JawaPos.com - Jika jerawat Anda kerap muncul di area yang sama, Anda mungkin bertanya-tanya apa yang menyebabkan masalah ini terus berulang.
Masalah jerawat yang berulang di area yang sama bisa sangat mengganggu dan sulit diatasi tanpa memahami akar penyebabnya.
Artikel ini akan mengungkap 4 alasan utama mengapa jerawat bisa terus muncul di area yang sama, mulai dari kebiasaan sehari-hari yang mungkin tidak Anda sadari hingga faktor-faktor internal dari dalam tubuh Anda.
Dengan memahami penyebab-penyebab ini, Anda akan lebih siap untuk mengambil langkah-langkah efektif dalam mengatasi dan mencegah jerawat yang terus berulang ini, serta mendapatkan kulit yang lebih bersih dan sehat.
Dilansir dari laman Beauty Barn pada Sabtu (28/9), berikut merupakan 4 alasan mengapa jerawat Anda kerap muncul di area yang sama.
1. Terpapar Permukaan Kotor Secara Berulang
Jerawat yang terus-menerus muncul di tempat yang sama sering kali disebabkan oleh paparan berulang terhadap permukaan yang kotor.
Misalnya, jika sarung bantal Anda jarang dicuci, kotoran dan bakteri dari kulit Anda bisa berpindah ke sarung bantal, lalu kembali ke kulit wajah Anda setiap malam.
Hal yang sama berlaku untuk layar ponsel, yang sering kali menyentuh wajah Anda saat Anda menggunakan ponsel.
Masker wajah yang tidak bersih atau telapak tangan yang sering bersentuhan dengan wajah juga bisa menjadi sumber kotoran dan bakteri yang menyebabkan jerawat.
Kebiasaan ini bisa membuat area wajah tertentu terus-menerus terpapar bakteri dan kotoran, sehingga jerawat berulang kali muncul di tempat yang sama.
2. Tersumbatnya Nanah dan Bakteri dari Jerawat Sebelumnya
Jerawat yang tidak ditangani dengan benar dapat menyebabkan masalah berkelanjutan.
Saat Anda memencet jerawat, nanah dan bakteri dari jerawat tersebut bisa menyebar ke area sekitarnya dan menyumbat pori-pori.
Hal ini bisa menyebabkan jerawat baru muncul di lokasi yang sama atau di area yang dekat dengan jerawat Anda yang sebelumnya.
Proses ini juga dapat menciptakan lingkaran di mana jerawat terus-menerus muncul di tempat yang sama.
Meskipun banyak orang sadar bahwa memencet jerawat bisa memperburuk kondisi kulit, kebiasaan ini sering kali sulit dihindari.
Oleh karena itu, penting untuk menggunakan metode pembersihan dan perawatan yang tepat untuk mengurangi kemungkinan jerawat yang berulang.
3. Jerawat Kistik Lama yang Tidak Sembuh Sepenuhnya
Jerawat kistik adalah jenis jerawat yang dalam dan menyakitkan, dan sering kali muncul sebagai benjolan merah dan bengkak di bawah kulit.
Jika jerawat kistik tidak sepenuhnya sembuh, ia bisa berlanjut dan muncul kembali di area yang sama.
Jerawat kistik ini mungkin tidak sepenuhnya mengering saat pertama kali muncul, sehingga bisa terus berlanjut atau bahkan menyebabkan munculnya jerawat baru di lokasi yang sama.
Jerawat yang tidak sepenuhnya sembuh ini sering kali memerlukan waktu yang lebih lama untuk sembuh dan memerlukan perawatan khusus untuk mengatasi masalah ini secara efektif.
4. Perubahan Hormon
Fluktuasi hormon dapat memainkan peran besar dalam kemunculan jerawat, terutama di area tertentu di wajah yang sama.
Misalnya, pada perempuan, perubahan hormon yang terjadi selama siklus menstruasi dapat menyebabkan peningkatan produksi minyak, yang kemudian menyumbat pori-pori dan memicu jerawat.
Hormon juga dapat memengaruhi produksi sebum yang menyebabkan kulit menjadi lebih berminyak dan lebih rentan terhadap jerawat.
Jadi, jika Anda mengalami jerawat yang terus-menerus berada di tempat yang sama, ini bisa jadi ada hubungannya dengan perubahan hormon yang terjadi pada waktu-waktu tertentu dalam bulan atau periode stres tinggi.
Mengelola kadar hormon dan menggunakan perawatan yang sesuai bisa membantu mengurangi jerawat berulang di area tersebut.