JawaPos.com - Madiun selama ini dikenal sebagai Kota Pendekar dengan sejarah panjang dan budaya yang kuat. Namun di balik identitas tersebut, Madiun juga menyimpan kekayaan kuliner yang tak kalah memikat.
Mulai dari hidangan tradisional berbahan sederhana hingga jajanan kaki lima yang legendaris, kuliner Madiun selalu berhasil membuat rindu siapa saja yang pernah mencicipinya.
Bagi wisatawan yang berkunjung ke Jawa Timur bagian barat, menjelajahi wisata kuliner Madiun menjadi agenda yang tidak boleh dilewatkan. Cita rasa khas, harga terjangkau, dan nuansa tradisional menjadi daya tarik utama.
Dilansir dari Google Maps, berikut rekomendasi kuliner Madiun paling populer dan legendaris yang wajib masuk daftar kunjungan Anda.
1. Depot Nasi Pecel Madiun 99
Nasi pecel adalah ikon utama kuliner Madiun, dan Depot Nasi Pecel Madiun 99 menjadi salah satu destinasi favorit sejak lama.
Sambal kacangnya terkenal kental, gurih, dengan sentuhan pedas yang pas. Aneka sayuran segar seperti bayam, kecipir, tauge, dan daun kenikir disiram merata dengan bumbu pecel khas Madiun.
Sebagai pelengkap, tersedia rempeyek kacang atau rempeyek teri yang renyah, serta lauk tambahan seperti telur dadar, tahu, tempe, hingga empal. Tak heran jika tempat ini selalu ramai, terutama saat jam sarapan pagi.
Baca Juga: 8 Kuliner Khas Magetan yang Wajib Dicoba Wisatawan Saat Liburan ke Kota Kaki Gunung, Apa Saja?
2. Gado-Gado & Tahu Campur Pak Tomo
Jika ingin menikmati sajian tradisional selain nasi pecel, Gado-Gado & Tahu Campur Pak Tomo layak dicoba.
Gado-gadonya disajikan dengan bumbu kacang yang halus, legit, dan tidak terlalu manis. Sementara tahu campurnya menghadirkan perpaduan tahu goreng, mie, irisan daging, dan kuah gurih yang kaya rempah.
Kuliner ini cocok bagi penikmat makanan berkuah dengan rasa kuat namun tetap seimbang. Banyak pelanggan setia yang rela datang jauh-jauh demi mempertahankan rasa nostalgia dari sajian Pak Tomo.
3. Dawet Suronatan Kota Madiun
Tak lengkap rasanya membahas kuliner Madiun tanpa menyebut Dawet Suronatan. Minuman tradisional ini menjadi favorit warga lokal maupun wisatawan, terutama saat siang hari.
Dawet Suronatan dikenal dengan cendolnya yang kenyal, santan segar yang gurih, serta gula merah cair yang manis alami.
Perpaduan ketiganya menghasilkan rasa segar yang khas dan sulit ditemukan di daerah lain. Selain menyegarkan, Dawet Suronatan juga menjadi simbol kuliner tradisional Madiun yang masih bertahan hingga kini.
4. Warung Nasi Pecel Yu Gembrot
Selain Depot Pecel 99, Nasi Pecel Yu Gembrot juga memiliki penggemar setia. Warung ini dikenal dengan porsi yang royal dan bumbu pecel yang lebih pekat.
Aroma daun pisang yang digunakan sebagai alas sajian menambah cita rasa tradisional yang kuat.
Nasi pecel di sini sering menjadi pilihan sarapan favorit warga Madiun, terutama bagi mereka yang menyukai rasa pedas dan gurih yang lebih dominan.
5. Warung Jadah Bakar
Jadah bakar merupakan camilan tradisional berbahan dasar ketan yang diolah secara sederhana namun menggoda.
Di Warung Jadah Bakar, ketan dibakar hingga bagian luarnya sedikit garing, kemudian disajikan dengan taburan kelapa parut atau sambal khas.
Tekstur jadah yang pulen berpadu dengan aroma bakaran menciptakan rasa yang khas. Camilan ini cocok dinikmati sore atau malam hari sambil bersantai.
6. Pentol Goreng dan Ceker Lunak Mbak Yanti Bantengan
Bagi pecinta jajanan kaki lima, Pentol Goreng dan Ceker Lunak Mbak Yanti Bantengan adalah surga kuliner tersendiri.
Pentol gorengnya renyah di luar dan lembut di dalam, sementara cekernya terkenal empuk hingga mudah dilepas dari tulangnya.
Disajikan dengan sambal pedas yang menggigit, jajanan ini kerap diburu anak muda hingga pekerja malam. Rasanya sederhana namun bikin ketagihan.
7. Soto Ayam Kondang
Soto Ayam Kondang menjadi salah satu soto ayam paling terkenal di Madiun. Kuahnya bening namun kaya rasa, dengan isian ayam kampung suwir, telur rebus, soun, dan taburan bawang goreng.
Aroma rempah yang ringan membuat soto ini cocok dinikmati kapan saja, baik pagi maupun malam hari. Soto Ayam Kondang sering disebut sebagai comfort food khas Madiun.
8. Sego Jotos
Sego Jotos adalah kuliner khas Madiun yang identik dengan porsi sederhana dan harga merakyat. Disajikan dalam bungkus daun pisang, nasi ini dilengkapi lauk seperti sambal, tempe, tahu, dan kadang lauk tambahan lainnya.
Meski tampil sederhana, rasanya dikenal “nendang”, terutama sambalnya yang pedas. Sego Jotos menjadi simbol kuliner rakyat yang tetap bertahan di tengah gempuran makanan modern.
Kuliner Madiun menawarkan kekayaan rasa yang lahir dari tradisi dan kearifan lokal.
Dari nasi pecel legendaris, minuman tradisional, hingga jajanan kaki lima, semuanya mencerminkan identitas Madiun yang sederhana namun penuh cita rasa.
Bagi wisatawan, menjelajahi kuliner khas Madiun bukan sekadar soal makan, tetapi juga menikmati cerita dan budaya di setiap sajian.