JawaPos.com - Menavigasi hubungan mertua dan menantu bisa jadi rumit. Anda mungkin sering bertanya-tanya apakah mereka benar-benar menyukai Anda atau hanya bersandiwara.
Pikiran manusia itu kompleks, dan mengartikan sinyal-sinyalnya tidak selalu mudah. Namun jangan khawatir, psikologi dapat membantu Anda.
Menurut psikologi, ada delapan tanda yang menunjukkan bahwa mertua Anda mungkin diam-diam tidak menyukai Anda. Dan biarkan saya beritahu Anda, mengenali tanda-tanda ini dapat menyelamatkan Anda dari banyak rasa sakit hati di masa depan.
Dikutip dari hackspirit, berikut 8 tandanya;
1) Kritik yang tidak perlu
Salah satu tanda utama bahwa mertua Anda mungkin bukan penggemar berat Anda adalah jika mereka selalu memberikan kritik yang tidak perlu.
Psikologi menunjukkan bahwa kritik, terutama jika dilakukan secara terus-menerus, sering kali merupakan manifestasi dari ketidaksukaan atau kebencian.
Tentu saja, beberapa mertua mungkin memiliki sifat yang lebih kritis. Namun, ketika kritik tersebut secara konsisten ditujukan kepada Anda untuk hal-hal yang sepele, ada kemungkinan besar hal ini lebih dari sekadar kepribadian mereka.
Kritik ini bisa berkisar pada gaya hidup Anda, pilihan karier, atau bahkan cara Anda membesarkan anak-anak Anda. Jika Anda mulai merasa bahwa setiap interaksi melibatkan beberapa bentuk kritik yang tidak dapat dibenarkan, Anda mungkin sudah mendapatkan tanda pertama.
2) Mereka tidak berusaha untuk mengenal Anda
Nah, yang satu ini sangat dekat dengan saya. Ketika saya pertama kali mulai berkencan dengan pasangan saya, saya sangat bersemangat untuk mengenal orang tuanya. Namun, terlepas dari usaha terbaik saya, mereka tidak pernah membalas. Mereka akan bertanya tentang pekerjaan atau hobi saya, tetapi mata mereka akan berkaca-kaca saat saya menjawab pertanyaan mereka.
Pada awalnya, saya menganggapnya karena mereka tertutup atau mungkin hanya butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan saya. Namun, setelah beberapa bulan berubah menjadi beberapa tahun, menjadi jelas bahwa mereka tidak tertarik untuk mengenal saya sebagai pribadi.
Jika mertua Anda tidak menunjukkan ketertarikan yang tulus untuk mengenal Anda, ini bisa menjadi tanda bahwa mereka menyimpan ketidaksukaan. Mereka mungkin mengajukan pertanyaan-pertanyaan dangkal hanya untuk memulai percakapan, tetapi mereka tidak akan terlibat atau mengingat detail tentang topik-topik yang penting bagi Anda.
Kurangnya minat ini bukan hanya tentang tidak mengetahui warna atau makanan favorit Anda. Ini adalah tentang mereka tidak memahami atau menunjukkan ketertarikan pada nilai-nilai Anda, hasrat Anda, dan apa yang membuat Anda bersemangat.
Jika mertua Anda terus menerus gagal melakukan upaya untuk benar-benar mengenal Anda, ini bisa menjadi tanda bahaya.
3) Bahasa tubuh berbicara banyak
Pernah mendengar ungkapan, "tindakan berbicara lebih keras daripada kata-kata?" Nah, dalam bidang psikologi, hal ini tidak bisa lebih akurat lagi.
Bahasa tubuh adalah komunikator yang kuat untuk menyampaikan perasaan dan sikap. Dan terkadang, bahasa tubuh dapat mengungkapkan lebih banyak hal daripada yang dapat diungkapkan oleh kata-kata.
Misalnya, jika mertua Anda mempertahankan kontak mata yang terbatas, memberikan jabat tangan yang lemah, atau cenderung memalingkan tubuh mereka dari Anda selama percakapan, ini bisa menjadi indikator bawah sadar dari perasaan mereka yang mendasari perasaan mereka terhadap Anda.
Bahkan tindakan yang tampaknya kecil seperti menyilangkan tangan atau kurang tersenyum dapat menandakan ketidaknyamanan atau ketidaktertarikan.
Perlu dicatat bahwa penelitian menunjukkan bahwa hingga 90 persen dari semua komunikasi adalah nonverbal. Ini berarti cara seseorang berperilaku secara fisik bisa lebih jelas daripada apa yang sebenarnya mereka katakan.
Jadi, lain kali saat Anda bersama mertua Anda, perhatikan bahasa tubuh mereka. Ini mungkin saja mengungkapkan kebenaran tentang bagaimana perasaan mereka terhadap Anda.
4) Kurangnya empati
Ketika kita peduli pada seseorang, kita secara alami berempati pada mereka. Kita merasakan kegembiraan mereka, kesedihan mereka, dan ingin selalu ada untuk mereka pada saat mereka membutuhkan.
