← Beranda

Inilah 8 Alasan Mengapa Perempuan Tidak Pernah Menjadi Pengirim Pesan Pertama kepada Laki-laki

Pravita Windi Anatasa NitriaSelasa, 14 Januari 2025 | 00.58 WIB
ilustrasi seseorang yang membaca pesan tetapi sering lupa membalas/ Sumber foto: Freepik

 

JawaPos.com - Jika kamu pernah mengalami jatuh cinta pada seorang perempuan, maka pasti kamu sepakat bahwa rasanya sangat menyakitkan ketika dia tidak pernah mengirimkan pesan terlebih dahulu kepadamu. Ketika seorang perempuan tidak pernah memulai percakapan atau menghubungimu terlebih dahulu, perasaan keraguan dan kebingungan bisa muncul, membuatmu bertanya-tanya apakah dia benar-benar punya perasaan yang sama.

Situasi ini bisa menimbulkan keraguan, seperti mempertanyakan apakah dia tidak tertarik atau ada alasan lain mengapa dia enggan memulai komunikasi. Mengutip marriage.com, berikut ini beberapa alasan mengapa perempuan tidak pernah menjadi pengirim pesan pertama kepada laki-laki.

Baca Juga: Pesan Semesta untuk Virgo di 2025: Fokuslah Melakukan apa yang Kamu Rencakan Sejak Lama

1. Dia suka dikejar

Beberapa wanita memilih tidak mengirim pesan terlebih dahulu karena mereka ingin dirimu yang mengambil inisiatif untuk memulai kontak. Mereka menikmati perasaan dikejar dan menjadi pusat perhatian pasangannya. Hal ini bisa menjadi salah satu alasan utama mengapa dia tidak pernah menghubungimu terlebih dahulu.

Akibatnya, mereka akan lebih santai dan membiarkan orang lain yang selalu mengambil langkah pertama. Meskipun mereka mungkin ingin mengirim pesan terlebih dahulu, namun mereka cenderung bersikap lebih hati-hati dan membiarkan situasi berkembang dengan sendirinya.

2. Punya sejarah hubungan yang buruk

Tidak jarang merasa ragu saat menghadapi pemicu yang dapat membawamu kembali ke masa-masa sulit yang baru saja dilewati. Apabila dia mempunyai pengalaman buruk pada hubungan sebelumnya, maka kemungkinan dia merasa khawatir untuk kembali ke situasi yang sama.

Tidak mengirimimu pesan terlebih dahulu bisa jadi cara dia menunjukkan bahwa dirinya telah melalui hal-hal yang tidak ingin dialami lagi. Dalam situasi seperti ini, hal terbaik yang dapat kamu lakukan adalah memberinya waktu dan menunjukkan bahwa kamu tulus dan hadir dengan niat baik.

Baca Juga: Ketahui 7 Karakteristik Seseorang Lebih Suka Berbicara Lewat Telepon daripada Mengirim Pesan

3. Memiliki kepribadian introvert

Kaum introvert cenderung lebih menikmati waktu sendiri daripada berinteraksi sosial yang bisa tercermin dalam seberapa sering mereka mengirim pesan teks. Jika kamu berusaha mendekati seorang introvert, maka mengirimkan banyak pesan teks mungkin bukan langkah yang tepat.

Sebagai gantinya, cobalah membuka diri kepadanya dan tunjukkan bahwa dia bisa mempercayaimu. Setelah itu, biarkan dia menghubungimu dengan caranya sendiri dan sesuai kecepatannya. Seiring berjalannya waktu, kebiasaan tidak mengirim pesan terlebih dahulu akan mulai berubah.

4. Bukan komunikator yang baik

Apabila kamu pernah bertemu seseorang yang kesulitan mengungkapkan pikiran lewat tulisan, maka kamu pasti mengetahui bahwa mereka cemas dengan hal-hal yang melibatkan penulisan, baik di atas kertas maupun lewat pesan teks.

Jika dia jarang mengirim pesan terlebih dahulu atau susah membalas pesanmu, luangkan waktu guna memastikan apakah hal ini disebabkan oleh masalah komunikasi tertulis. Apabila kamu menemukan bahwa dia memang kesulitan dalam berkomunikasi lewat tulisan, cobalah menggunakan cara lain, seperti meneleponnya.

5. Sedang sibuk

Mungkin ini bukan hal yang mudah diterima, namun kamu perlu mempertimbangkan kemungkinan bahwa dia jarang mengirimimu pesan terlebih dahulu karena sedang sibuk dengan berbagai hal dalam hidupnya.

Jika dia sedang menghadapi banyak tekanan, seperti pekerjaan yang menuntut, lingkungan yang kompetitif, atau bahkan ambisi dalam mencapai tujuan-tujuannya, maka kamu mungkin harus menerima kenyataan bahwa dia tidak selalu bisa menghubungimu lewat pesan teks.

6. Belum yakin dengan perasaannya terhadapmu

Mengirim pesan teks terlebih dahulu bisa terasa seperti beban baginya apabila dia belum mampu mengungkapkan perasaannya terhadapmu dengan jelas. Pada umumnya, wanita cenderung mengirim pesan terlebih dahulu ketika mereka merasa ada ikatan yang kuat dan positif dengan seseorang.

Jika dia belum merasakan hal yang sama atau belum sampai pada titik di mana ia merasa cukup nyaman guna mengungkapkan perasaannya, hal ini dapat menjadi alasan mengapa dia belum pernah memulai percakapan terlebih dahulu. Dengan kata lain, ketidaksediaannya mengirim pesan mungkin terkait dengan perasaan yang masih belum cukup kuat atau terbuka.

7. Tidak terampil dalam memulai percakapan

Memulai percakapan membutuhkan kekuatan mental, dan ini yang diminta ketika kamu ingin seorang perempuan mengirimimu pesan terlebih dahulu. Aapbila dia merasa malu atau tidak nyaman memulai percakapan, maka itu bisa menghalanginya.

Guna menghadapinya, mulailah dengan percakapan yang jujur dan beri tahu dia bahwa tidak ada tekanan untuk mengatakan sesuatu yang benar atau salah. Cobalah membuatnya merasa nyaman denganmu, seperti teman yang tidak akan terganggu apapun yang dikatakan. Maka dia akan mulai merasa lebih santai dan terbuka.

8. Tidak tertarik menjalin hubungan

Jika dia jarang atau bahkan tidak pernah membalas pesanmu terlebih dahulu, dan tampaknya kesulitan untuk merespons meskipun kamu sudah menghubunginya, ini bisa menjadi indikasi jelas bahwa dia tidak tertarik untuk membangun hubungan denganmu.

Dalam situasi seperti ini, cara terbaik adalah menerima petunjuk yang diberikan dan tidak memaksakan diri melanjutkan komunikasi yang tidak mendapat respons yang diharapkan. Ini merupakan tanda bahwa mungkin sudah saatnya menghargai perasaannya dan memberi ruang bagi dirimu sendiri.

***

EDITOR: Novia Tri Astuti