JawaPos.com – Ketika musim hujan, tubuh rentan terhadap berbagai penyakit termasuk masalah infeksi jamur.
Infeksi jamur merajalela karena peningkatan kelembapan dan air yang menyediakan kondisi ideal bagi jamur untuk berkembang biak dan menyebar.
Adapun lokasi tubuh yang paling sering terkena infeksi jamur, seperti sela paha, selangkangan, wajah, kulit kepala, ketiak, kaki, dan bokong.
Kemudian, infeksi jamur dapat menyerang individu dari semua kelompok usia.
Infeksi jamur pada kulit biasanya muncul sebagai area kemerahan dan gatal dengan hiperpigmentasi, melepuh, dan bengkak.
Dikutip dari Healthshots, Kamis (5/12), berikut lima jenis infeksi jamur yang sering muncul selama musim hujan dan tips mudah mengatasinya.
Tinea pedis
Tinea pedis atau kutu air menjadi infeksi jamur yang menyerang kaki, terutama di sela-sela jari kaki.
Kelembapan selama musim hujan menjadi lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan jamur.
Untuk mencegah kutu air, jaga agar kaki Anda tetap bersih dan kering serta hindari mengenakan sepatu ketat yang tidak menyerap keringat.
Onkomikosis
Onkomikosis atau jamur kuku lebih umum terjadi selama musim hujan.
Kotoran yang terperangkap di bawah kuku selama musim hujan menarik kuman yang menyebabkan infeksi kuku.
Oleh karena itu, penting untuk menjaga kuku tetap bersih dan rapi.
Tinea corporis
Tinea corporis atau infeksi jamur yang biasanya menyerang kulit badan, lengan, kaki, leher, dan ketiak.
Mengenakan pakaian basah dalam waktu lama dapat menjadi faktor penyebabnya.
Untuk mencegah kurap, sebaiknya kenakan pakaian longgar dan nyaman yang memungkinkan sirkulasi udara.
Tinea capitis
Tinea capitis merupakan kondisi infeksi jamur yang menyerang kulit kepala, jenggot, alis, dan bulu mata.
Tidak seperti infeksi jamur lainnya, tinea capitis dapat menyebar melalui kontak orang ke orang atau berbagi perlengkapan seperti sisir, handuk, topi, dan bantal.
Dermatitis seboroik
Pada musim hujan, eczema atau eksim dapat bertambah parah. Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan bakteri, serta kondisi dan kulit yang lembap.
Jika memiliki riwayat eksim seboroik atau dermatitis seboroik, sebaiknya hindari terkena air hujan.
Tips untuk menghindari infeksi jamur di musim hujan
Menjaga kebersihan pribadi, menjaga tubuh tetap kering, mengenakan pakaian yang menyerap keringat, dan melakukan perawatan kaki merupakan langkah penting dalam mencegah infeksi jamur.
Jika semakin parah, kunjungi dokter untuk memastikan penanganan yang berkelanjutan dan tepat waktu.