← Beranda

Rahasia di Balik Kulit Kuku Mengelupas: Kenali 7 Penyebab dan Solusi Ampuhnya

Nurul FitriyahRabu, 6 November 2024 | 19.50 WIB
Ilustrasi kulit kuku (Freepik)

JawaPos.com – Kulit di sekitar kuku yang mengelupas kerap menjadi masalah yang membuat tidak nyaman. Mengetahui penyebabnya membantu menjaga kesehatan tangan dengan lebih baik.

Kulit mengelupas merupakan kondisi di mana lapisan luar kulit kehilangan kelembabannya. Faktor internal dan eksternal menjadi pemicunya.

Penting memahami penyebab kulit mengelupas agar bisa melindungi kesehatan tangan. Langkah pencegahan dan perawatan lebih efektif dengan pengetahuan yang tepat.

Berikut tujuh penyebab kulit kuku mengelupas dan solusinya dilansir dari laman Healthshots.com oleh JawaPos.com, Rabu (6/11):

1. Penyebab Lingkungan

Perubahan cuaca ekstrem berdampak besar pada kondisi kulit, termasuk area di sekitar kuku. Saat udara kering atau suhu dingin melanda, kelembaban alami kulit berkurang drastis.

Kulit yang kehilangan kelembaban menjadi rapuh dan mudah mengelupas. Menggunakan pelembab secara teratur membantu mempertahankan kelembaban kulit meskipun kondisi lingkungan tidak sehat untuk kulit.

2. Menggigit Kuku

Menggigit kuku tidak hanya merusak kuku, tetapi juga merusak kulit sekitarnya. Kebiasaan ini membuat kulit terpapar risiko infeksi karena luka yang terbuka.

Bakteri dan kuman dengan mudah masuk, menyebabkan kulit lebih mudah mengelupas. Menghentikan kebiasaan ini sangat penting untuk kesehatan kulit dan mencegah peradangan.

3. Kekurangan Nutrisi

Asupan nutrisi yang kurang seimbang melemahkan struktur kulit dan membuatnya rentan. Vitamin B-3 dan kalsium memiliki peran penting dalam menjaga kelembapan dan elastisitas kulit.

Tanpa asupan cukup, kulit mudah kering dan mengelupas, terutama di sekitar kuku. Konsumsi makanan bergizi sangat dianjurkan untuk mencegah kondisi ini.

4. Kerusakan Akibat Manikur

Manikur yang kasar atau salah penanganan dapat merusak kulit halus di sekitar kuku. Menarik atau memotong bagian pelindung kuku yang tidak seharusnya dihilangkan membuka jalan bagi infeksi.

Eponychium yang rusak mempengaruhi perlindungan alami di sekitar kuku. Pilihan perawatan kuku yang lembut dan profesional menjaga kesehatan kulit.

5. Infeksi atau Gangguan Kulit

Kondisi medis seperti psoriasis dan eksim memicu kulit mengelupas di area kuku. Infeksi yang disebabkan oleh jamur atau bakteri membuat kulit semakin rapuh dan mudah teriritasi.

Pengobatan medis diperlukan untuk menangani masalah ini secara efektif. Jangan mengabaikan tanda-tanda infeksi dan segera konsultasikan dengan dokter kulit.

6. Terlalu Sering Mencuci Tangan

Mencuci tangan terlalu sering dapat merusak lapisan pelindung alami kulit. Sabun dengan bahan keras menghilangkan lipid pelindung, menyebabkan kulit menjadi kering.

Lapisan kulit yang rusak membuatnya lebih mudah mengelupas dan mengalami iritasi. Menggunakan sabun lembut dan pelembab membantu menjaga kulit tetap sehat.

7. Paparan Bahan Kimia Keras

Paparan bahan kimia dalam produk pembersih dan perawatan pribadi berdampak buruk bagi kulit. Iritasi dan pengelupasan sering terjadi akibat bahan tambahan yang keras.

Pekerja yang sering terpapar bahan kimia, seperti ahli kecantikan atau pembantu rumah tangga, berisiko lebih tinggi. Memakai sarung tangan pelindung mengurangi resiko kerusakan kulit akibat bahan berbahaya.

Menjaga kulit di sekitar kuku tetap sehat membutuhkan perhatian terhadap berbagai faktor. Memahami penyebab dan cara pencegahan membantu menjaga kesehatan tangan.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho