← Beranda

Lakuning Manungsa, Ketahui Sifat Orang Berdasarkan Weton dengan Menghitung Dino dan Pasarannya, Begini Caranya

Muhammad Naufal RabbaniSenin, 10 Februari 2025 | 18.18 WIB
Ilustrasi seseorang yang ekspresif. (freepik)

JawaPos.com - Masyarakat Jawa memiliki kekayaan tradisi yang diwariskan secara turun temurun.

Salah satunya adalah weton yang tak hanya menjadi penghitung tanggal kelahiran, tetapi memiliki kaitan erat dengan melihat sifat dan kepribadian seseorang.

Bahkan, hingga kini, tak sedikit masyarakat Jawa yang masih menggunakan penghitungan weton untuk menentukan hari baik acara keluarga.

Weton merupakan kombinasi antara dino (hari) dan pasaran yang masing-masing memiliki nilai angka tersendiri.

Nilai-nilai ini kemudian dijumlahkan dan hasilnya disebut dengan neptu. Neptu inilah yang dipercaya dapat memberikan petunjuk mengenai watak atau sifat seseorang.

Melalui pengamatan yang dilakukan bertahun-tahun, masyarakat Jawa meyakini bahwa weton kelahiran dapat memberikan gambaran mengenai karakter seseorang.

Weton: Kombinasi Dino dan Pasaran

Melansir Primbon.com, weton adalah hari kelahiran manusia menurut penanggalan Jawa. Weton terdiri dari dino dan pasaran. Setiap dino dan pasaran memiliki angka masing-masing yang sifatnya baku. Untuk itu, mari mengetahui nilai angka untuk setiap dino dan pasaran.

Nilai Angka Dino

Minggu: 5

Senin: 4

Selasa: 3

Rabu: 7

Kamis: 8

Jumat: 6

Sabtu: 9

Nilai Angka Pasaran

Wage: 4

Kliwon: 8

Legi: 5

Pahing: 9

Pon: 7

Untuk mengetahui weton seseorang, kita perlu mengetahui hari dan pasaran kelahirannya. Misalnya seseorang yang lahir di Selasa Pon, maka neptunya adalah 10. Angka 10 ditemukan dari nilai hari Selasa (3) dan pasaran Pon (7).

Pengaruh Neptu pada Sifat Seseorang

Jumlah neptu antara dino dan pasaran akan mempengaruhi kepribadian seseorang. Masyarakat Jawa telah melakukan pengamatan pengaruh hari kelahiran terhadap jumlah neptu dan kepribadian manusia.

Maka dari itu, melansir kanal Youtube Ngaos Jawa, mari mengetahui macam sifat seseorang berdasarkan neptunya, berikut di antaranya:

Neptu 7: Memiliki sifat pandito kang lelaku, yaitu suka bepergian jauh, baik untuk tujuan liburan atau pekerjaan.

Neptu 8: Memiliki sifat lakuning geni, yaitu suka mendendam seperti bara api yang awalnya kecil namun kelak bisa membakar.

Neptu 9: Memiliki sifat lakuning angin, yaitu mudah dipengaruhi orang lain dan kadang tidak memiliki pendirian hidup.

Neptu 10: Dinaungi oleh pandito bangun teki, yaitu suka menasehati namun tidak mau menerima saran orang lain.

Neptu 11: Punya sifat lakuning setan, yaitu tidak cocok jadi pemimpin karena plin-plan dan tidak bisa berjiwa memimpin.

Neptu 12: Bersifat lakuning kembang, yaitu suka mengalah kepada orang lain dan menebar kedamaian.

Neptu 13: Dinaungi lakuning bulan, yaitu bisa menjadi pencerah bagi orang banyak dan tempat mencari solusi.

Neptu 14: Dinaungi lakuning bulan, yaitu bisa menjadi pencerah bagi orang banyak dan menjadi tempat memberi solusi.

Neptu 15: Memiliki sifat lakune geni, yakni sifatnya yang pendendam dan mudah tersulut amarah.

Neptu 16: Memiliki sifat lakuning banyu, yaitu mudah diatur dan suka mengayomi, sangat baik untuk dipilih menjadi seorang pemimpin.

Neptu 17: Dinaungi sifat lakune gunung, yaitu mudah diatur jika bisa meraih hatinya.

Neptu 18: Lakune paripurna, yaitu angka neptu paling besar, memiliki sifat dominasi kekuasaan dan setiap permintaannya harus dipenuhi.

Weton lahir adalah salah satu tradisi Jawa yang menjadi pengetahuan untuk menghitung hari baik seseorang. Pemahaman akan weton dapat membantu untuk memahami karakter dan sifat seseorang.

Namun, perlu diingat bahwa sifat seseorang tidak hanya dipengaruhi oleh weton lahir, tetapi juga faktor lingkungan dan pengalaman hidup.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho