JawaPos.com - Beberapa orang tampak secara natural memiliki sikap yang santai dan periang, serta dengan mudah mengabaikan hambatan hidup.
Menjadi lebih santai bukan hanya untuk orang yang secara alamiah tenang. Ini adalah skill yang dapat dikembangkan dengan latihan dan kesabaran.
Dilansir JawaPos.com dari laman Hack Spirit, Jumat (28/6), berikut delapan kiat praktis yang dapat membimbing kamu menuju versi diri yang lebih santai atau easy going.
1. Mindfulness
Aspek paling penting untuk menjadi pribadi yang lebih easy going terletak pada praktik mindfulness. Secara sederhana, mindfulness berarti hadir sepenuhnya pada saat itu, merefleksikan pikiran dan sensasimu tanpa menghakimi.
Dengan melatih mindfulness, kamu belajar merespon situasi, bukan bereaksi terhadap situasi tersebut. Perilaku ini secara signifikan dapat berkontraksi pada sikap yang lebih santai.
Mindfulness dapat dilatih dengan berbagai macam cara, seperti meditasi, yoga, atau latihan pernafasan dalam yang sederhana. Meluangkan beberapa menit setiap hari untuk duduk dengan tenang dan fokus pada pernafasan dapat membantu menumbuhkan mindfulness.
Baca Juga: Simak, 5 Cara Mudah Menjadi Orang yang Lebih Santai Menghadapi Masalah Hidup!
2. Mengamalkan rasa syukur secara teratur
Bersyukur merupakan elemen penting lainnya untuk menjadi pribadi yang lebih santai. Penelitian telah menunjukkan bahwa mengungkapkan rasa syukur dapat meningkatkan kebahagiaan seseorang secara signifikan.
Saat kamu fokus pada aspek positif dalam hidup, kamu akan secara alami menumbuhkan pola pikir yang lebih optimis dan rileks. Bersyukur dapat mengalihkan fokusmu dari hal yang salah ke hal yang benar dalam hidup.
Perubahan perspektif ini dapat mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan emosional yang berkontribusi pada kepribadian yang lebih santai atau easy going.
3. Belajar untuk melepaskan
Langkah penting lainnya untuk lebih santai adalah belajar melepaskan. Coba bayangkan, bagaimana kamu bisa bersikap santai ketika pikiranmu terus memikirkan kesalahan, penyesalan, atau dendam di masa lalu?
Banyak sekali hal-hal negatif yang akan membuat kamu sulit untuk rileks dan santai. Namun, ketika kamu belajar untuk melepaskan, kamu telah membebaskan ruang mental yang sebelumnya ditempati oleh pikiran-pikiran negatif.
Baca Juga: Berdamai dengan Diri Sendiri, Prilly Latuconsina Santai Soal Pernikahan
4. Buat batasan yang sehat
Membuat batasan yang sehat merupakan faktor utama dalam menjaga sikap santai dan bebas stres. Batasan ini membantu kamu menentukan ruang dan kebutuhanmu, serta memungkinkan kamu dapat mengelola energi dan waktu secara efektif.
Menetapkan batasan merupakan praktik self care yang penting untuk meningkatkan kesejahteraan mental dan menumbuhkan sikap santai. Kamu bisa melakukannya dengan menolak tugas tambahan ketika kamu sudah overload atau saat ingin istirahat maupun relaksasi.
5. Menumbuhkan rasa kasih sayang pada diri sendiri
Salah satu hal yang penting dalam perjalanan hidup kita untuk menjadi lebih easy going adalah mengembangkan rasa welas asih atau ras kasih sayang pada diri sendiri. Ini tentang mengakui kekurangan atau kegagalanmu, serta memahami bahwa itu adalah bagian dari pengalaman manusia.
Mempraktikkan rasa kasih sayang pada diri sendiri dapat menurunkan tingkat kecemasan dan depresi, serta meningkatkan ketahanan emosional. Mereka biasanya lebih santai karena tidak mudah marah atas kesalahan atau kekurangannya.
Kamu bisa memupuk rasa welas asih ini dengan berlatih memaafkan, bersikap baik pada diri sendiri, dan melakukan perhatian penuh atau mindfulness.
Baca Juga: Dinyatakan MKD Langgar Etik, Bamsoet Santai dan Ogah Terseret Polemik
6. Memprioritaskan self-care
Untuk menumbuhkan karakter yang easy going, memprioritaskan self-care merupakan hal yang juga tidak kalah penting. Sebab, saat kita menjaga kesehatan fisik, emosi, dan mental, ini berdampak langsung pada suasana hati dan watak kita secara keseluruhan.
Perawan diri secara teratur dapat mengisi kembali energi kita, mengurangi stres, dan meningkatkan ketahanan kita. Hal ini juga dapat membuat kita lebih siap untuk menghadapi tantangan hidup dengan sikap santai dan mudah bergaul.
Self-care dapat dilakukan dengan cara yang berbeda bagi setiap orang. Ada sebagian orang yang lebih suka melakukannya dengan olahraga teratur atau pola makan yang sehat, sebagai orang lainnya dapat berupa waktu membaca yang tenang atau jalan-jalan di alam.
7. Memelihara hubungan yang positif
Pernahkah kamu memperhatikan bagaimana suasana hati dan perilaku kita dapat dipengaruhi oleh orang-orang di sekitar kita? Berada di sekitar orang-orang yang positif dan supportif dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kepribadian yang lebih santai.
Hubungan yang positif menyediakan ruang aman bagi kita untuk menjadi diri sendiri, mengurangi stres dan tekanan untuk menyesuaikan diri atau memenuhi harapan yang tidak realistis.
Sementara hubungan yang toxic dapat menguras energi kita dan memenuhi pikiran kita dengan hal-hal yang negatif sehingga sulit untuk mempertahankan sikap santai atau easy going.
8. Menerima ketidaksempurnaan
Menerima ketidaksempurnaan merupakan langkah terakhir dan paling transformatif untuk menjadi orang yang lebih easy going. Ini karena tidak ada orang yang sempurna, dan hidup juga tidak sempurna.
Menerima ketidaksempurnaan berarti mengakui bahwa membuat kesalahan adalah bagian dari kemanusiaan. Ini tentang melihat kesalahan-kesalahan bukan sebagai kegagalan, melainkan peluang untuk tumbuh dan belajar.
Ketika kita melepaskan kebutuhan akan kesempurnaan, kita membiarkan diri kita menjadi lebih fleksibel dan mudah beradaptasi. Hal ini merupakan ciri-ciri utama dari kepribadian yang santai atau easy going.
***