mereka mulai berkomunikasi lebih formal dengan Anda, itu bisa menjadi tanda adanya jarak emosional. Kesopanan yang berlebihan dapat berfungsi sebagai penyangga, menciptakan kesan formalitas dan interaksi yang impersonal.

Itu bisa menjadi cara mereka menjaga jarak dari Anda, tanpa harus melakukan konfrontasi langsung. Sekali lagi, ini bukan tentang mengambil kesimpulan terburu-buru atau menjadi paranoid terhadap setiap sikap sopan. Ini tentang memperhatikan perubahan dalam dinamika hubungan Anda dan memahami apa arti perubahan ini.

3. Menghindari kontak mata

Kontak mata merupakan bentuk komunikasi non-verbal yang kuat. Saat kita terhubung dengan seseorang, secara alami kita akan menatap mereka. Ini merupakan cara untuk menunjukkan minat dan pengertian.

Namun, jika seseorang mencoba menjaga jarak, mereka mungkin menghindari tatapan mata Anda. Ini bisa jadi karena kontak mata memicu pelepasan oksitosin, hormon yang meningkatkan perasaan empati dan hubungan emosional.

Dengan menghindari kontak mata, mereka mungkin mencoba mengelola perasaannya dan menjaga jarak. Tentu saja, ada berbagai alasan mengapa seseorang tidak mempertahankan kontak mata, seperti rasa malu atau norma budaya.

Namun jika perilaku ini dipadukan dengan tanda-tanda lain dalam daftar ini, ini bisa menjadi indikasi bahwa mereka secara halus menjaga jarak.

4. Perubahan pada bahasa tubuh

Perubahan dalam bahasa tubuh ini mungkin tampak halus, tetapi dapat mengungkapkan banyak hal tentang perasaan mereka. Kita semua pernah mengalami momen ketika sesuatu terasa ‘aneh’, meski kita tidak bisa menjelaskannya dengan tepat.

Percayalah pada insting Anda dan amati perubahan-perubahan kecil ini. Perubahan-perubahan ini dapat memberi Anda wawasan tentang dinamika hubungan Anda.

5. Merasa terganggu dengan sebuah percakapan

Ketika seseorang benar-benar hadir dalam suatu percakapan, mereka penuh perhatian dan terlibat. Namun jika mereka terus-menerus terganggu atau tampak tidak tertarik, itu bisa menjadi tanda bahwa mereka sedang menjauhkan diri secara emosional.

Seperti saat seorang teman yang sebelumnya nampak hadir saat pertemuan bersama, namun telah berubah menjadi jarang hadir untuk kumpul bersama. Disaat hadir mereka tampak berubah menjadi pendiam dan tertutup.

Perubahannya mungkin tidak kentara, tetapi perasaan tidak didengarkan atau dihargai bisa sangat mengecewakan. Ini tidak berarti mereka tidak peduli pada Anda, tetapi ini merupakan sinyal bahwa ada sesuatu dalam dinamika hubungan mungkin telah berubah.

EDITOR: Edy Pramana