JawaPos.com - Nasi bungkus adalah salah satu peluang bisnis UMKM yang cukup menjanjikan.
Setiap hari, terutama di kota-kota besar banyak orang yang sibuk dan tidak sempat memasak, terutama di pagi hari. Akibatnya mereka sering melewatkan waktu sarapan dan memilih membeli nasi bungkus sebagai solusi praktis.
Dengan harga yang terjangkau sekitar Rp 5.000 sampai Rp 9.000 rupiah, nasi bungkus diminati oleh berbagai kalangan mulai dari mahasiswa, pekerja, karyawan, dan orang-orang yang membutuhkan makanan cepat saji serta hemat.
Dengan menu bervariatif, nasi bungkus bisa menjadi pemadam kelaparan. Namun, usaha nasi bungkus juga memiliki tantangan tersendiri.
Seperti persaingan yang ketat dan waktu penjualan yang terbatas, membuat pedagang harus berpacu dengan waktu agar nasi bungkus cepat laku sebelum basi.
Baca Juga: Bek Timnas Maroko Nayef Aguerd Nyaris Ditampar Orang Tak Dikenal di Bandara Marseille
Tidak sedikit pedagang nasi bungkus yang dagangannya tidak habis karena kurang memahami strategi pemasaran yang tepat.
Oleh karena itu, berikut adalah tips supaya nasi bungkus bisa cepat laku dengan berbagai cara, dirangkum dari laman ikojulius.com dan /www.anakdagang.com.
-
Buat kemasan semenarik mungkin
Hal pertama yang dilihat seseorang ketika membeli produk adalah dari tampilan visualnya. Oleh karena itu, buatlah kemasan nasi bungkus yang menarik dan kreatif agar bisa memikat perhatian pembeli.
Baca Juga: Anti Gagal! Cara Bikin Ayam Bacem Simple yang Empuk, Gurih, dan Manisnya Pas
Anda bisa membungkusnya dengan cara yang unik, misalnya menggunakan daun pisang untuk menambah aroma sedap sekaligus memberikan kesan tradisionall, atau anda bisa membuat kemasan nasi bungkus custom lengkap dengan logo sendiri agar terlihat profesional dan lebih dikenali pelanggan.
-
Pastikan cita rasa selalu maksimal
Pembeli akan percaya jika kuliner yang mereka makan bercitarasa maksimal. Rasa yang enak menjadi alasan utama pelanggan kembali membeli.
Oleh Karena itu, perhatikan kombinasi lauk yang tepat, bumbu, rasa yang lezat, dan variasi menu agar pelanggan tidak bosan. Jika rasa selalu konsisten maka pembeli akan lebih percaya dan setia pada produk anda.
-
Jaga kebersihan produk
Pedagang nasi bungkus harus pintar untuk menjaga kebersihan mulai dari tempat jualan, bahan makanan, sampai proses pengemasan. Jika kebersihan anda selalu terjaga, maka pelanggan akan semakin nyaman dan tertarik untuk membeli lagi.
-
Sebarkan informasi ke orang terdekat
Anda bisa memberitahu teman atau keluarga. Siapa tahu mereka membutuhkan pesanan nasi bungkus untuk event tertentu atau anda juga bisa merekomendasikannya ke rekan kerja mereka.
-
Membangun kerjasama dengan acara atau event
Anda bisa mencari informasi acara atau event yang akan diselenggarakan. Bangun hubungan baik dan berikan penawaran menarik agar bisa menjadi mitra tetap pada acara berikutnya.
-
Titipkan di warung sekitar
Anda bisa mengamati kebiasaan di warung-warung sekitar. Terutama yang sering didatangi mahasiswa atau pekerja. Anda bisa menitipkan nasi bungkus dalam jumlah kecil dan menambahnya apabila respon pelanggan bagus.
-
Titipkan di kantin kampus
Anda bisa masuk ke kantin sekolah atau kampus di sekitar rumah anda. Tawarkan kerja sama dengan penjaga kantin. Pastikan produk yang anda jual berbeda dengan yang dijual di kantin tersebut agar anda tidak dianggap sebagai saingannya.
-
Titipkan di kantin kantor
Manfaatkan waktu sarapan atau makan siang karyawan dengan menitipkan nasi bungkus di kantin kantor. Tawarkan kerja sama yang saling menguntungkan contohnya memberikan bonus pada penjaga kantin.
-
Berjualan saat car free day
Momen car free day bisa menjadi momen yang pas untuk berjualan nasi bungkus kekinian. Biasanya banyak orang datang pagi-pagi dan belum sarapan. Siapkan kemasan nasi bungkus yang menarik agar lebih dilirik oleh konsumen.
-
Promosi lewat sosial media
Memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan nasi bungkus anda. Buat konten menarik seperti video memasak, testimoni pembeli, atau mereview nasi bungkus anda untuk menarik perhatian.
-
Berikan bonus untuk menarik pelanggan
Apabila anda sudah memiliki pelanggan yang banyak, anda bisa memberikan bonus tertentu. Apabila belum, anda bisa menawarkan bonus bagi pembeli yang memesan dalam jumlah tertentu, supaya mereka semakin tertarik.