← Beranda

Laki-laki Yang Tidak Serius Denganmu Biasanya Memiliki 11 Ciri Ini, Mereka Golongan Orang Red Flag Wajib Dihindari

Rofia Ismania SartiKamis, 11 Juli 2024 | 17.47 WIB
Ilustrasi pasangan red flag.

JawaPos.com - Saat Anda berkencan dengan laki-laki, wajib mengetahui latar belakang mereka sebelumnya. Tujuannya, agar Anda bisa mengidentifikasikan bahwa laki-laki itu serius atau tidak dengan Anda. Laki-laki semacam ini biasanya disebut dengan red flag.

Red flag atau bendera merah adalah tanda peringatan. Itu adalah perilaku halus atau terang-terangan, yang menunjukkan bahwa pasangan Anda atau calon pasangan mungkin manipulatif, tidak jujur, atau tidak cocok dengan Anda dan terkadang Anda memaksakan untuk menjalin hubungan dengan mereka.

Mengidentifikasi tanda-tanda bahaya atau laki-laki red flag dalam suatu hubungan dapat membantu Anda menghindari berkencan atau menghabiskan waktu bersama seseorang yang tidak cocok, tidak serius, manipulatif atau tidak jujur.

Dilansir Jawapos.com dari laman tryquinn.com pada, Kamis (11/7), terdapat 11 ciri laki-laki yang tidak serius kepada Anda, dan mereka adalah orang-orang red flag:

1. Komunikasi yang tidak konsisten
Waspadai jika seseorang terombang-ambing antara menjaga jarak dan memberi Anda perhatian. Tanda bahaya dalam hubungan ini dapat menunjukkan kurangnya minat atau emosi yang tidak dapat diandalkan.

Komunikasi yang konsisten dan terbuka dalam hubungan tentang segala hal mulai dari batasan hingga kecocokan seksual adalah hal yang sehat.

2. Tidak hormat
Seseorang yang mengabaikan batasan Anda, mengabaikan perasaan Anda, atau berbicara buruk kepada Anda menunjukkan kurangnya rasa hormat yang mendasar yang tidak cocok untuk hubungan yang sehat.

Perilaku menyakitkan ini dapat berkembang menjadi masalah yang lebih parah, jadi segera hentikan sejak awal.

3. Masalah pengendalian
Mencoba mengendalikan keputusan, atau aktivitas Anda adalah tanda bahaya yang signifikan terhadap pelecehan emosional. Perilaku posesif ini bisa jadi berujung pada menyesakkannya dinamika hubungan.

4. Penipuan
Suatu hubungan membutuhkan kejujuran dan transparansi agar bisa berkembang, dan berkencan dengan seseorang yang selalu berbohong menunjukkan bahwa dia tidak menghargai hubungan yang tulus dengan Anda.

5. Menggoda orang lain
Menggoda orang lain saat Anda sedang menjalin hubungan tanda tidak hormat yang mencolok. Perilaku ini mungkin membuat Anda merasa bingung dan tidak aman, serta menunjukkan kurangnya komitmen dan penghargaan terhadap perasaan Anda.

Baca Juga: Ada Senin Wage hingga Minggu Pahing, 9 Weton Ini Banjir Keberuntungan di Bulan Suro, Menurut Primbon Jawa

6. Kemarahan atau agresi
Terkadang tidak apa-apa untuk marah, tetapi ekspresi kemarahan atau agresi yang sering terjadi adalah tanda bahaya.

Meskipun kemarahan ini tidak ditujukan kepada Anda seperti ledakan emosi yang besar, membanting pintu, atau melubangi dinding dapat mengindikasikan masalah emosional yang lebih dalam.

7. Keengganan untuk berkomitmen
Jika Anda seharusnya menjalin hubungan yang serius dan berkomitmen dengan seseorang, tetapi dia tidak terbuka untuk berdiskusi dan merencanakan masa depan bersama, carilah orang lain.

Mereka mungkin tidak berniat bersama Anda dalam enam bulan atau satu tahun.

8. Kurangnya permintaan maaf
Ketika pasangan Anda melakukan kesalahan, apakah dia dengan tulus mengakui dan meminta maaf, atau justru mencari-cari alasan dan menyalahkannya?

Permintaan maaf yang tulus melibatkan tanggung jawab penuh atas tindakan Anda dan mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki kerusakan, dan tidak mengulangi adalah tanda pasangan Anda terhambat secara emosional.

9. Punya sejarah perselingkuhan
Jika seseorang memiliki riwayat perselingkuhan, berhati-hatilah, terutama jika hubungan Anda dimulai saat dia berkencan dengan orang lain.

Tindakan berbicara lebih keras daripada kata-kata, dan jika tindakan tersebut tidak mengakui kesalahan masa lalu, Anda sedang menghadapi tanda bahaya yang menyala-nyala.

10. Berbicara buruk tentang mantannya
Jika seseorang terus-menerus berbicara buruk tentang mantannya, dia mungkin kurang bertanggung jawab.

Dibutuhkan dua orang untuk membuat suatu hubungan berhasil, dan ketika seseorang menyalahkan mantannya atas segala sesuatu yang tidak beres, mereka mungkin menolak untuk mengakui peran mereka dalam pertengkaran dan perpisahan.

Mereka bisa melakukan hal yang sama kepada Anda.

11. Gasligting
Seperti halnya gaslighting, ini adalah bentuk pelecehan psikologis dan emosional yang bertujuan untuk mengontrol hubungan dan memenangkan kasih sayang Anda.

Meskipun cinta mereka mungkin terasa menyanjung, hal ini dapat menyebabkan perilaku yang lebih kasar dan mengontrol.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho