← Beranda

Bukannya Glowing tapi Malah Iritasi! 7 Kombinasi Kandungan Skincare Ini Tidak Boleh Digunakan Bersamaan

Nafisah MisgiartiKamis, 2 Januari 2025 | 22.43 WIB
Kombinasi kandungan skincare yang tidak boleh digunakan bersamaan/Freepik

JawaPos.com - Kulit yang sehat dan glowing tentu menjadi idaman para wanita. Oleh karena itu, banyak yang menggunakan produk skincare untuk mendapatkannya.

Namun, ternyata penggunaan skincare yang salah bisa menyebabkan iritasi, bukannya semakin glowing dan awet muda.

Hal ini terjadi karena penggunanya salah mengaplikasikan kandungan skincare secara bersamaan.

Berikut ini 7 kombinasi kandungan skincare yang tidak boleh digunakan secara bersamaan.

1. Retinol dan Alpha Hidroxy Acid (AHA)

Kandungan AHA seperti asam glikolat dan turunan vitamin A seperti retinol seringkali ditemukan dalam skincare yang berfungsi untuk anti penuaan.

Kedua kandungan ini mempercepat pergantian sel kulit dan meningkatkan produksi kolagen untuk mencerahkan kulit dan menghilangkan garis-garis halus.

Namun, menggunakan kedua zat ini secara bersamaan dapat menyebabkan iritasi karena keduanya mengelupas lapisan kulit luar, dikutip dari Everyday Health (2/1).

2. Vitamin C dan Alpha Hidroxy Acid (AHA)

Kombinasi kandungan skincare ini memang sangat baik untuk mencerahkan kulit. Namun, juga berbahaya jika digunakan bersamaan karena bisa menimbulkan iritasi.

Sebagai alternatifnya, gunakan Vitamin C di pagi hari dan AHA di malam hari.

3. Retinol dan Benzoyl Peroxide

Retinol dapat digunakan sebagai anti aging sekaligus untuk mengobati jerawat. Zat ini bekerja dengan mengelupas kulit untuk mencegah pori-pori tersumbat.

Namun, penggunaan retinoid dan benzoyl peroxide secara bersamaan dapat mengurangi efektivitasnya, karena benzoyl peroxide dapat menonaktifkan molekul retinoid dikutip dari Vogue India (2/1).

Alternatifnya, gunakan benzoyl peroxide di pagi hari dan retinol di malam hari.

4. Vitamin C dan Benzoyl Peroxide

Zat benzoyl peroxide dapat mengganggu efektivitas dari vitamin C dengan merusaknya atau membuatnya teroksidasi, sehingga membuatnya tidak bekerja optimal.

5. Retinol dan Vitamin C

Kombinasi yang sebaiknya tidak digunakan bersamaan adalah retinoid dan vitamin C.

Vitamin C sulit diformulasikan karena paling efektif dalam lingkungan pH asam, sementara retinol bekerja dalam pH yang lebih tinggi (lebih basa).

Jika digunakan bersamaan, vitamin C dan retinol tidak akan bekerja secara optimal. Solusinya adalah menggunakan keduanya secara bergantian.

Karena retinol membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari, sebaiknya digunakan di malam hari.

Sementara vitamin C bekerja sangat baik di siang hari sebagai antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan akibat polusi dan sinar UV.

6. Retinol dan salysilic acid

Asam salisilat merupakan BHA yang mempercepat pergantian sel kulit untuk menjaga pori-pori tetap bersih. Zat ini biasanya digunakan untuk mengobati jerawat.

Namun, jika digunakan bersama dengan retinol, perpaduan ini dapat membuat kulit menjadi kering dan iritasi, bahkan memperburuk kondisi kulit.

Solusinya, gunakan salycilic acid di pagi hari dan retinol di malam hari.

7. Hidroquinon dan AHA

Seperti retinol, baik hidroquinon maupun AHA dapat menyebabkan iritasi jika digunakan sendiri maupun dikombinasikan.

Untuk mencegah iritasi, Anda bisa mencari pengganti hidroquinon, seperti asam traneksamat, ekstrak licorice, atau vitamin C.

Demikianlah 7 kombinasi kandungan skincare yang bisa berbahaya jika digunakan bersamaan karena menyababkan iritasi atau bahkan mengurangi efektivitasnya.***

EDITOR: Setyo Adi Nugroho