← Beranda

Ingin Kenal dengan Diri Sendiri? Intip 7 Cara Mengidentifikasi Kekuatan Pribadi supaya Bisa Dikembangkan

Pravita Windi Anatasa NitriaKamis, 23 Januari 2025 | 19.00 WIB
Ilustrasi orang yang paham kekuatan dirinya (Tima Miroshnichenko/pexels.com)

JawaPos.com - Pendekatan umum dalam menemukan karier yang baik adalah dengan mengenali kekuatan pribadi dan mencari jalur yang sesuai.

Sayangnya, risiko terbesar adalah terlalu terbatas pada kekuatan yang ada dan mengabaikan potensi untuk mengembangkan kekuatan baru yang lebih kuat.

Ini terutama berlaku bagi orang muda yang mungkin belum sepenuhnya mengetahui keahlian mereka dan memiliki waktu yang panjang dalam mengembangkan kemampuan baru.

Mengutip 80000hours.org, berikut beberapa cara mengidentifikasi kekuatan pribadi supaya bisa dikembangkan.

1. Jangan fokus dengan yang dikuasai sekarang

Karier seseorang biasanya berlangsung selama beberapa dekade, memberikan banyak kesempatan guna berkembang dan belajar. Selama perjalanan karier tersebut, kita mempunyai potensi besar guna mengembangkan kekuatan dan keterampilan baru yang bisa membuka peluang baru dan memperkaya pengalaman profesional kita.

Meskipun kita memulai dengan keterampilan tertentu, karier panjang memberi kesempatan dalam mengembangkan keahlian melalui pendidikan, pelatihan, dan pengalaman. Potensi untuk tumbuh dalam dunia profesional sangat besar, dan setiap langkah maju memungkinkan kita menemukan kekuatan baru, membuka peluang yang lebih luas dalam perjalanan karier.

2. Perhatikan pengalaman kerjamu

Fokuslah pada perkembanganmu dengan membandingkan kemajuan yang telah dicapai dengan rekan-rekan yang memiliki tingkat pengalaman dan pelatihan yang serupa, bukan hanya menilai kinerjamu sendiri. Hal ini penting karena setiap orang berkembang dengan cara yang unik, dan dengan membandingkan dirimu dengan orang lain yang berada pada posisi yang sama, kamu bisa mendapatkan gambaran yang lebih akurat tentang sejauh mana kamu telah berkembang.

Mengukur kemajuan secara relatif bisa memberikan wawasan yang lebih jelas tentang area yang perlu diperbaiki dan area yang sudah dikuasai. Ini juga membantu untuk memotivasi dirimu terus maju, karena kamu dapat melihat bagaimana dirimu berkembang dalam konteks yang lebih relevan dengan kemampuan dan pengalaman yang dimiliki.

3. Kenali apa yang memberi energi dan motivasi dalam hidupmu

Di perguruan tinggi, kamu mungkin menemukan dirimu berhasil dalam mata kuliah yang tidak dianggap menarik atau memberi energi, namun meskipun kamu mampu melewatinya secara baik, mempertahankan konsistensi dalam bidang tersebut selama 10 tahun atau lebih bisa menjadi tantangan besar.

Kondisi ini mengarah pada pertanyaan penting, yakni apa yang sebenarnya tidak terasa seperti pekerjaan, meski pada kenyataannya itu adalah pekerjaan? Ini merupakan tugas atau karier yang mengalir begitu alami dan memuaskan bagimu, sehingga meskipun membutuhkan usaha, kamu tidak merasa terbebani atau terpaksa melakukannya. Tugas tersebut memberikan rasa puas dan pencapaian yang jauh melampaui sekadar rutinitas atau kewajiban.

4. Peroleh masukan

Bias negatif dan kedekatan emosional dengan diri kita sendiri biasanya membuat kita gagal menyadari potensi dan kelebihan yang kita miliki. Karena kita terlalu terbiasa dengan cara kita berpikir dan bertindak, kita mungkin tidak dapat melihat dengan jelas kekuatan atau kemampuan yang sebenarnya ada dalam diri kita.

Maka dari itu, salah satu cara yang paling efektif untuk memahami diri kita lebih baik adalah dengan bertanya kepada orang lain. Orang yang berada di sekitar kita baik itu teman, kolega, atau keluarga dapat memberikan pandangan yang lebih objektif tentang kualitas atau potensi kita yang mungkin kita abaikan.

5. Pikirkan secara dalam tentang kekuatanmu

Saat mempertimbangkan pilihan karier atau jalur hidup, penting untuk tidak hanya fokus pada keterampilan dan kemampuan yang dimiliki, namun juga untuk memperhitungkan berbagai faktor lain yang berkontribusi pada kesuksesan dan kepuasanmu.

Perjalanan kariermu dipengaruhi oleh hubungan, sumber daya, reputasi, serta aspek pribadi seperti kepribadian dan karakter. Selain keterampilan teknis, cobalah mempertimbangkan konteks, budaya, dan tipe orang yang cocok di lingkungan kerjamu agar dapat menemukan jalur yang tepat untuk berkembang.

6. Mulai dari hal-hal yang konkret

Cobalah meninjau kembali kalendermu dalam beberapa minggu terakhir dan perhatikan aktivitas-aktivitas apa saja yang telah kamu lakukan. Dari berbagai kegiatan yang tercatat, mana yang menurutmu paling memberikan energi, baik secara fisik, mental, maupun emosional?

Aktivitas-aktivitas tersebut mampu memberikan kepuasan, kegembiraan, atau rasa pencapaian yang mengungkapkan apa yang menginspirasi dan memotivasimu. Dengan memperhatikan kegiatan yang berdampak positif, kamu bisa mengetahui apa yang memberi energi dan area yang mungkin hendak difokuskan lebih lanjut.

7. Gabungkan dan padukan

Kamu bisa berpikir lebih dalam tentang bagaimana dirimu bisa menggabungkan berbagai kekuatan yang dimiliki, menciptakan kombinasi yang unik namun sangat berharga. Dengan memadukan kekuatan-kekuatan ini, kamu dapat menemukan pendekatan yang lebih inovatif dan efektif demi mencapai tujuan pribadi dan profesionalmu.

Selain itu, sangat penting dalam mencari kekuatan yang tidak hanya relevan untuk waktu sekarang, tetapi juga dapat terus diasah dan tingkatkan dalam jangka panjang, bahkan selama beberapa dekade ke depan. Dengan mengembangkan kekuatan yang terus berkembang dan relevan, kamu akan punya landasan yang kokoh supaya kesuksesan yang berkelanjutan, baik dalam karier maupun kehidupan pribadi.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho