JawaPos.com – Tubuh manusia bisa berfungsi sehat dan optimal bila tingkat metabolismenya baik. Metabolisme dapat digambarkan sebagai proses kimia yang terjadi di dalam tubuh manusia agar dapat mempertahankan fungsi normalnya. Jika tingkat metabolisme rendah, itu bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari lelah letih lesu hingga penyakit berbahaya seperti diabetes dan kanker.
Rendahnya metabolisme bisa dilihat dari sulitnya menurunkan berat badan, kulit kering, lemah, letih, lesu, kekebalan tubuh rendah terhadap penyakit, dan lamban. Diet gizi seimbang dan olahraga teratur dapat mempertahankan tingkat metabolisme. Dilansir dari Boldsky, Minggu (28/1), ada 11 kebiasaan yang sebaiknya dihindari jika ingin meningkatkan masalah metabolisme.
Mengonsumsi Pemanis Buatan
Banyak makanan dan minuman saat ini mengandung pemanis buatan dalam jumlah tinggi meski diklaim rendah lemak. Maka orang mencoba mengganti gula biasa dengan pemanis buatan. Sayangnya pemanis buatan banyak mengandung toksin, yang tidak hanya dapat menurunkan tingkat metabolisme secara signifikan, namun juga menyebabkan penyakit seperti diabetes.
Kurang Kalsium
Susu adalah salah satu sumber kalsium alami terbaik. Kekurangan kalsium juga bisa memperlambat metabolisme. Maka asupan kalsium harus terukupi setiap hari.
Tak Makan
Kebiasaan melewatkan makan siang atau makan malam bahkan sarapan, bisa memperlambat laju metabolisme. Jangan sampai melewatkan makan apalagi sarapan.
Kurang Minum
Tidak mengonsumsi 2 liter air per hari dapat menyebabkan dehidrasi dan masalah kesehatan lainnya. Dehidrasi dapat memperlambat metabolisme.
Makan Terlalu Sedikit
Saat sibuk atau berniat diet, orang cenderung makan sangat sedikit dan menghitung kalori sebelum mengonsumsi makanan. Makan sedikit makanan juga bisa menyebabkan metabolisme melambat karena tubuh membutuhkan bahan bakar untuk menjaga tingkat metabolisme.
Alkohol
Alkohol memiliki sejumlah efek kesehatan yang berbahaya dan memperlambat laju metabolisme.
Makan Sayuran Mentah Berlebihan
Sejumlah besar sayuran mentah sulit dicerna dengan mudah oleh usus dan menghabiskan banyak energi, jadi proses ini juga bisa memperlambat metabolisme.
Menghindarai Lemak Baik
Kebanyakan orang cenderung menghindari segala jenis lemak untuk menurunkan berat badan atau mencegah kenaikan berat badan. Namun, lemak sehat seperti asam lemak omega-3, ditemukan dalam kacang-kacangan, kelapa, alpukat, untuk meningkatkan tingkat metabolisme.
Sering Stress
Terlalu sering stress karena hal-hal kecil, maka itu bisa menjadi salah satu penyebab metabolisme yang melambat. Karena stres dapat menghasilkan hormon yang dikenal sebagai kortisol, yang dapat menurunkan tingkat metabolisme.
Diet Tak Sehat
Diet tak sehat bisa memperlambat metabolisme dan menyebabkan kekurangan gizi.
Tidak Berolahraga
Berolahraga sangat penting bagi tubuh manusia untuk tetap sehat. Bahkan beberapa jam berolahraga dalam seminggu bisa membuat perbedaan positif. Tak berolahraga sama sekali pasti bisa memperlambat metabolisme.