JawaPos.com – Di era media sosial yang serba visual ini, Instagram telah menjadi platform favorit banyak orang untuk berbagi momen dan cerita kehidupan pribadi.
Namun, di antara pengguna Instagram, ada beberapa yang gemar sekali memamerkan kehidupan pribadi mereka, mulai dari kegiatan sehari-hari, liburan, hingga hubungan asmara.
Perilaku ini tentu menimbulkan pertanyaan, apa sebenarnya yang mendasari kebiasaan mereka?
Psikolog pun telah melakukan penelitian untuk memahami ciri-ciri kepribadian orang yang suka memposting kehidupan pribadi di Instagram.
Berikut sepuluh ciri yang sering ditemukan, menurut beberapa penelitian psikologi yang dilansir dari laman verywellmind.com, Kamis (9/5):
1. Mereka Membutuhkan Koneksi dan Validasi
Kebutuhan untuk terhubung dengan orang di dunia maya dan validasi dari orang lain merupakan salah satu motif utama di balik kebiasaan memposting kehidupan pribadi secara berlebihan.
Orang dengan ciri ini merasa senang ketika mendapatkan likes, komentar, dan pujian dari pengikut mereka.
2. Ekstrovert dan Suka Bersosialisasi
Berdasarkan penelitian para ahli di Universitas Potsdam yang dilansir dari Research Gate, individu yang gemar membagikan kehidupan pribadinya di Instagram umumnya memiliki kecenderungan ekstrovert.
Mereka senang berbagi cerita dan pengalaman mereka dengan orang lain, dan Instagram menjadi platform yang ideal untuk melakukannya.
3. Menyukai Pengakuan Sosial
Mencari pengakuan sosial melalui media sosial merupakan salah satu ciri umum di era digital ini.
Orang dengan ciri ini ingin menunjukkan kepada dunia bahwa mereka memiliki kehidupan yang menarik dan menyenangkan.
4. Memiliki Harga Diri Rendah di Kehidupan Nyata
Meskipun terlihat percaya diri di media sosial, orang dengan harga diri rendah sebenarnya mencari validasi eksternal untuk meningkatkan rasa percaya diri mereka.
Postingan mereka di Instagram menjadi cara untuk mendapatkan pujian dan pengakuan dari orang lain.
Baca Juga: Orang yang Gemar Posting Foto Selfie di Media Sosial Memiliki 7 Sifat Unik Ini dalam Dirinya
5. Mencari Pelarian dari Kenyataan
Media sosial dapat menjadi pelarian bagi orang yang tidak puas dengan kehidupan nyata mereka. Dengan memposting kehidupan yang ‘ideal’ di Instagram, mereka dapat menciptakan realitas virtual yang lebih menyenangkan daripada kenyataan yang mereka jalani.
6. Kecanduan Media Sosial
Penggunaan media sosial yang berlebihan dapat menyebabkan kecanduan. Orang dengan kecanduan ini merasa perlu untuk terus-menerus memposting dan memantau aktivitas di media sosial, termasuk Instagram.
7. Memiliki Kebutuhan untuk Mengontrol
Memposting kehidupan pribadi di Instagram dapat menjadi cara bagi orang untuk mengontrol citra diri mereka di dunia online. Mereka dapat memilih foto dan video terbaik mereka dan menyusun cerita yang mereka inginkan orang lain lihat.
8. Mencari Validasi untuk Hubungan
Memposting foto dan video bersama pasangan atau keluarga di Instagram dapat menjadi cara untuk mencari validasi untuk hubungan mereka. Mereka ingin menunjukkan kepada dunia bahwa mereka memiliki hubungan yang bahagia dan sukses.
Baca Juga: Orang yang Gemar Posting Foto Selfie di Media Sosial Memiliki 7 Sifat Unik Ini dalam Dirinya
9. Memiliki Kebutuhan untuk Bersaing
Media sosial sering kali menjadi ajang pamer dan persaingan. Orang dengan ciri ini merasa perlu untuk menunjukkan kehidupan mereka yang lebih baik daripada orang lain, dan Instagram menjadi platform yang ideal untuk melakukannya.
10. Mencari Peluang Bisnis
Bagi influencer dan pengusaha, Instagram menjadi platform untuk mempromosikan brand dan produk mereka. Memposting kehidupan pribadi mereka dapat menjadi cara untuk membangun citra merek dan menarik client atau pelanggan.
Itulah sepuluh ciri-ciri kepribadian orang yang suka mem-posting kehidupan pribadi di Instagram, menurit penelitian psikologi.
Namun, penting untuk diingat bahwa tidak semua orang yang suka memposting kehidupan pribadi di Instagram memiliki semua ciri-ciri di atas. Setiap orang memiliki alasan dan motivasinya sendiri untuk menggunakan media sosial.
Namun, memahami ciri-ciri kepribadian ini dapat membantu kita untuk lebih memahami perilaku orang lain di media sosial dan bagaimana hal tersebut dapat memengaruhi diri kita sendiri.
***