Jika mertua Anda tampak acuh tak acuh terhadap perjuangan atau pencapaian Anda, itu mungkin pertanda bahwa mereka menyimpan perasaan tidak enak terhadap Anda. Misalnya, jika Anda mengalami hari yang buruk di tempat kerja atau sedang menghadapi masalah pribadi, dan mereka tampaknya tidak peduli atau menunjukkan dukungan emosional dalam bentuk apa pun, ini bisa menjadi tanda bahaya yang signifikan.
Di sisi lain, jika mereka tidak berbagi kegembiraan atau kekhawatiran dengan Anda, ini juga bisa menandakan kurangnya hubungan emosional.
Ingat, empati adalah hal yang mengikat kita sebagai manusia. Kurangnya empati dalam hubungan apa pun, terutama hubungan yang intim seperti keluarga, dapat menjadi tanda adanya masalah yang mendasarinya.
5) Mereka mengecualikan Anda dari acara keluarga
Pertemuan keluarga, liburan, ulang tahun, ini adalah saat-saat ketika keluarga berkumpul untuk merayakan dan menciptakan kenangan. Tidak diikutsertakan dalam acara-acara seperti itu bisa sangat menyakitkan.
Jika Anda mengetahui tentang pertemuan keluarga setelah acara tersebut berlangsung, atau menyadari bahwa undangan Anda sepertinya selalu "hilang", itu bisa menjadi pertanda bahwa mertua Anda dengan sengaja tidak mengikutsertakan Anda.
Perasaan dikesampingkan, tidak dianggap sebagai bagian dari keluarga, bisa sangat memilukan. Ini bukan hanya tentang melewatkan pesta; ini tentang perasaan dikucilkan dari sesuatu yang seharusnya menjadi bagian dari Anda.
Psikologi mengatakan bahwa pengucilan adalah salah satu bentuk hukuman psikologis yang paling ampuh. Ini adalah cara untuk mengekspresikan ketidaksukaan tanpa menggunakan kata-kata.
Jadi, jika pengucilan ini menjadi sebuah pola dan bukannya hanya sesekali, mungkin ini adalah tanda bahwa mertua Anda diam-diam tidak menyukai Anda.
6) Mereka terlalu posesif terhadap pasangan Anda
Saya telah memperhatikan hal ini dalam kehidupan saya sendiri, dan itu adalah salah satu hal yang paling sulit untuk dihadapi.
Ketika saya pertama kali menikah dengan suami saya, orang tuanya sering membuat rencana bersamanya dan tidak mengikutsertakan saya. Seolah-olah mereka mencoba untuk menjaga putra mereka untuk diri mereka sendiri, tidak mau membaginya dengan saya, pasangannya.
Sikap posesif seperti ini dapat muncul dalam berbagai cara. Mungkin mereka bersikeras untuk menghabiskan waktu berdua saja dengan pasangan Anda, atau mereka tampaknya selalu membutuhkan bantuan Anda untuk melakukan sesuatu. Mungkin mereka terus-menerus mengenang "masa lalu yang indah" sebelum Anda hadir.
Jenis perilaku seperti ini dapat membuat Anda merasa seperti orang luar dalam hubungan Anda sendiri. Penting untuk diingat bahwa ini bukan tentang Anda, tetapi tentang ketidakmampuan mereka untuk melepaskan dan menerima dinamika keluarga yang baru
7) Mereka tidak menghormati batasan Anda
Rasa hormat adalah pilar fundamental dalam hubungan apa pun, dan ini termasuk menghormati batasan pribadi.
Jika mertua Anda sering melewati batas Anda, entah itu muncul tanpa pemberitahuan di rumah Anda, mengganggu pengasuhan Anda, atau mendiskusikan topik yang sudah Anda jelaskan sebagai hal yang terlarang, ini bisa menjadi tanda ketidakhormatan mereka.
Pelanggaran-pelanggaran ini mungkin terlihat kecil dan tidak signifikan pada awalnya, namun seiring waktu, hal ini dapat menumpuk dan menciptakan ketegangan. Ini bukan hanya tentang kurangnya rasa hormat; ini tentang perasaan bahwa perasaan dan preferensi Anda diabaikan dengan sengaja.
Ingat, menjaga batasan yang sehat sangat penting agar hubungan apa pun dapat berkembang. Mengabaikan batasan-batasan ini mungkin mengindikasikan lebih dari sekadar kekeliruan di pihak mereka.
8) Mereka tidak pernah terlihat bahagia atas kesuksesan Anda
Hal yang paling penting untuk diingat adalah ini: Jika mertua Anda tidak pernah terlihat benar-benar bahagia atas keberhasilan atau pencapaian Anda, itu mungkin merupakan tanda ketidaksukaan mereka yang tersembunyi terhadap Anda.
Entah itu promosi di tempat kerja, tujuan pribadi yang tercapai, atau bahkan kegembiraan sederhana dalam hidup, jika mereka tidak dapat berbagi dalam kebahagiaan Anda atau meremehkan pencapaian Anda, itu adalah indikasi yang jelas tentang perasaan mereka.
Keluarga sejati merayakan kemenangan satu sama lain, tidak peduli seberapa besar atau kecilnya. Kurangnya antusiasme atau pengabaian atas kemenangan Anda tidak hanya menyakitkan, tetapi juga merupakan tanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres.